Digest Kapsul 30 mg (2 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Digest kapsul adalah obat untuk mengobati maag dan luka atau tukak lambung. Tukak lambung atau luka pada lambung dapat membuat lapisan lambung terkikis, sehingga menyebabkan rasa sakit. Sementara, tukak duodenum atau luka pada usus 12 jari dapat menyebabkan nyeri ulu hati hingga mual, muntah, serta nyeri perut.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Digest kapsul mengandung lansoprazole. Obat lansoprazole digunakan untuk mengobati gejala penyakit gastroesophageal reflux disease (GERD), yaitu kondisi ketika aliran asam dari perut naik dan menyebabkan mulas serta luka pada kerongkongan (esofagus).

Lansoprazole bekerja dengan memblokir enzim di dinding lambung yang menghasilkan asam.

 

Informasi zat aktif :

Lansoprazole bekerja dengan cara menurunkan asam yang diproduksi secara berlebih oleh lambung.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, lansoprazole diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah lebih dari 80%. Makanan menunda penyerapan dan mengurangi kadar obat yang masuk ke peredaran darah sekitar 50-70%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) kira-kira 1,5-2 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi: 15,7 ± 1,9 liter. Ikatan protein plasma sekitar 97%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara luas di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui tinja (67%) dan urine (33%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-2 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Theophylline.
    Penggunaan lansoprazole dapat mengurangi konsentrasi serum theophylline.
  • Ketoconazole dan itrakonazole.
    Penggunaan lansoprazole dapat mengurangi penyerapan kedua obat tersebut, sehingga menurunkan efektivitasnya.
  • Rifampicin.
    Penggunaan lansoprazole dapat menurunkan kadar rifampicin.
  • Obat peluruh urine (diuretik).
    Penggunaan lanzoprazole dengan obat diuretik dapat menurunkan kadar magnesium (hipomagnesemia).
  • Metotreksat dan takrolimus.
    Penggunaan lansoprazole dapat meningkatkan konsentrasi obat di atas dalam plasma.
  • Fluvoksamin.
    Penggunaan lansoprazole dapat meningkatkan kadar fluvoksamin.
  • Clopidogrel.
    Penggunaan lansoprazole dapat menurunkan efektivitas clopidogrel.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Kram perut atau demam selama pengobatan atau hingga dua bulan atau lebih setelah menghentikan pengobatan.
  • Pembengkakan pada wajah, tenggorokan, lidah, bibir, dan mata.
  • Sakit tenggorokan, demam, menggigil, atau tanda-tanda infeksi lainnya.
  • Kesulitan bernapas atau menelan.
  • Feses berair atau berdarah.
  • Kemerahan (ruam) kulit.
  • Sesak napas (mengi).
  • Gatal.

Indikasi (manfaat) Obat

Mengatasi produksi asam lambung berlebih pada kondisi:

  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung jinak).
  • Luka pada dinding usus 12 jari (tukak duodenum).
  • Peradangan pada kerongkongan akibat naiknya asam lambung menuju kerongkongan (refluks esofagitis).

Lansoprazole merupakan obat golongan agen antisekresi atau obat yang mampu menghambat pengeluaran lambung. Selain itu, obat ini juga dikenal sebagai inhibitor pompa proton (PPI).

Obat ini akan menurunkan asam lambung berlebih dengan cara menghalangi sistem di sel-sel perut, yang disebut pompa proton. Pompa proton bekerja pada tahap akhir produksi asam. Saat pompa proton tersumbat, maka produksi asam akan berkurang.

Komposisi Obat

Lansoprazole 30 mg.

Dosis Obat

  • Luka 12 jari atau kerongkongan (ulkus duodenum atau esofagitis): 1 kapsul/hari selama 4 minggu.
  • Luka pada lambung (ulkus gaster): 1 kapsul/hari selama 8 minggu.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal: harus dengan petunjuk dokter, dosis tidak boleh melebihi 30 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi pada pagi hari sebelum makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat. Minumlah banyak cairan dan sebaiknya jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan efek samping mengantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama. Hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari satu minggu atau kondisi bertambah parah.
  • Kesulitan membuang air besar (konstipasi).
    Konsumsilah lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah, sayuran segar, dan sereal, serta minumlah banyak air. Lakukan olahraga dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Jika ini tidak membantu, segera hubungi dokter atau apoteker.
  • Pusing atau lelah.
    Jika lansoprazole membuat Anda merasa pusing atau lelah, hentikan apa yang Anda lakukan. Duduk atau berbaringlah sampai merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda merasa lelah. Jangan minum alkohol karena akan membuat Anda merasa lebih buruk.
  • Merasa sakit.
    Hindari makan terlalu banyak atau makanan pedas saat Anda mengonsumsi lansoprazol.
  • Diare atau muntah.
    Minum air sedikit demi sedikit, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
  • Gatal dan ruam pada kulit.
    Cobalah mengonsumsi obat alergi yang dapat Anda beli di apotek.
  • Mulut atau tenggorokan kering.
    Mengunyah permen karet atau permen yang bebas gula.
  • Rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh.
  • Pasien yang mengalami pusing dan merasa sekelilingnya seperti berputar (vertigo).
  • Nyeri pada otot dan sendi.
  • Ruam pada kulit.
  • Kesemutan (parestesia).
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Biduran (urtikaria).
  • Kelelahan.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu kamar di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang berisiko mengalami penurunan penyerapan vitamin B12.
  • Pasien penderita gangguan hati sedang hingga berat.
  • Pasien yang berisiko mengalami pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Hati-hati penggunaan lansoprazole untuk ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien lanjut usia.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap lansoprazole.
  • Pasien yang menjalani terapi dengan mengonsumsi obat rilpinavirin dan atazanavir.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Digest Kapsul 30 mg (2 Strip @ 10 Tablet)