SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Dipa C Kaplet 500 mg  harga terbaik

Dipa C Kaplet 500 mg (1 Botol @ 30 Kaplet)


Harga Produk
Rp 80.000

Jumlah Produk
1

Apotek Margasari
Rp 80.000
Apotek MargasariKota Tangerang
24.26 km

Deskripsi

Dipa C Kaplet adalah suplemen yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu mempercepat penyembuhan luka.

Suplemen ini mengandung vitamin C 500 mg untuk mencukupi kebutuhan vitamin C harian tubuh Anda. Vitamin C merupakan jenis vitamin yang larut dalam air dan mudah dikeluarkan ketika Anda buang air kecil.

Vitamin C yang terbuang saat buang air kecil terlihat melalui warna urine yang kekuningan. Hal tersebut menandakan bahwa vitamin C membuang zat oksalat atau limbah di dalam tubuh.

Karena vitamin C tidak bertahan lama di tubuh, maka asupannya harus selalu dijaga. Mulai dari mengonsumsi makanan bergizi hingga menggunakan Dipa C Kaplet sebagai suplementasi tambahan.

Vitamin C sendiri berperan penting untuk meningkatkan produksi kolagen, menjaga kesehatan kulit, menambah imunitas tubuh, menangkal radikal bebas, serta mempercepat proses penyerapan nutrisi di dalam tubuh.

Beli online Dipa C Kaplet dengan harga termurah hanya di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Dipa C Kaplet 500 mg (1 Botol @ 30 Kaplet)
Golongan Obat
Suplemen & Vitamin
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Vitamin C.
Kelas Terapi
Vitamin.
Klasifikasi
Vitamin C.
Kemasan

1 box isi 1 botol @ 30 kaplet

Produsen
Puspa Pharma

Informasi Zat Aktif

Vitamin C (asam askorbat) merupakan vitamin yang larut dalam air, bertindak sebagai kofaktor dan antioksidan. Ini penting untuk perbaikan jaringan dan pembentukan kolagen dan bahan antar sel. Selain itu, vitamin c (asam askorbat) terlibat dalam perubahan asam folat menjadi asam folinat, sintesis lipid dan protein, metabolisme karbohidrat, penyerapan dan penyimpanan zat besi, dan respirasi sel.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin c diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Setelah pemberian oral, vitamin C diserap dengan mudah. Absorbsi juga dapat dikurangi pada pasien dengan diare atau penyakit saluran cerna.
  • Distribusi: Tersebar luas di tubuh, dengan konsentrasi besar ditemukan di hati, leukosit, trombosit, jaringan kelenjar, dan lensa mata. Asam askorbat melintasi penghalang plasenta. Asam askorbat didistribusikan ke dalam ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Dioksidasi secara reversibel menjadi asam dehydroascorbic. Beberapa dimetabolisme menjadi senyawa tidak aktif yang diekskresikan dalam urin. Ketika tubuh jenuh dan kadar dalam darah melebihi ambang batas, asam askorbat yang tidak berubah akan dikeluarkan melalui urin. Ekskresi ginjal berbanding lurus dengan kadar darah.

Indikasi (manfaat)

  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas
  • Meningkatkan produksi kolagen
  • Mempercepat penyerapan nutrisi dari makanan

Komposisi

Vitamin C 500 mg

Dosis

1 kaplet sebanyak 1 kali/hari

Aturan pakai

Diminum saat atau setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Nyeri di ulu hati
  • Mual dan muntah
  • Urine berwarna agak kekuningan

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat sejuk dan kering, serta terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Jangan diminum melebihi dosis yang dianjurkan.
  • Penderita diabetes melitus dan gangguan lambung akut sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan dipa c 500 kaplet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Penderita alergi berat terhadap vitamin C.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Aluminium karbonat, aluminium hidroksida,
    Jika Anda menderita penyakit ginjal, Anda mungkin perlu membatasi penggunaan aluminium karbonat. Penggunaan kronis aluminium karbonat atau obat lain yang mengandung aluminium dapat menyebabkan toksisitas pada pasien dengan penyakit ginjal lanjut karena gangguan kemampuan untuk membersihkan aluminium dari tubuh.
  • Amfetamin, benfetamin.
    Asam askorbat dapat mengurangi kadar obat di atas dalam darah yang dapat membuat obat kurang efektif dalam mengobati kondisi Anda.
  • Bortezomib.
    Suplemen yang mengandung asam askorbat, atau vitamin C, dapat mengurangi keefektifan bortezomib dalam mengobati kanker Anda.
  • Deferoksamin.
    Menggunakan asam askorbat bersama dengan deferoksamine dapat menyebabkan masalah jantung dan katarak. Asam askorbat tidak boleh dimulai sampai setelah bulan pertama pengobatan deferoksamin.
  • Metamfetamin.
    Asam askorbat dapat mengurangi kadar metamfetamin dalam darah, yang dapat membuat obat kurang efektif dalam mengobati kondisi Anda.
  • Sukralfat.
    Jika Anda memiliki penyakit ginjal, Anda mungkin perlu membatasi penggunaan sukralfat. Penggunaan kronis sukralfat atau obat lain yang mengandung aluminium dapat menyebabkan toksisitas pada pasien dengan penyakit ginjal lanjut karena gangguan kemampuan untuk membersihkan aluminium dari tubuh.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Berhenti menggunakan asam askorbat dan hubungi dokter Anda segera jika Anda memiliki:

  • Nyeri sendi.
  • Kelemahan atau kelelah.
  • Penurunan berat badan.
  • Sakit perut.
  • Menggigil.
  • Demam.
  • Peningkatan keinginan untuk buang air kecil.
  • Nyeri atau sulit buang air kecil.
  • Sakit parah di sisi atau punggung bawah Anda.
  • Darah dalam urin Anda.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ascorbic%20acid?mtype=generic

Diakses pada 7 Oktober 2020



WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-322/ascorbic-acid-vitamin-c-oral/details

Diakses pada 7 Oktober 2020



Drugs. https://www.drugs.com/mtm/ascorbic-acid.html

Diakses pada 7 Oktober 2020



Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/a059.html

Diakses pada 7 Oktober 2020



Mayo Clinichttps://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-vitamin-c/art-20363932

Diakses pada 7 Oktober 2020

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Meningkatkan daya tahan tubuhSebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebasMeningkatkan produksi kolagenMempercepat penyerapan nutrisi dari makanan

1 kaplet sebanyak 1 kali/hari

Diminum saat atau setelah makan.

Nyeri di ulu hatiMual dan muntahUrine berwarna agak kekuningan

Nama Produk

Dipa C Kaplet 500 mg (1 Botol @ 30 Kaplet)

Total

Rp 80.000