SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile

Eraphage Kaplet 500 mg (3 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Eraphage Kaplet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung metformin 500 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Eraphage Kaplet 500 mg (3 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Metformin
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 box isi 3 strip @ 10 kaplet (500 mg)
Produsen
Guardian Pharmatama

Informasi Zat Aktif

Metformin termasuk dalam kelas obat biguanida yang digunakan untuk mengendalikan tingginya kadar gula darah akibat diabetes tipe 2.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, metformin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara perlahan dan tidak lengkap dari saluran pencernaan. Makanan mengurangi kadar dan sedikit memperlambat penyerapan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 50-60% pada waktu puasa dan dapat berkurang jika dikonsumsi bersama makanan.
  • Distribusi: Didistribusikan dan berkonsentrasi di hati, ginjal, dan saluran pencernaan. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Tidak dimetabolisme.
  • Ekskresi: Melalui urine (90% dalam bentuk obat yang tidak berubah). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 6,2 jam di dalam plasma dan sekitar 17,6 jam dalam darah.

Indikasi (manfaat)

  • Terapi tingkat pertama untuk mengatasi diabetes melitus tipe 2, terutama pada pasien yang memiliki berat badan berlebih dan tidak cukup hanya dengan berolahraga dan pengaturan pola makan untuk menurunkan kadar gula darah
  • Terapi prediabetes atau pasien yang memiliki kadar gula darah cenderung tinggi dan berisiko terkena diabetes melitus tipe 2

Metformin menurunkan kadar glukosa darah dengan bekerja meningkatkan respons tubuh terhadap insulin. Insulin sendiri merupakan hormon yang mengontrol kadar glukosa atau gula dalam darah.

Metformin tidak menyebabkan penambahan berat badan dan biasanya diresepkan untuk penderita prediabetes yang kelebihan berat badan.

Komposisi

Metformin 500 mg.

Dosis

1 tablet sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai

Dikonsumsi saat makan atau sesudah makan. Tablet harus ditelan utuh, tidak dihancurkan, tidak dilarutkan dalam air, dan tidak dikunyah.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Diare.
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Istirahatlah yang cukup. Minum banyak cairan, terutama air. Hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit dan lebih sering. Kompreslah perut Anda dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari makanan pedas.
  • Jantung berdetak lambat atau tidak teratur.
  • Merasa dingin.
  • Kesulitan bernapas.
  • Nyeri otot yang tidak biasa.
  • Gula darah rendah.
  • Lelah.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kelainan biokimia, yaitu peningkatan kadar kreatinin dan nitrogen urea darah dan berkaitan dengan penurunan laju filtrasi glomerular (azotemia prerenal), yaitu laju rata-rata penyaringan darah.
  • Pasien yang berisiko mengalami peningkatan produksi asam laktat berlebih dalam tubuh (asidosis laktat).
  • Pasien yang mengalami stres (trauma, syok, infeksi, dan pembedahan).
  • Pasien yang memiliki kadar keton tinggi dalam darah atau urine.
  • Pasien yang menggunakan insulin atau obat diabetes oral lainnya.
  • Pasien penderita gagal jantung.
  • Pasien dengan riwayat serangan jantung.
  • Pasien yang mengalami dehidrasi.
  • Pasien penderita gangguan ginjal ringan hingga sedang.
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Anak-anak dan orang tua.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien penderita penyakit jantung.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau pasien dengan riwayat penyakit ginjal kronis karena berisiko meningkatkan kadar asam laktat dalam tubuh (asidosis laktat). Hal ini dapat menyebabkan kegagalan saluran pernapasan akut, sehingga jaringan dalam tubuh tidak dapat menggunakan oksigen (dysoxia) atau kekurangan oksigen (hipoksia) yang dapat menyebabkan kematian.
  • Pasien yang mengalami kekurangan oksigen karena penyakit akut atau kronis, seperti gagal jantung atau gagal napas, serangan jantung, dan syok.
  • Pasien yang mengalami kondisi tingginya tingkat keasaman darah yang terjadi akibat ketidakseimbangan kimia asam dan basa (metabolik asidosis) kronis atau akut, tanpa atau disertai koma.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien penderita diabetes mellitus tipe 1 atau dengan komplikasi diabetes yang mematikan, yang disebabkan tingginya produksi asam darah tubuh (ketoasidosis diabetikum).
  • Pasien penderita gangguan ginjal berat.
  • Pasien penyakit hati kronis.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Pasien penderita kelainan biokimia, yaitu peningkatan kadar kreatinin dan nitrogen urea darah dan berkaitan dengan penurunan laju filtrasi glomerular (azotemia prerenal), yaitu laju rata-rata penyaringan darah.
  • Pasien yang berisiko mengalami peningkatan produksi asam laktat berlebih dalam tubuh (asidosis laktat).
  • Pasien yang mengalami stres (trauma, syok, infeksi, dan pembedahan).
  • Pasien yang memiliki kadar keton tinggi dalam darah atau urine.
  • Pasien yang menggunakan insulin atau obat diabetes oral lainnya.
  • Pasien penderita gagal jantung.
  • Pasien dengan riwayat serangan jantung.
  • Pasien yang mengalami dehidrasi.
  • Pasien penderita gangguan ginjal ringan hingga sedang.
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Anak-anak dan orang tua.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien penderita penyakit jantung.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri otot yang tidak biasa
  • Merasa dingin
  • Sakit perut dan muntah
  • Detak jantung lambat atau tidak teratur
  • Kesulitan bernapas
  • Merasa pusing, lelah, atau sangat lemah
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Eraphage Kaplet 500 mg (3 Strip @ 10 Kaplet)