SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Eclid tablet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit diabetes melitus tipe 2

Eclid Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 132.300

Jumlah Produk
0

Tersedia 6 Penjual

Apotek Sari Suci
Rp 175.048
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Ade
Rp 132.300
Apotek Ade
Kota Jakarta Selatan8.31 km
Apotek Sehat Bersama 1
Rp 186.782
Apotek Sehat Bersama 1
Kota Jakarta Timur10.74 km
Apotek Berkah Salamah
Rp 135.000
Apotek Berkah Salamah
Kota Tangerang Selatan16.36 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Eclid tablet adalah obat untuk mengobati diabetes melitus tipe 2. Penggunaan obat ini harus disertai diet sehat dan olahraga teratur. Obat ini juga terkadang digunakan bersama insulin atau obat diabetes lainnya.

Eclid tablet mengandung zat aktif acarbose. Zat aktif ini mengendalikan kadar gula darah dengan cara memperlambat proses pencernaan karbohidrat di dalam tubuh. Selain membantu mengatasi kencing manis atau diabetes tipe 2, obat ini juga dapat mencegah kerusakan ginjal, masalah saraf, dan gangguan fungsi seksual.

Obat ini merupakan obat keras yang hanya bisa didapat menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Acarbose bekerja dengan cara memperlambat penyerapan dan pencernaan karbohidrat dari makanan menjadi gula. Dengan begitu, kadar gula darah tinggi dalam darah akan menurun.

Berdasarkan cara kerja obat di dalam tubuh, acarbose memiliki status seperti:

  • Absorbsi: Diserap dari saluran pencernaan.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara eksklusif melalui saluran pencernaan, terutama oleh enzim di usus.
  • Ekskresi: Melalui urine sekitar 34% dan feses sekitar 51%.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Neomisin dan kolestiramin.
    Dapat meningkatkan efek samping obat-obatan di atas.
  • Digoksin.
    Dapat menghambat proses penyerapan obat di atas di dalam tubuh.
  • Amilase dan pankreatin.
    Dapat menurunkan efek obat-obatan di atas di dalam tubuh.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Tanda-tanda masalah hati, seperti mual, muntah yang tidak berhenti, kehilangan nafsu makan, sakit perut, kulit menguning, dan urine berwarna gelap.
  • Diare atau perut bergas, nyeri, dan terasa tidak nyaman dapat terjadi beberapa minggu pertama, saat tubuh Anda menyesuaikan diri dengan obat. Namun, efek ini biasanya berkurang seiring waktu. Jika salah satu efek tersebut masih bertahan dan tidak kunjung membaik, segera beritahu dokter. 

Indikasi (manfaat)

  • Terapi pelengkap diet dan olahraga pada pasien diabetes melitus tipe 2.
  • Mengontrol kadar gula dalam darah pada pasien diabetes.

Acarbose berperan dalam mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh. Jika kadar gula dalam darah terkontrol, penderita diabetes dapat mencegah munculnya penyakit komplikasi, seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal.

Komposisi

Acarbose 100 mg.

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dosis awal: ½ tablet sebanyak 3 kali/hari.
  • Dosis selanjutnya: 1-2 tablet sebanyak 3 kali/hari. Dosis dapat ditingkatkan setelah 4-8 minggu atau jika pasien menunjukkan respons klinis yang tidak memadai setelah pengobatan selanjutnya. Dosis rata-rata 3 kali/hari sebanyak 1 tablet.
  • Dosis pasien berusia lanjut di atas 65 tahun: 1 tablet sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi sebelum makan atau bersama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Diare
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar.
  • Mual
    Tanyakan kepada apoteker atau dokter apakah Anda harus minum obat dengan makanan. Hindari makanan berlemak atau gorengan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, serta dapat meningkatkan risiko mual. Hindari berbaring telentang saat beristirahat. Minumlah obat sebelum tidur karena tidur bisa menyebabkan mual.
  • Muntah
    Minumlah banyak cairan, seperti air untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Minumlah sedikit demi sedikit. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Nyeri lambung.
  • Sering buang angin.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 20-25°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan riwayat penyakit gagal ginjal.
  • Pasien dengan kondisi infeksi setelah pembedahan.
  • Pasien dengan kondisi gangguan penyerapan makanan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Eclid Tablet 100 mg (5 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 0