Epifri Sirup 250 mg/5 ml - 120 ml


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Epifri Sirup adalah obat keras atau obat resep yang mengandung

tiap 5 ml: asam valproat 250 mg.

. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Epifri Sirup 250 mg/5 ml - 120 ml
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Asam valproat
Kelas Terapi
Antikonvulsan dan antipsikotik
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 120 ml
Produsen
Darya Varia Laboratoria

Informasi Zat Aktif

Asam valproat merupakan obat antiepilepsi yang bekerja dengan meningkatkan kadar asam gamma-aminobutyric (GABA) di otak. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam valproat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu konsentrasi puncak plasma) adalah sekitar 4 jam. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 90%.
  • Distribusi: Terdistribusi melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara luas oleh hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat pada pasien dewasa adalah 5-20 jam dan anak-anak 2 bulan ke atas adalah 7-13 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengatasi kejang yang disebabkan epilepsi
  • Mengobati kejang parsial yang berdampak hanya pada satu daerah otak
  • Membantu mencegah migrain
  • Mengobati kejang petit mal (absence seizure) yang terjadi pada anak-anak, baik yang sederhana atau kompleks

Asam valproat mampu meningkatkan jumlah zat alami tertentu di otak yang dapat mengatasi atau menurunkan kejang.

Komposisi Obat

Tiap 5 ml: asam valproat 250 mg.

Dosis Obat

  • Dosis awal: 15 mg/kgBB/hari. Dosis dapat ditingkatkan dalam interval 1 minggu dengan peningkatan 5-10 mg/kgBB/hari sampai kejang terkontrol.
  • Dosis maksimum: 60 mg/kgBB/hari. Dosis lebih dari 250 mg diberikan dalam dosis terbagi.

Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit kepala
    Pastikan Anda beristirahat. Minum banyak air dan kurangi alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Bicaralah dengan dokter jika sakit kepala Anda berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah memburuk.
  • Peningkatan berat badan
    Jika berat badan Anda bertambah setelah mengonsumsi asam valproat, cobalah menjalani diet sehat seimbang. Olahraga teratur juga akan membantu Anda menjaga berat badan. Dokter biasanya akan memantau berat badan Anda saat mengonsumsi obat ini.
  • Menstruasi tidak teratur atau tertunda
    Jika biasanya Anda mengalami menstruasi teratur, segera beri tahu dokter jika menstruasi Anda terlambat. Selain efek samping asam valproat, hal tersebut juga dapat menjadi tanda kehamilan. Asam valproat dapat berbahaya bagi bayi yang belum lahir.
    Perubahan menstruasi juga bisa menjadi gejala sindrom ovarium polikistik (PCOS), efek samping asam valproat yang jarang terjadi. Dokter Anda akan dapat melakukan beberapa tes untuk memeriksa apakah Anda menderita PCOS.
  • Sakit perut, mual, dan muntah
    Cobalah mengonsumsi asam valporat dengan atau sesudah makan, serta jangan mengonsumsi makanan pedas.
  • Mulut kering atau sakit, atau gusi bengkak
    Untuk mulut kering, cobalah isap permen atau permen karet bebas gula atau minum minuman dingin. Jika cara ini tidak membantu atau Anda mengalami seriawan, bicarakan dengan apoteker atau dokter Anda. Jika Anda merasa terganggu oleh gusi bengkak atau gejala ini tidak kunjung sembuh, bicarakan dengan dokter atau dokter gigi Anda.
  • Merasa lelah atau mengantuk
    Saat tubuh Anda terbiasa dengan obat ini, efek samping ini akan hilang. Jika gejala ini tidak membaik dalam satu minggu, dokter mungkin akan mengurangi dosis Anda atau meningkatkannya perlahan. Jika hal tersebut tidak berhasil, Anda mungkin perlu beralih ke obat lain.
  • Gemetar (tremor) di salah satu bagian tubuh atau gerakan mata tidak biasa
    Bicarakan dengan dokter jika hal ini mengganggu Anda. Gejala ini bisa menjadi tanda dosis obat terlalu tinggi untuk Anda. Dapat dibantu dengan mengubah dosis atau meminum obat pada waktu yang berbeda dalam sehari.
  • Rambut menipis atau perubahan warna atau tekstur rambut
    Jika gejala ini mengganggu Anda, tanyakan kepada dokter apakah mungkin untuk menurunkan dosis Anda. Rambut Anda mungkin tumbuh kembali setelah mengurangi dosis atau beralih ke obat lain.
  • Diare
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Gangguan koordinasi tubuh
  • Penglihatan kabut
  • Penglihatan ganda
  • Pusing

