Stok Habis
Eflagen tablet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang

Eflagen Tablet 25 mg (5 Strip 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 91.875

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Eflagen tablet adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang dan mengurangi peradangan (antiinflamasi), misalnya pada penyakit radang sendi. Eflagen mengandung zat aktif kalium diklofenak. Kandungan zat aktif dalam obat ini bekerja dengan cara menghambat produksi prostaglandin, yaitu zat yang memicu terjadinya peradangan dalam tubuh.

Orang yang menderita penyakit jantung atau stroke sebaiknya tidak menggunakan obat ini karena bisa mengakibatkan infark miokardial atau kerusakan otot jantung. Obat ini merupakan golongan obat keras, sehingga memerlukan resep dokter untuk mendapatkannya.

Informasi zat aktif :

Kalium diklofenak adalah obat antiinflamasi nonstreoid (NSAID) yang mampu meringankan rasa sakit, meredakan peradangan, dan menurunkan demam. Cara kerja obat ini adalah dengan menghambat enzim cyclooxygenase-1 dan 2, sehingga turut menekan pembentukan senyawa prostaglandin.

Berdasarkan cara kerja obat dalam tubuh, kalium diklofenak memiliki status seperti:

  • Absorbsi: Diserap dari saluran pencernaan dan kulit.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme jalur pertama di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine sekitar 60%.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Pada trimester pertama dan kedua: Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Eflagen tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada trimester ketiga: Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di mana obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Obat penghambat ACE atau obat menghambat kerja enzim.
    Dapat meningkatkan risiko hiperkalemia atau tingginya kadar kalium dalam darah dan toksisitas ginjal atau efek beracun pada ginjal. 
  • Obat kortikosteroid, yaitu obat yang mengandung hormon untuk mencegah peradangan.
    Dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pencernaan atau perdarahan lain.
  • Sukralfat.
    Penggunaan bersama dapat menurunkan konsentrasi obat ini dalam tubuh.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Penglihatan kabur.
    Jika gejala ini disertai gejala lain, seperti kepekaan terhadap cahaya, muncul bintik-bintik saat melihat objek, nyeri pada mata, penglihatan menjadi ganda, hingga perdarahan pada mata, segera hubungi dokter.
  • Depresi
  • Gatal-gatal.
  • Pernapasan tidak teratur.
  • Mudah marah.
  • Hilang kesadaran.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Sebagai pengobatan jangka pendek untuk mengurangi nyeri, seperti nyeri setelah melakukan operasi.
  • Sebagai pengobatan tambahan untuk mengatasi peradangan parah di telinga, hidung, dan tenggorokan.
  • Mengatasi nyeri pada sakit gigi, kram menstruasi, nyeri otot, atau cedera setelah berolahraga.

Selain itu, kalium diklofenak juga mampu mengatasi sendi yang kaku, sakit, dan bengkak pada penderita radang sendi. Dengan menangani gejala tersebut, penderita radang sendi pun dapat lebih mudah beraktivitas.

Komposisi Obat

Kalium diklofenak 25 mg.

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Radang sendi.

  • Anak-anak berusia 1-12 tahun: 1-3 mg/kg BB/hari dalam dosis terbagi.

Nyeri akibat menstruasi.

  • Dewasa: 50 mg sebanyak 3 kali/hari.

Nyeri akut atau nyeri setelah operasi.

  • Dewasa: 75 mg sebanyak 1 kali/hari, dosis maksimal 150 mg/hari. Durasi penggunaan obat maksimal 2 hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Gangguan jantung, seperti nyeri pada dada.
  • Gangguan telinga, seperti tinnitus.
  • Gangguan pada mata, misalnya penglihatan kabur dan mata perih sementara.
  • Gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, diare, konstipasi, perut kembung, dispepsia, dan sakit perut.
  • Gangguan metabolisme dan nutrisi, seperti anoreksia.
  • Gangguan sistem saraf, misalnya pusing dan sakit kepala.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 20-25°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat penyakit perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Wanita hamil trimester pertama dan kedua.
  • Wanita menyusui.
  • Anak-anak.
  • Pasien dengan penyakit infeksi saluran pernapasan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif kalium diklofenak.
  • Pasien dengan penyakit gagal jantung.
  • Pasien yang alergi terhadap obat golongan NSAID lainnya.
  • Wanita hamil trimester ketiga.
  • Pasien dengan penyakit asma.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Eflagen Tablet 25 mg (5 Strip 10 Tablet)