SehatQ
SehatQ Profile
Dulcolactol sirup adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kesulitan buang air besar (konstipasi)

Dulcolactol Sirup 60 ml


Harga Produk
Mulai dari
Rp 69.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 166 Penjual

Mandjur
Rp 72.500
Mandjur
Kota Jakarta Pusat1.37 km
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Rp 75.063
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Kota Jakarta Pusat1.54 km
Apotek Kota Bambu
Rp 80.400
Apotek Kota Bambu
Kota Jakarta Barat2.96 km
Apotek Garuda
Rp 69.000
Apotek Garuda
Kota Jakarta Barat3.25 km

Deskripsi

Dulcolactol sirup adalah obat yang digunakan untuk mengatasi kesulitan buang air besar (konstipasi atau sembelit) dan rasa tidak nyaman pada perut.

Sembelit dapat terjadi akibat kurangnya asupan serat dan air serta aktivitas fisik. Kondisi ini pun bisa disebabkan faktor lain, seperti baru saja operasi perut, dalam masa kehamilan, atau sedang mengalami stress atau depresi.

Sembelit yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan kotoran dalam tubuh menumpuk, serta terjadinya wasir akibat peradangan pembuluh darah saat feses yang keras dipaksa untuk keluar.

Dulcolactol sirup mengandung zat aktif lactulose. Obat ini dapat diminum langsung atau dicampur dengan sari buah, air dan susu.

Obat Dulcolactol merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Dulcolactol Sirup 60 ml
Golongan Obat
Obat bebas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Lactulose
Kelas Terapi
Obat pencahar (laksatif)
Klasifikasi
-
Kemasan
1 Box isi 1 Botol @ 60 ml
Produsen
Boehringer Ingelheim

Informasi Zat Aktif

Lactulose merupakan obat pencahar atau laksatif yang dapat meningkatkan gerakan relaksasi dan kontraksi otot pada saluran pencernaan (peristaltik) untuk memindahkan cairan pada usus besar, sehingga dapat memudahkan pengeluaran feses.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, lactulose diketahui memiliki status

  • Absorpsi: Diserap dengan buruk dari saluran pencernaan.
  • Metabolisme: Dimetabolisme oleh flora bakteri pada kolon untuk membentuk asam laktat, dan sejumlah kecil asam asetat dan asam format.
  • Ekskresi: Dikeluarkan terutama melalui feses dan urine.

Indikasi (manfaat)

Fungsi obat Dulcolactol yaitu:

  • Mengatasi kesulitan buang air besar yang terjadi selama beberapa minggu

Laktulosa tidak dapat dicerna, sehingga akan melewati saluran pencernaan ke usus besar tanpa perubahan, kemudian dicerna oleh bakteri yang terjadi secara normal.

Proses tersebut akan menghasilkan asam yang dapat meningkatkan kandungan cairan dari feses dan menyebabkan kembung, sehingga mendorong gerakan pada usus atau peristaltik dan pengosongan usus.

Komposisi

Tiap 15 ml :

  • Lactulose 10 g

Dosis

Dewasa:

  • Konstipasi berat awal: 15 ml sebanyak 2 kali/hari
    • Dosis pemeliharaan: 15-25 ml/hari
  • Konstipasi sedang awal: 15-30 ml/hari
    • Dosis pemeliharaan: 10-15 ml/hari
  • Konstipasi ringan awal: 15 ml/hari
    • Dosis pemeliharaan: 10 ml/hari

Aturan pakai

  • Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Minumlah obat dengan makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Diare
    Minum banyak air untuk menghindari dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan jumlah dan frekuensi buang air kecil yang lebih sedikit dari biasanya dan urine berbau tajam. Cobalah menurunkan dosis laktulosa karena akan membantu mengobati diare. Jangan mengonsumsi obat lain untuk mengobati diare tanpa konsultasi dengan apoteker atau dokter.
  • Perut kembung
    Cobalah minum laktulosa di antara waktu makan, bukan sebelum atau sesudahnya.
  • Meningkatkan gas
    Hindari konsumsi makanan yang mengandung gas, seperti kacang-kacangan dan bawang bombay. Makan lebih sedikit, tetapi lebih sering. Berolahragalah secara teratur. Beberapa obat dapat membantu buang angin, seperti tablet arang atau simetikon.
  • Mual
  • Muntah

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 25-30°C dan terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Anak-anak, terutama bayi
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus)

