SehatQ
SehatQ Profile
Erphaflam tablet adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri dan meringankan peradangan

Erphaflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 3.002

Jumlah Produk
1

Tersedia 48 Penjual

Apotek Sehat Krendang
Rp 6.000
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek A.K.A Farma
Rp 4.410
Apotek A.K.A Farma
Kota Jakarta Barat7.74 km
Apotek Holong
Rp 5.300
Apotek Holong
Kota Jakarta Barat11.97 km
Apotek Zea
Rp 14.896
Apotek Zea
Kota Jakarta Timur12.39 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Erphaflam tablet adalah obat yang digunakan untuk mengobati nyeri ringan hingga sedang dan peradangan, seperti pada kondisi osteoartritis dan rheumatoid arthritis.

Obat ini mengandung zat aktif kalium diklofenak. Kandungan zat aktif ini akan mengurangi zat dalam tubuh yang menyebabkan nyeri dan peradangan, sehingga pasien dapat beraktivitas normal.

Kalium diklofenak merupakan obat golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID) yang digunakan untuk mengurangi peradangan dan meredakan nyeri.

Obat erphaflam merupakan obat keras, sehingga untuk mendapatkan obat ini harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Meredakan nyeri akibat menstruasi
  • Meredakan peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis)
  • Meredakan peradangan sendi yang disebabkan gesekan pada ujung tulang penyusun sendi (osteoarthritis)
  • Meredakan peradangan kronis yang menyebabkan menutupnya celah antar ruas tulang (ankylosing spondylitis)

Diklofenak bekerja dengan cara mengurangi zat dalam tubuh yang menyebabkan nyeri dan peradangan, sehingga gejala peradangan, seperti pembengkakan dan nyeri akan berkurang.

Komposisi

Kalium diklofenak 50 mg

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Nyeri akibat menstruasi

  • Dewasa: 3 kali sehari 1 tablet

Nyeri akut atau nyeri setelah operasi

  • Dewasa: 1 kali sehari 1 ½ tablet, dosis maksimal 3 tablet/hari
    • Durasi penggunaan obat maksimal 2 hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit alternatif. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi diklofenak. Hubungi dokter jika gejala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Muntah
    Minumlah banyak cairan seperti air untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Minumlah sedikit demi sedikit. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit dan lebih sering. Kompres perut Anda menggunakan handuk hangat atau botol berisi air panas.
  • Diare
  • Nafsu makan berkurang
  • Nyeri dada
  • Perut kembung
  • Pusing

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan gangguan perdarahan
  • Pasien yang memiliki masalah pada lambung
  • Pasien yang mengalami perdarahan pada lambung atau usus
  • Pasien dengan kondisi asma
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal
  • Pasien dengan penyakit jantung
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan penyakit gagal jantung
  • Pasien dengan penyakit jantung iskemik
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap kalium diklofenak
  • Pasien penderita luka pada dinding lambung atau usus (tukak lambung atau usus)
  • Pasien dengan kondisi penyakit pembuluh darah di otak, terutama arteri otak
  • Pasien dengan kondisi plak menumpuk di dalam arteri yang menyalurkan darah menuju otak, organ tubuh, dan anggota tubuh
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Erphaflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 6.000

Jual dan Beli Erphaflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Erphaflam tablet adalah obat untuk meredakan nyeri, seperti nyeri haid, nyeri setelah operasi dan sakit gigi. Selain itu, obat ini juga digunakan untuk meringankan peradangan, seperti rheumatoid arthritis, arthritis, osteoarthritis, dan ankylosing spondylitis. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Obat Erphaflam mengandung zat aktif kalium diklofenak yang berfungsi untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang dan pembengkakan (peradangan). Obat ini mampu meningkatkan aktivitas harian Anda, karena mampu mengurangi rasa sakit, bengkak, dan kekakuan sendi yang disebabkan peradangan sendi atau artritis.

