SehatQ
SehatQ Profile
Etafen suspensi rasa jeruk berguna untuk menurunkan demam serta meredakan nyeri dan peradangan

Etafen Suspensi Rasa Jeruk 60 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 7.700

Jumlah Produk
1

Tersedia 6 Penjual

Apotek Bayur Farma
Rp 7.700
Apotek Bayur Farma
Kota Tangerang24.75 km
Apotek Legok Sehat
Rp 18.000
Apotek Legok Sehat
Kabupaten Tangerang28.72 km
Apotek Royal
Rp 5.018
Apotek Royal
Kota Bogor30.64 km
Apotek Hidayat Farma
Rp 13.800
Apotek Hidayat Farma
Kabupaten Bekasi35.71 km

Deskripsi

Etafen suspensi rasa jeruk adalah obat yang berfungsi untuk menurunkan demam pada anak dan orang dewasa, serta mengurangi peradangan di tubuh yang memicu rasa nyeri.

Peradangan adalah salah satu bentuk respons alami tubuh untuk melindungi diri dari infeksi dan cedera. Cedera yang terjadi akan memicu proses aktivasi sel darah putih untuk mencegah terjadinya peradangan dari virus dan bakteri.

Radang juga akan meningkatkan produksi hormon prostaglandin yang dapat menciptakan rasa sakit, nyeri, kram, serta demam ketika terjadi cedera.

Obat ini dilengkapi zat aktif ibuprofen yang dapat menghambat sel-sel alami tubuh yang berkontribusi terhadap rasa nyeri, radang, dan demam.

Ibuprofen bekerja efektif untuk mengurangi sakit gigi, sakit kepala, nyeri ketika menstruasi (dismenore), nyeri di persendian, kaku di otot, serta mengurangi pembengkakan akibat kecelakaan.

Obat ini adalah golongan obat bebas terbatas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Etafen Suspensi Rasa Jeruk 60 ml
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Ibuprofen
Kelas Terapi
Antiinflamasi, antipiretik, analgesik
Klasifikasi
Nonsteroidal Anti-inflammatory Drugs (NSAID)
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen
Errita Pharma

Informasi Zat Aktif

Ibuprofen merupakan obat golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang memiliki aktivitas antiinfllamasi atau anti-peradangan dan analgesik atau antinyeri.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, ibuprofen diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap di saluran pencernaan dan sebagian menuju kulit. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) yaitu 1-2 jam.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati melalui proses oksidasi.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine dan feses.

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan demam
  • Meredakan nyeri di persendian dan otot
  • Mengobati sakit gigi, sakit kepala, sakit pinggang
  • Mengurangi bengkak setelah cedera karena adanya peradangan

Ibuprofen bekerja dengan cara mengurangi kinerja senyawa prostaglandin yang menjadi penyebab rasa sakit dan pembengkakan di tubuh.

Ibuprofen juga bekerja sebagai analgesik atau antinyeri dan antipiretik atau antidemam untuk meredakan nyeri akibat radang di persendian (arthritis) dan radang sendi kronis akibat penyakit autoimun (osteoartritis), serta menurunkan demam akibat flu atau vaksinasi.

Komposisi

Tiap 5 ml mengandung: Ibuprofen 100 mg

Dosis

Dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Anak-anak:

  • 1-2 tahun: ½ sendok takar (2.5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • 3-7 tahun: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari
  • 8-12 tahun: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

  • Dikocok terlebih dahulu.
  • Dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Pandangan kabur
    Sebaiknya segera duduk atau berbaring di ruangan yang tenang, kemudian pejamkan mata Anda selama beberapa waktu. Jika efek samping ini terus berlanjut, sebaiknya hubungi dokter.
  • Pusing
    Jika mulai merasa pusing, sebaiknya hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Merasa mual dan timbul rasa tidak nyaman di perut
    Konsumsilah makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Jika efek samping berlanjut, segera hubungi dokter.
  • Reaksi alergi
    Reaksi alergi yang biasanya muncul akibat penggunaan ibuprofen antara lain kemerahan atau ruam di kulit, beberapa bagian tubuh membengkak, dan sesak napas. jika gejala berlanjut, sebaiknya hentikan pemakaian dan hubungi dokter.
  • Penurunan sel darah merah
  • Muntah-muntah
  • Mengantuk
  • Tekanan darah meningkat
  • Kenaikan berat badan
  • Gangguan di organ hati
  • Nyeri di ulu hati

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang mengalami kekurangan sel darah merah (anemia)
  • Pasien dengan gangguan sirkulasi darah
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi
  • Pasien dengan gangguan hati dan ginjal yang ringan
  • Pasien yang mengalami nyeri berat di ulu hati
  • Pasien yang mengalami radang di saluran pernapasan
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang memiliki kadar lemak dalam darah yang tinggi (hiperlipidemia)
  • Pasien yang memiliki risiko penyakit kardiovaskular, seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Etafen suspensi rasa jeruk pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan penyakit kencing manis (diabetes)
  • Pasien yang mengalami luka di lambung (tukak lambung)
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi yang berat (hipertensi)
  • Pasien yang alergi berat terhadap ibuprofen
  • Pasien yang memiliki riwayat asma akut
  • Pasien yang mengalami pendarahan di saluran pencernaan
  • Pasien yang mengalami gagal jantung berat
  • Pasien yang sedang melakukan operasi cangkok arteri koroner
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati yang berat

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Aspirin, warfarin, kortikosteroid, dan SSRI (selective serotonin reuptake inhibitor)
    Penggunaan ibuprofen dengan obat sejenis antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti aspirin, antikoagulan seperti warfarin, dan kortikosteroid lainnya dapat meningkatkan risiko pendarahan dan peradangan di usus besar.
  • Siklosporin dan takrolimus
    Obat di atas merupakan jenis obat penekan imun (imunosupresan) yang jika diberikan bersama ibuprofen dapat meningkatkan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia) dan risiko keracunan pada ginjal.
  • Methotrexate
    Obat ini digunakan untuk membantu penyembuhan kanker. Jika diberikan bersamaan dengan ibuprofen akan meningkatkan risiko keracunan dalam tubuh.
  • Obat penurun tekanan darah tinggi
    Apabila Anda mengonsumsi obat tekanan darah tinggi bersamaan dengan ibuprofen, kemungkinan terjadi interaksi dalam darah yang menyebabkan hilangnya efektivitas kedua obat (efek antagonis).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Gangguan kardiovaskular, seperti jantung berdebar dengan cepat atau terjadi ketidakmampuan jantung untuk memompa darah (syok kardiogenik)
  • Kesulitan bernapas
  • Mengalami tekanan darah tinggi secara drastis
  • Beberapa bagian tubuh mengalami pembengkakan
  • Muntah darah atau feses mengeluarkan darah
  • Sakit di dada atau perut yang berlangsung lama
  • Gejala asma memburuk

Drugs. https://www.drugs.com/ibuprofen.html
Diakses 16 September 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-5166-9368/ibuprofen-oral/ibuprofen-oral/details
Diakses 16 September 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ibuprofen?mtype=generic
Diakses 16 September 2021

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/ibuprofen-for-adults/
Diakses 16 September 2021

Sesuai kemasan per September 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Etafen Suspensi Rasa Jeruk 60 ml

Total

Rp 7.700