SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile

Faridexon Kaplet 0,5 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 22.000

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Faridexon Kaplet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung dexamethasone 0,5 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Faridexon Kaplet 0,5 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Dexamethasone
Kelas Terapi
Antiinflamasi
Klasifikasi
Kortikosteroid
Kemasan
1 Box isi 10 Strip @ 10 Kaplet (0,5 mg)
Produsen
Ifars

Informasi Zat Aktif

Dexamethasone adalah obat golongan kortikosteroid. Obat ini merupakan agen antiinflamasi atau anti-peradangan yang bekerja dengan mencegah pelepasan atau produksi senyawa alami di tubuh yang menyebabkan gejala peradangan, misalnya pembengkakan dan nyeri.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, dexamethasone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine hingga 65%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 4 ± 0,9 jam.

Indikasi (manfaat)

Mengobati keadaan alergi dan peradangan yang dapat diatasi dengan pengobatan kortikosteroid seperti:

  • Penyakit-penyakit yang menyebabkan nyeri atau pegal-pegal pada anggota gerak terutama pada sendi (sindroma rematik).
  • Peradangan dalam saluran udara (bronkus) (asma bronkial).
  • Penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya rasa gatal secara terus-menerus dan timbul ruam kulit yang memerah (dermatitis atopik).
  • Peradangan pada kulit yang menyebabkan gatal dan kemerahan (dermatitis kontak).

Komposisi

Dexamethasone 0,5 mg.

Dosis

  • Dosis penyakit berat: 0,5-2 mg/hari.
  • Dosis biasa: 1 kaplet sebanyak 2-4 kali/hari

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Perubahan suasana hati yang ringan.
    Deksametason dapat memengaruhi suasana hati Anda dengan berbagai cara. Bicaralah dengan dokter Anda jika Anda merasa sulit untuk mengatasinya.
  • Gangguan tidur.
    Minum deksametason di pagi hari sehingga kadar deksametason dalam tubuh Anda paling rendah pada waktu tidur. Jika Anda menggunakan deksametason lebih dari sekali sehari, coba minum dosis terakhir Anda sebelum jam 6 sore.
  • Peningkatan berat badan.
    Cobalah makan dengan baik tanpa menambah ukuran porsi Anda sehingga Anda tidak menambah berat badan terlalu banyak. Olahraga teratur juga akan membantu menjaga berat badan Anda tetap stabil.
  • Gangguan pencernaan.
    Minum deksametason dengan makanan atau camilan untuk mengurangi kemungkinan masalah perut. Mungkin juga membantu menghindari makanan kaya atau pedas. Jika gejala ini berlanjut, bicarakan dengan dokter Anda. Mereka mungkin memberi Anda obat tambahan untuk melindungi perut Anda.
  • Pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Menghambat penyembuhan luka.
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Sakit kepala.
  • Nyeri otot (mialgia).
  • Kelelahan (malaise).
  • Mata kabur.
  • Demam.
  • Nyeri sendi (artralgia).

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita diabetes melitus.
  • Pasien penderita gagal jantung kongesitf.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien penderita tuberkulosis.
  • Pasien penderita pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Penggunaan pada anak-anak dapat mempengaruhi pertumbuhan.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Faridexon kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita infeksi jamur sistemik.
  • Pasien penderita infeksi herpes okuler atau radang pada kornea mata.
  • Pasien penderita luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Ibu menyusui.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antikoagulan warfarin.
    Deksametason dapat meningkatkan efek antikoagulan warfarin sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.
  • Barbiturat, karbamazepin, efedrin, fenitoin, rifabutin, dan rifampisin.
    Deksametason dapat menurunkan kadar obat di atas, sehingga menurunkan efektivitas obat tersebut.
  • Salisilat.
    Deksametason dapat meningkatkan pembersihan ginjal dari salisilat sehingga menurunkan efektivitas salisilat.
  • Acetazolamid, loop, tiazid, injeksi amfoterisin B, kortikosteroid, karbenoksolon, dan agen perusak K.
    Penggunaan deksametason dengan obat di atas dapat menyebabkan peningkatan risiko penurunan kadar kalium dalam darah (hipokalemia).
  • Vaksin virus hidup.
    Deksametason dapat mengurangi efek dari vaksin virus hidup.
  • Eritromisin, ketokonazol, dan ritonavir.
    Deksametason dapat meningkatkan kadar obat di atas, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Kram perut.
  • Kotoran berdarah atau berwarna hitam.
  • Sakit punggung.
  • Penurunan penglihatan.
  • Mulut kering.
  • Sakit mata.
  • Sesak napas.
  • Pingsan.
  • Kelelahan.
  • Penurunan buang air kecil.
  • Menstruasi tidak teratur.
  • Nyeri otot.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Faridexon Kaplet 0,5 mg (10 Strip @ 10 Kaplet)