SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Eperisone Tablet adalah obat untuk membantu mengatasi sendi yang sulit digerakkan

Eperisone Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 15.400

Jumlah Produk
1

Tersedia 55 Penjual

Apotek Kota Bambu
Rp 15.400
Apotek Kota Bambu
Kota Jakarta Barat2.95 km
Apotek Lucky Star
Rp 15.750
Apotek Lucky Star
Kota Jakarta Utara7.54 km
Apotek Mulia Farma
Rp 15.900
Apotek Mulia Farma
Kota Jakarta Barat8.94 km
Apotek Kranggan
Rp 16.880
Apotek Kranggan
Kota Bekasi23.43 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Eperisone Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk
membantu mengatasi sendi yang sulit digerakkan.
mengatasi kejang yang mengganggu fungsi sendi.
melemaskan otot yang menegang.
mengatasi rasa sakit pada otot.

selain sebagai relaksan otot, kegunaan eperisone lainnya adalah sebagai vasodilator. artinya, obat ini mampu melebarkan pembuluh darah, agar darah dapat mengalir dengan lancar.

Informasi zat aktif :

Eperisone adalah obat yang bekerja dengan melemaskan otot rangka dengan menghambat kekakuan otot. Obat ini juga dapat melebarkan otot polos pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Eperisone ini merupakan jenis senyawa antispasmodik yang mampu melemaskan otot-otot skletal atau otot yang digunakan untuk bergerak serta otot vasuklar atau otot polos pembuluh darah.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, eperisone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 1,6-1,9 jam.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Ekskresi: Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 1,6-1,8 jam

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori N: Keamanan penggunaan Eperisone tablet pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Interaksi obat :

  • Methocarbamol.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan gangguan penglihatan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan segera penggunana jika Anda mengalami efek samping yang bisa berpotensi fatal seperti kemerahan atau ruam pada kulit, gatal, biduran atau urtikaria, pembengkakakn pada wajah atau bagian tubuh lainnya, dan sesak napas.

Eperisone Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Eperisone HCI
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (50 mg)
Produsen
-

Informasi Zat Aktif

Eperisone adalah obat yang bekerja dengan melemaskan otot rangka dengan menghambat kekakuan otot. Obat ini juga dapat melebarkan otot polos pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Eperisone ini merupakan jenis senyawa antispasmodik yang mampu melemaskan otot-otot skletal atau otot yang digunakan untuk bergerak serta otot vasuklar atau otot polos pembuluh darah.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, eperisone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 1,6-1,9 jam.
  • Distribusi: Memasuki ASI.
  • Ekskresi: Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 1,6-1,8 jam

Indikasi (manfaat)

  • Membantu mengatasi sendi yang sulit digerakkan.
  • Mengatasi kejang yang mengganggu fungsi sendi.
  • Melemaskan otot yang menegang.
  • Mengatasi rasa sakit pada otot.

Selain sebagai relaksan otot, kegunaan eperisone lainnya adalah sebagai vasodilator. Artinya, obat ini mampu melebarkan pembuluh darah, agar darah dapat mengalir dengan lancar.

Komposisi

Eperisone hydrochloride (HCl) 50 mg.

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa: 50 mg sebanyak 3 kali sehari, dosis dapat disesuaikan berdasarkan gejala.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi bersama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Diare.
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar.
  • Muntah.
    Minumlah banyak cairan, seperti air untuk menghindari kekurangan cairan atau dehidrasi. Minumlah sedikit demi sedikit. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.
  • Kantuk.
  • Gatal.
  • Perut tidak nyaman.
  • Insomnia atau kesulitan tidur.
  • Kelelahan.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak dengan usia kurang dari 2 tahun.
  • Pasien dengan riwayat penyakit tukak lambung.
  • Pasien dengan riwayat gangguan fungsi ginjal.
  • Ibu hamil dan menyusui.

Kategori Kehamilan

Kategori N: Keamanan penggunaan Eperisone tablet pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Anak-anak.
  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif eperison hidroklorida.
  • Pasien dengan riwayat gangguan fungsi hati.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Methocarbamol.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan gangguan penglihatan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan segera penggunana jika Anda mengalami efek samping yang bisa berpotensi fatal seperti kemerahan atau ruam pada kulit, gatal, biduran atau urtikaria, pembengkakakn pada wajah atau bagian tubuh lainnya, dan sesak napas.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Eperisone Tablet 50 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 15.400