Farsifen Kaplet 400 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 57.750

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Farsifen kaplet adalah obat yang digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri pada berbagai kondisi, misalnya kram menstruasi, nyeri otot, dan radang sendi atau arthritis. Fungsi lain obat Farsifen adalah menurunkan demam dan mengatasi nyeri ringan akibat flu.
Obat ini mengandung ibuprofen sebesar 400 mg sebagai zat aktifnya. Ibuprofen bekerja dengan terbentuknya senyawa alami di tubuh yang memicu gejala peradangan, seperti nyeri, demam, dan bengkak.
Farsifen kaplet merupakan obat keras. Jadi, untuk mendapatkan obat ini harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Ibuprofen adalah obat yang berfungsi untuk meringankan rasa sakit (analgesik), meredakan peradangan (antiinflamasi), dan menurunkan demam (antipiretik). Obat ini akan menghambat enzim cyclooxygenase-1 dan 2 yang berperan dalam pembentukan senyawa penyebab peradangan bernama prostaglandin. Dengan terhambatnya prostaglandin, maka reaksi peradangan di tubuh akan berkurang.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, ibuprofen memiliki status seperti:

  • Absorbsi: Diserap dari saluran cerna dan sebagian masuk kedalam kulit.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Farsifen tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Aspirin, warfarin
    Dapat meningkatkan risiko luka dan perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Metotreksat
    Dapat meningkatkan risiko keracunan.
  • Siklosporin
    Dapat meningkatkan risiko hiperkalemia dan keracunan pada ginjal.
  • Antihipertensi ACE inhibitor (kaptopril)
    Dapat menurunkan efektivitas ACE inhibitor dalam menurunkan tekanan darah.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal menggunakan obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Gusi berdarah.
  • Sakit punggung dan perut.
  • Adanya darah dalam urine atau tinja.
  • Penglihatan kabur.
  • Nyeri dada.
  • Panas dingin.
  • Tinja berwarna tanah liat.
  • Koma.
  • Kebingungan.
  • Sembelit.
  • Batuk atau suara sesak.
  • Sulit bernapas.
  • Kelelahan ekstrim.
  • Sering buang air kecil.

Indikasi (manfaat) Obat

Ibuprofen yang terkandung dalam Farsifen kaplet merupakan obat golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Obat ini biasanya digunakan oleh orang dewasa atau anak-anak dengan usia di atas enam bulan.

Komposisi Obat

Ibuprofen 400 mg.

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Arthritis (radang sendi).

  • Dewasa: 400-800 mg sebanyak 3-4 kali/hari, dosis maksimal 3,2 gram/hari.

Dismenore.

  • Dewasa: 200-400 mg tiap 4-6 jam, dosis maksimal 3,2 gram/hari.

Demam.

  • Dewasa: 200-400 mg tiap 4-6 jam.
  • Anak-anak berusia di atas 6 bulan: 5-10 mg/kg BB tiap 6-8 jam. Dosis maksimal 40 mg/kg BB/hari.

Aturan pakai obat

Harus dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih relaks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Bersendawa.
  • Perut kembung.
  • Kulit gatal.
  • Gangguan pencernaan.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 20-25°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien yang akan menjalani operasi.
  • Gangguan perdarahan.
  • Penggunaan NSID dan antikoagulan, atau obat untuk mencegah penggumpalan darah, secara bersamaan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif ibuprofen dan NSAID lainnya.
  • Riwayat pendarahan pada saluran pencernaan.
  • Gagal ginjal atau hati yang berat.
  • Pasien dengan penyakit asma.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Farsifen Kaplet 400 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)

