Famvir Tablet 250 mg (1 Strip @ 7 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Famvir Tablet 250 mg (1 Strip @ 7 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Famciclovir
Kelas Terapi
Antivirus
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 box isi 1 tube @ 20 g
Produsen
Tunggal Idaman Abdi

Informasi Zat Aktif

Famsiklovir adalah obat untuk mengobati infeksi virus, obat ini dapat dengan cepat mengalami perubahan senyawa kimia (biotransformasi) menjadi pensiklovir, yang memiliki aktivitas penghambatan terhadap HSV tipe 1 (HSV-1) dan 2 (HSV-2), virus varicella-zoster (VZV). Timidin kinase kemudian terjadi penambahan gugus fosfat pada pensiklovir menjadi bentuk monofosfat, yang kemudian diubah menjadi penciclovir triphosphate. Ini menghambat HSV-2 DNA polimerase dengan bersaing dengan deoxyguanosine triphosphate, sehingga menghambat sintesis dan perbanyakan (replikasi) DNA virus herpes.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, famsiklovir diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan. Makanan dapat menunda penyerapan obat ini. Kadar obat yang masuk ke peredarah darah: 77% (penciclovir). Waktu kadar obat tertinggi dalam plasma: Kira-kira 1 jam.
  • Distribusi: Pensiklovir: Volume distribusi: 0,91-1,25 L/kg. Pengikatan protein plasma: kurang dari 20%.
  • Metabolisme: Diubah menjadi pensiklovir melalui penghilangan gugus asetil (deasetilasi) dan reaksi pengikatan oksigen (oksidasi).
  • Ekskresi: Pensiklovir: Melalui urin (73%); kotoran (27%). Waktu paruh eliminasi: 1,6-3 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

Membantu mengatasi:

  • Jerawat
  • Mengurangi komedo, papula/papel yaitu bintil, tonjolan kulit yang kecil, berbatas jelas dan padat
  • Mengobati pustula atau gelembung di kulit yang berisi nanah dengan potongan melintang kurang dari 1 cm

Komposisi Obat

Famciclovir 250 mg

Dosis Obat

Famsiklovir 250 mg.

Aturan pakai obat

Dewasa:

  • Herpes zoster: 500 mg/hari, dikonsumsi selama 7 hari.
  • Herpes genital episode 1: 250 mg sebanyak 3 kalu/hari, dikonsumsi selama 5 hari.
  • Pengobatan akut untuk episode herpes genital yang berulang: 125 mg sebanyak 2 kali/hari, dikonsumsi selama 5 hari atau 1 g sebanyak 2 kali/hari, dikonsumsi selama 1 hari.
  • Pasien immunocompromised: 500 mg sebanyak 2 kali/hari, dikonsumsi selama 7 hari.
  • Pengobatan akut untuk herpes mukokutan berulang pada pasien yang terinfeksi HIV: 500 mg sebanyak 2 kali, dikonsumsi selama 7 hari.
  • Herpes labialis berulang: 1,5 g dikonsumsi dalam dosis tunggal.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

Pasien yang mengonsumsi obat famsiklovir dan pensiklovir.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Sakit kepala.
    Minumlah banyak air dan mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Jika sakit kepala masih berlanjut, konsultasikan dengan dokter Anda
  • Mual, muntah, diare, dan sakit perut.
    Tetaplah mengonsumsi makanan sederhana dan hindari makanan berlemak atau pedas. Konsumsi cairan yang cukup untuk menghindari terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan.
  • Ruam gatal.
    Jika ini menjadi masalah, bicarakan dengan dokter Anda
  • Pusing.
    Beristirahatlah hingga Anda merasa lebih baik, jka merasa pusing jangan mengemudi kendaraan dan jangan gunakan alat atau mesin. Hindari mengonsumsi alkohol, karena akan memperburuk kondisi Anda.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Konsumsi makanan yang mengandung banyak serat seperti sayuram, buah segar, dan sereal.
  • Demam.
  • Kesemutan (parestesia).
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia).
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Anak-anak 18 tahun ke bawah.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Pasien dengan gangguan sistem kekebalan tubuh seperti infeksi virus imunodefisiensi manusia (HIV), atau sindrom imunodefisiensi didapat (AIDS).
  • Pasien dengan kondisi bawaan dimana tubuh tidak dapat mentolerir laktosa (intoleransi galaktosa atau malabsorpsi glukosa-galaktosa).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami kebingungan atau terjadi masalah pada ginjal yang ditandai dengan sedikitnya atau tidak ada buang air kecil, pembengkakan pada kali, pergelangan kaki, merasa lelah, atau sesak napas.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Famvir Tablet 250 mg (1 Strip @ 7 Tablet)