Informasi zat aktif :

Kalium diklofenak merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Obat ini bekerja dengan mengurangi hormon yang menyebabkan peradangan dan nyeri di tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh kalium diklofenak diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara cepat dan hampir terserap seluruhnya. Penyerapan ditunda oleh makanan.
  • Distribusi: Hampir 100% terikat protein.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme jalur pertama, dengan 60% obat yang tidak berubah mencapai peredaran darah.
  • Ekskresi: Sekitar 40% sampai 60% dibuang melalui urine.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Pada trimester pertama dan kedua: Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Erphaflam tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada trimester ketiga: Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Colestipol dan cholestyramine.
    Obat ini dapat menurunkan kadar dan efektivitas erphaflam dalam mengatasi peradangan.
  • Kortikosteroid dan antidepresan selective serotonin reuptake inhibitors (SSRI).
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan luka pada saluran pencernaan dan perdarahan.
  • Aspirin, antiplatelet, dan antikoagulan, seperti warfarin.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan luka pada saluran pencernaan dan meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.
  • Zidovudin.
    Penggunaan bersama zidovudin menyebabkan gangguan perdarahan.
  • Digoxin, lithium, methotrexate, pemetrexed, dan phenytoin.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan terjadinya keracunan.
  • Digoxin atau glikosida jantung.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko efek samping pada penyakit jantung.
  • Penghambat ACE, diuretik, diuretik, ciclosporin, dan tacrolimus.
    Penggunaan obat di atas bersama kalium diklofenak dapat menyebabkan tingginya kadar kalium dalam darah dan menyebabkan kerusakan ginjal.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Ruam pada kulit.
  • Terjadi tanda-tanda perut berdarah, seperti feses berdarah, batuk darah, atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi.
  • Gejala flu.
  • Masalah ginjal, seperti sedikit atau tidak buang air kecil, nyeri saat buang air kecil, bengkak di lengan atau kaki, serta merasa lelah atau sesak napas.
  • Terjadi masalah pada jantung, seperti pembengkakan, peningkatan berat badan secara cepat, dan sesak napas.
  • Masalah hati, seperti mual, diare, sakit perut di sisi kanan atas, kelelahan, gatal, urine gelap, serta kulit atau mata menguning.


Merek: Erphaflam
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Erlimpex
Manufacture: Erlimpex
Kemasan obat: 1 strip @ 10 tablet (50 mg)

Indikasi/Manfaat Erphaflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Mengatasi:

  • Nyeri ketika menstruasi.
  • Pperadangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis).
  • Peradangan sendi yang disebabkan gesekan pada ujung tulang penyusun sendi (osteoarthritis).
  • Peradangan kronis yang menyebabkan menutupnya celah antar ruas tulang (ankylosing spondylitis).

Diklofenak bekerja dengan cara menekan produksi zat alami dalam tubuh yang menyebabkan nyeri dan peradangan, sehingga gejala peradangan, seperti pembengkakan dan nyeri akan berkurang.


Dosis Erphaflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Dewasa:

  • Dosis awal: 100 mg/hari.
  • Dosis awal maksimal: 150 mg/hari pada hari pertama.


Cara Penggunaan Erphaflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter. Tablet ditelan secara utuh, jangan dikunyah atau dihancurkan terlebih dahulu.

Cara Menyimpan Erphaflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Simpan pada suhu di bawah 30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Erphaflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Pasien yang memiliki alergi terhadap kalium diklofenak.
  • Pasien penderita luka pada dinding lambung atau usus (tukak lambung atau usus).
  • Penderita penyakit jantung iskemik (ischaemic heart disease).
  • Pasien dengan penyakit pembuluh darah di otak, terutama arteri otak (cerebrovascular disease).
  • Pasien dengan plak menumpuk di dalam arteri yang menyalurkan darah menuju otak, organ tubuh, dan anggota tubuh (peripheral arterial disease).
  • Pasien gagal jantung (congestive heart failure).


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Erphaflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Pasien penderita penyakit jantung.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi.
  • Pasien dengan gangguan perdarahan.
  • Pasien yang memiliki masalah pada lambung.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien yang mengalami perdarahan pada lambung atau usus.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien dengan kondisi asma.
  • Pasien penderita penyakit hati atau ginjal.
  • Pasien yang merokok.
  • Pasien penderita masalah pada ginjal.


Efek Samping Obat Erphaflam Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit alternatif. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi diklofenak. Hubungi dokter jika berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Mual.
    Minum diklofenak dengan atau setelah makan. Hindari makanan pedas.
  • Muntah atau diare.
    Minumlah banyak air atau cairan lain, terutama jika Anda sedang sakit. Hubungi dokter atau apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau kencing berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Pusing hingga merasa sekeliling seperti berputar (vertigo).
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh Anda agar tidak pingsan. Duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Sakit perut, perut kembung, dan penurunan nafsu makan.
    Hindari makanan yang menyebabkan perut bergas, seperti kacang-kacangan dan bawang. Makanlah dalam porsi kecil secara perlahan dan olahragalah secara teratur.
  • Maag.
  • Nyeri dada.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Mengantuk.
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Biduran.
  • Asma.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).