Esperson Krim 0.25% - 15 g


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Esperson Krim adalah obat keras atau obat resep yang mengandung desoksimetasone 0.25 %. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Esperson Krim 0.25% - 15 g
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Desoximetasone
Kelas Terapi
Kortikosteroid topikal
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 Tube @ 15 g
Produsen
Sanofi Aventis

Indikasi (manfaat) Obat

Diindikasikan untuk menghilangkan manifestasi inflamasi dan pruritus dari responsif kortikosteroid.

Komposisi Obat

Desoksimetasone 0.25 %

Dosis Obat

Dosis awal 1-2 kali/hari, jika perlu dapat digunakan 3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dioleskan pada kulit yang sakit

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Gatal.
  • Sensasi terbakar.
  • Kulit kering.
  • Iritasi.
  • Ruam gatal kemerahan (dermatitis kontak).
  • Peradangan di sekitar mulut (dermatitis perioral).

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu 25 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Gejala gangguan penglihatan
  • Iritasi yang semakin meluas
  • Anak-anak
  • Ibu hamil
  • Ibu menyusui. 

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Esperson Krim pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.


Kategori D (pada trimester 3 dan menjelang persalinan): Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, ketika obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Hindari kontak dengan mata.
  • Reaksi kulit akibat vaksinasi, sifilis, dan infeksi virus seperti cacar air, ruam kemerahan pada wajah (rosacea), peradangan di sekitar mulut (dermatitis perioral).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Informasi interaksi obat yang tersedia antara Esperson Krim dan obat-obatan lain terbatas. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penyedia pelayanan kesehatan lainnya sebelum menggunakan obat ini bersama obat lainnya.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain untuk mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Esperson Krim 0.25% - 15 g