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 15-25 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung. Jangan dibekukan.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki kelainan metabolik bawaan
  • Pasien yang mengalami peradangan pada organ hati (pankreatitis).
  • Pasien yang memiliki masalah perdarahan.
  • Pasien penderita penyakit ginjal.
  • Ibu menyusui.
  • Lakukan pemeriksaan jumlah trombosit dan waktu pembekuan darah.
  • Pasien penderita infeksi HIV atau CMV (cytomegalovirus).
  • Pasien yang mengalami gizi buruk.
  • Pasien penderita penyakit hati.
  • Lakukan pemeriksaan fungsi hati dan aminase serum dalam waktu 6 bulan pertama setelah penggunaan obat ini.
  • Pasien penderita penyakit otak organik atau gangguan kejang berat.
  • Pasien yang memiliki masalah hati yang disebabkan oleh kelainan mitokondria genetik.
  • Pasien yang mengalami depresi, penyakit mental, pikiran atau tindakan bunuh diri.
  • Pasien yang memiliki riwayat keluarga dari gangguan siklus urea atau kematian bayi dengan penyebab yang tidak diketahui.

Kategori Kehamilan

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kategori X (jika digunakan untuk mencegah migran): Penggunaan obat Ikalep sirup tidak disarankan pada ibu hamil. Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen dalam Ikalep sirup ini
  • Pasien dengan riwayat disfungsi hati yang sudah ada sebelumnya atau dalam keluarga
  • Pasien penderita penyakit hati
  • Pasien dengan gangguan mitokondria akibat mutasi POLG dan anak-anak berusia 2 tahun ke bawah yang dicurigai mengalami gangguan mitokondria
  • Wanita hamil
  • Pasien dengan kelainan darah yang menyebabkan pembentukan heme atau sel darah merah tidak sempurna (porfiria)
  • Pasien dengan gangguan proses perubahan asam amonia dalam tubuh (siklus urea)

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Lorazepam
    Jika Anda sedang hamil, bicarakan dengan dokter sebelum menggunakan asam valproat bersama lorazepam. Mengonsumsi obat-obatan ini bersamaan dapat meningkatkan rberbahaya bagi janin.
  • Escitalopram
    Kombinasi dengan escitalopram terkadang dapat menyebabkan kadar natrium darah menjadi terlalu rendah (hiponatremia). Selain itu, escitalopram dapat menyebabkan kejang pada pasien yang rentan serta mengurangi keefektifan obat yang digunakan untuk mengontrol kejang, seperti asam valproat.
  • Aripirazole, litium, dan pregabalin
    Penggunaan asam valproat bersama aripiprazole dapat meningkatkan efek samping, seperti pusing, kantuk, kebingungan, dan kesulitan berkonsentrasi. Beberapa orang, terutama lansia, mungkin juga mengalami gangguan dalam berpikir, menilai, dan koordinasi motorik.
  • Asam folat
    Beberapa obat antikonvulsan dapat menurunkan kadar asam folat dalam darah. Selain itu, pengobatan dengan asam folat dapat menurunkan kadar antikonvulsan dalam darah, sehingga efektivitas asam valproat dalam mengatasi kejang akan berkurang.
  • Lamotrigin
    Kombinasi asam valproat dengan lamotrigin dapat menyebabkan ruam kulit, kegelisahan, kejang, tremor, kelemahan otot, dan berjalan terhuyung-huyung.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami salah satu dari efek samping ini:

  • Mudah memar, pendarahan yang tidak biasa di hidung, mulut, atau gusi, dan timbul bintik-bintik ungu atau merah di bawah kulit
  • Kebingungan, kelelahan, perasaan dingin, muntah, dan perubahan kondisi mental
  • Mengantuk
  • Kejang yang memburuk
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Epifri Sirup 250 mg/5 ml - 120 ml