Jual dan Beli Farsifen Kaplet 400 mg (10 Strip @ 10 Kaplet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Farsifen kaplet adalah obat yang digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri pada berbagai kondisi, misalnya kram menstruasi, nyeri otot, dan radang sendi atau arthritis. Fungsi lain obat Farsifen adalah menurunkan demam dan mengatasi nyeri ringan akibat flu.
Obat ini mengandung ibuprofen sebesar 400 mg sebagai zat aktifnya. Ibuprofen bekerja dengan terbentuknya senyawa alami di tubuh yang memicu gejala peradangan, seperti nyeri, demam, dan bengkak.
Farsifen kaplet merupakan obat keras. Jadi, untuk mendapatkan obat ini harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Ibuprofen adalah obat yang berfungsi untuk meringankan rasa sakit (analgesik), meredakan peradangan (antiinflamasi), dan menurunkan demam (antipiretik). Obat ini akan menghambat enzim cyclooxygenase-1 dan 2 yang berperan dalam pembentukan senyawa penyebab peradangan bernama prostaglandin. Dengan terhambatnya prostaglandin, maka reaksi peradangan di tubuh akan berkurang.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, ibuprofen memiliki status seperti:

  • Absorbsi: Diserap dari saluran cerna dan sebagian masuk kedalam kulit.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Farsifen tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Aspirin, warfarin
    Dapat meningkatkan risiko luka dan perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Metotreksat
    Dapat meningkatkan risiko keracunan.
  • Siklosporin
    Dapat meningkatkan risiko hiperkalemia dan keracunan pada ginjal.
  • Antihipertensi ACE inhibitor (kaptopril)
    Dapat menurunkan efektivitas ACE inhibitor dalam menurunkan tekanan darah.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal menggunakan obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Gusi berdarah.
  • Sakit punggung dan perut.
  • Adanya darah dalam urine atau tinja.
  • Penglihatan kabur.
  • Nyeri dada.
  • Panas dingin.
  • Tinja berwarna tanah liat.
  • Koma.
  • Kebingungan.
  • Sembelit.
  • Batuk atau suara sesak.
  • Sulit bernapas.
  • Kelelahan ekstrim.
  • Sering buang air kecil.


Merek: Farsifen
Bentuk sediaan: Kaplet
Principal/Distributor obat: Ifars
Manufacture: Ifars
Kemasan obat: 1 box isi 10 strip @ 10 kaplet (400 mg)

Indikasi/Manfaat Farsifen Kaplet 400 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)

Ibuprofen yang terkandung dalam Farsifen kaplet merupakan obat golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Obat ini biasanya digunakan oleh orang dewasa atau anak-anak dengan usia di atas enam bulan.


Dosis Farsifen Kaplet 400 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)


Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Arthritis (radang sendi).

  • Dewasa: 400-800 mg sebanyak 3-4 kali/hari, dosis maksimal 3,2 gram/hari.

Dismenore.

  • Dewasa: 200-400 mg tiap 4-6 jam, dosis maksimal 3,2 gram/hari.

Demam.

  • Dewasa: 200-400 mg tiap 4-6 jam.
  • Anak-anak berusia di atas 6 bulan: 5-10 mg/kg BB tiap 6-8 jam. Dosis maksimal 40 mg/kg BB/hari.

Cara Penggunaan Farsifen Kaplet 400 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)


Harus dikonsumsi dengan makanan.

Cara Menyimpan Farsifen Kaplet 400 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)


Simpan pada suhu 20-25°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Farsifen Kaplet 400 mg (10 Strip @ 10 Kaplet) Jika:


  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif ibuprofen dan NSAID lainnya.
  • Riwayat pendarahan pada saluran pencernaan.
  • Gagal ginjal atau hati yang berat.
  • Pasien dengan penyakit asma.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Farsifen Kaplet 400 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)


  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien yang akan menjalani operasi.
  • Gangguan perdarahan.
  • Penggunaan NSID dan antikoagulan, atau obat untuk mencegah penggumpalan darah, secara bersamaan.

Efek Samping Obat Farsifen Kaplet 400 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)


  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih relaks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Bersendawa.
  • Perut kembung.
  • Kulit gatal.
  • Gangguan pencernaan.