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap lactulose
  • Pasien dengan sindrom nyeri perut yang tidak diketahui penyebabnya
  • Pasien yang mengalami kelainan genetik, yaitu ketidakmampuan dalam mencerna galaktosa sejak lahir
  • Pasien penderita peradangan pada usus, seperti peradangan pada usus besar dan kolon (kolitis ulseratif) serta radang usus kronis yang menyebabkan peradangan pada lapisan dinding usus (penyakit crohn)
  • Pasien yang mengalami luka pada saluran pencernaan
  • Pasien yang mengalami penyumbatan pada saluran pencernaan

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Glutamin
    Laktulosa dapat mengurangi efek obat glutamin, sehingga glutamin tidak bekerja dengan efektif.
  • Tiazid, steroid, dan amfoterisin B
    Penggunaan laktulosa dengan obat di atas dapat meningkatkan hilangnya kadar kalium dalam darah.
  • Antasida, neomisin, atau obat antiinfeksi
    Laktulosa dapat menurunkan penyerapan obat di atas, sehingga obat tidak memberikan efek yang sesuai.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Diare
  • Mual
  • Perut kembung

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682338.html Diakses pada 24 Juni 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/lactulose-oral-solution#about
Diakses pada 24 Juni 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lactulose?mtype=generic
Diakses pada 24 Juni 2021

Laxadilac. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/constuloz?type=brief&lang=id
Diakses pada 24 Juni 2021

Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/lactulose/
Diakses pada 24 Juni 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Dulcolactol Sirup 60 ml

Total

Rp 72.500

Jual dan Beli Dulcolactol Sirup 60 mL dari Apotek Online Toko SehatQ

Dulcolactol merupakan obat yang berkhasiat untuk mengatasi sembelit atau susah buang air besar. Sembelit dapat terjadi akibat kurangnya asupan serat dan air, kurang melakukan aktivitas fisik, pasca melakukan operasi perut, dalam masa kehamilan, stress, serta depresi.

Sembelit yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan kotoran dalam tubuh menumpuk, serta terjadinya wasir akibat peradangan pembuluh darah saat feses yang keras dipaksa untuk keluar. Dulcolactol mengandung laktulosa yang bekerja dengan cara mengalirkan cairan ke usus, sehingga feses menjadi lunak dan mudah untuk dikeluarkan.

Tidak hanya itu sajas, laktulosa dalam Dulcolactol juga mampu mengatasi gangguan otak akibat adanya kelainan fungsi hati. Beli online Dulcolactol dengan harga terbaik hanya di Toko SehatQ, pasti asli!


Merek: Dulocolactol
Bentuk sediaan: Sirup
Principal/Distributor obat: Boehringer Ingelheim
Manufacture: Boehringer Ingelheim
Kemasan obat: 1 box isi 1 botol @ 60 mL

Indikasi/Manfaat Dulcolactol Sirup 60 mL

  • Membantu mengatasi konstipasi atau susah buang air besar.
  • Mengatasi gangguan otak akibat penyakit liver.

Dosis Dulcolactol Sirup 60 mL


Dewasa:

  • Konstipasi ringan: dosis awal 15 mL, dosis penunjang: 10 mL/hari.
  • Konstipasi sedang: dosis awal 15 hingga 30 mL, dosis penunjang 10 hingga 15 mL/hari .
  • Konstipasi berat: dosis awal 15 mL sebanyak 2 kali/hari, dosis penunjang 15 hingga 25 mL/hari.


Anak-anak:

  • 1 tahun ke bawah: dosis awal 2,5 mL sebanyak 2 kali/hari, dosis penunjang 5 mL/hari.
  • 1-5 tahun: dosis awal 5 mL sebanyak 2 kali/hari, dosis penunjang 5 hingga 10 mL/hari.
  • 5-10 tahun: dosis awal 10 mL sebanyak 2 kali/hari, dosis penunjang 10 mL/hari.

Cara Penggunaan Dulcolactol Sirup 60 mL


Dikonsumsi setelah makan.

Cara Menyimpan Dulcolactol Sirup 60 mL


Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Dulcolactol Sirup 60 mL Jika:


  • Penderita hipersensitif terhadap laktulosa.
  • Pasien yang memiliki kadar galaktosa (pemecahan laktosa) yang tinggi di dalam darah.
  • Penderita hipertensi berat.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Dulcolactol Sirup 60 mL


Pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati.

Efek Samping Obat Dulcolactol Sirup 60 mL