Domesco Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Domesco Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung domperidone 10 mg. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Domesco Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Domperidone.
Kelas Terapi
Antiemetik
Klasifikasi Obat
Agen prokinetik.
Kemasan
1 Strip @ 10 Tablet
Produsen
Dipa Pharmalab Intersains

Informasi Zat Aktif

Domperidone merupakan obat golongan antiemetik, yaitu obat yang berfungsi meredakan mual dan muntah. Obat ini bekerja dengan mempercepat proses pencernaan makanan di usus, sehingga mengurangi rasa mual dan keinginan untuk muntah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, domperidone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan. Penyerapan sedikit tertunda dengan makanan.
  • Distribusi: Tidak langsung melewati sawar darah-otak. Memasuki ASI dalam jumlah kecil.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara cepat dan luas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses 66% (10% sebagai obat tidak berubah) dan urine 31%.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Membantu meningkatkan kontraksi usus dan lambung.
  • Mengobati mual dan muntah yang terjadi karena penggunaan obat kemoterapi.
  • Membantu menghentikan rasa mual atau muntah karena penyakit tertentu.

Komposisi Obat

Domperidone 10 mg

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Mual dan muntah.

  • Dewasa: 10 mg sebanyak 3 kali/hari. Dosis maksimal 30 mg setiap hari. Durasi pengobatan maksimal 7 hari.
  • Anak-anak berusia di atas 12 tahun dengan BB kurang dari 35 kg: 0,25 mg/kg BB sebanyak 3 kali/hari. Dosis maksimal 0,75 mg/kg BB/hari.
  • Anak-anak berusia di atas 12 tahun dengan BB lebih dari 35 kg: Sama dengan dosis dewasa.

Aturan pakai obat

Sebaiknya diminum saat perut kosong, sekitar 15-30 menit sebelum makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup dapat membantu Anda lebih relaks. Jika Anda duduk dalam waktu lama, cobalah bangun dan sering-seringlah bergerak. Cobalah membuat rahang, leher, dan bahu Anda lebih relaks.
  • Diare.
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Mulut kering.
    Cobalah mengunyah permen karet atau manisan bebas gula.
  • Pingsan.
    Jika Anda mengalami efek samping di atas, segera hubungi dokter.
  • Produksi ASI yang tidak biasa atau ruam kulit yang gatal.
  • Gangguan irama jantung.
  • Cemas dan mengantuk.
  • Perubahan menstruasi.
  • Gatal atau biduran.
  • Kejang.
  • Payudara bengkak atau nyeri saat ditekan.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan kondisi gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien dengan risiko kematian jantung mendadak, misalnya pasien dengan riwayat keluarga penyakit arteri koroner, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, kencing manis (diabetes melitus), merokok, dan pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien yang memiliki masalah pada jantung, seperti pasien dengan gangguan irama jantung.
  • Pasien dengan kondisi motilitas lambung membahayakan, misalnya pasien yang mengalami perdarahan dan penyumbatan (obstruksi) saluran pencernaan.
  • Pasien dengan riwayat pribadi atau keluarga mengalami kanker payudara.
  • Anak-anak berusia di bawah 12 tahun.
  • Bayi berusia di bawah 1 tahun.
  • Pasien lanjut usia.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Domesco tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif domperidone.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien yang mengonsumsi obat ketoconazole, erythromycin, protease inhibitor, atau nefazodon.
  • Pasien yang memiliki tumor jinak pada kelenjar hipofisis yang terletak di bagian dasar otak.
  • Pasien yang memiliki gangguan elektrolit, seperti pasien dengan kadar kalium rendah dalam darah (hipokalemia) dan kadar magnesium rendah dalam darah (hipomagnesemia).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Levodopa.
    Domperidone dapat meningkatkan konsentrasi levodopa dalam plasma, sehingga meningkatkan risiko efek samping, seperti pusing, mual, dan muntah.
  • Bromikriptin.
    Domperidone dapat melawan efek bromokriptin, sehingga menyebabkan gangguan siklus menstruasi dan produksi ASI.
  • Azithromycin, roksitromisin, serta obat yang memicu perlambatan denyut jantung (bradikardia) dan penurunan kadar kalium dalam darah (hipokalemia).
    Penggunaan domperidone dengan obat di atas dapat menyebabkan gangguan irama jantung.
  • Antasida atau agen antisekretori.
    Domperidone dapat menurunkan efektivitas antasida dalam menurunkan asam lambung.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Domesco Tablet 10 mg (1 Strip @ 10 Tablet)