Dextamine kaplet adalah obat untuk mengatasi hay fever, asma kronis, dan mengobati reaksi alergi.

Dextamine Kaplet (30 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 59.400

Jumlah Produk
1

Tersedia 13 Penjual

Apotek Pionsakti
Rp 59.400
Apotek Pionsakti
Kota Batam899.32 km
Apotek Puri Beta
Rp 585.000
Apotek Puri Beta
Kota Tangerang12.51 km
Apotek Happy
Rp 600.000
Apotek Happy
Kota Medan1410.35 km
Apotek Ade
Rp 609.180
Apotek Ade
Kota Jakarta Selatan8.27 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Indikasi (manfaat) Obat

  • Peradangan rongga hidung (hay fever atau rhinitis alergi).
  • Pembengkakan saluran napas (asma).
  • Peradangan kulit akibat kontak dengan zat tertentu (dermatitis kontak).
  • Peradangan kulit akibat faktor genetik atau lingkungan luar (dermatitis atopik).
  • Reaksi alergi dan pilek, seperti gatal, ruam, mata dan hidung berair, serta bersin.

Dexamethasone adalah obat golongan kortikosteroid yang serupa dengan hormon alami yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Dexamethason digunakan untuk mengurangi peradangan (bengkak, panas, kemerahan, dan nyeri) dan mengobati beberapa bentuk radang sendi (artritis), reaksi alergi, serta gangguan kulit, darah, ginjal, mata, tiroid, dan usus (kolitis).
Dexchlorpheniramine bekerja dengan cara memblokir zat alami (histamin) yang diproduksi tubuh selama reaksi alergi. Dexchlorpheniramine juga memblokir zat alami lain yang dibuat oleh tubuh (asetilkolin), sehingga menggunakan obat ini mampu membantu mengurangi mata berair dan pilek.

Komposisi Obat

Dosis Obat

  • Dewasa dan anak-anak usia 12 tahun ke atas: 1-2 kaplet/hari sebanyak 4 kali/hari.
  • Anak-anak usia 6-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup dapat membantu Anda menjadi lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu lama, cobalah bangun dan sering-seringlah bergerak. Cobalah membuat rahang, leher, dan bahu Anda lebih rileks.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergerak perlahan dan hati-hati dan beristirahat yang cukup. Minum banyak cairan, terutama air dan hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit perut.
  • Kesulitan tidur (insomnia).
  • Gangguan menstruasi.
  • Peningkatan nafsu makan.
  • Peningkatan berat badan.
  • Konstipasi (sembelit).
  • Penglihatan kabur.
  • Mulut, hidung, atau tenggorokan kering.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien penderita radang usus besar.
  • Jangan melakukan imunisasi atau vaksinasi apa pun tanpa persetujuan dokter.
  • Pasien gangguan ginjal dan hati.
  • Pada pasien dengan masalah mata, penggunaan dexamethasone dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah mata, seperti katarak atau peningkatan tekanan pada mata (glaukoma).
  • Anak-anak di bawah usia 6 tahun.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita tulang rapuh (osteoporosis).
  • Pasien penderita infeksi virus akut, seperti herpes zoster.
  • Pasien penderita infeksi jamur.
  • Pasien dengan kondisi kelenjar tiroid terlalu aktif.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi.
  • Pasien penderita kadar kolesterol tinggi
  • Pasien tukak lambung.
  • Pasien dengan kondisi penyumbatan kandung kemih.
  • Pasien pembesaran prostat.
  • Pasien dengan kondisi ketidakmampuan mengosongkan kandung kemih sepenuhnya
  • Pasien konstipasi (sembelit).
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Dextamine Kaplet (30 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 59.400

Jual dan Beli Dextamine Kaplet (30 Strip @ 10 Kaplet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Dextamine kaplet adalah obat untuk mengatasi peradangan rongga hidung (hay fever atau rhinitis alergi), asma, dermatitis kontak dan atopik, serta alergi obat. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Dextamine kaplet mengandung zat aktif dexamethasone dan dexchlorpheniramine maleate.

Dexamethasone merupakan salah satu obat golongan kortikosteroid, atau obat yang mengandung hormon steroid. Kortikosteroid secara alami diproduksi kelenjar adrenal untuk menekan reaksi peradangan yang terjadi. Selain bersifat anti-peradangan, obat ini juga berfungsi sebagai antirematik dan antialergi. Obat ini biasa dikombinasikan dengan dexchlorpheniramine maleate sebagai obat golongan antihistamin yang bekerja mengobati reaksi alergi.

Informasi zat aktif :

Dexamethasone adalah obat kortikosteroid yang membantu memblokir respons sistem kekebalan tubuh terhadap peradangan, sehingga dapat mencegah gejala peradangan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, deksametason diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) selama 1-2 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma: Sekitar 77%, terutama pada albumin.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine hingga 65%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 4 ± 0,9 jam.

Dexchlorpheniramine adalah antihistamin yang digunakan untuk meredakan gejala alergi, hay fever, dan flu biasa. Gejala yang biasa terjadi, misalnya ruam, mata berair, gatal pada mata, hidung, tenggorokan, dan kulit, batuk, pilek, serta bersin.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, dexchlorpheniramine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Makanan di perut menunda penyerapan, tetapi tidak mempengaruhi kadar obat dalam tubuh.
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas ke dalam tubuh dan sekitar 72% terikat protein.
  • Metabolisme: Metabolisme sebagian besar di sel mukosa saluran cerna dan hati.
  • Ekskresi: Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) adalah 12 hingga 43 jam pada orang dewasa dan 10 hingga 13 jam pada anak-anak. Obat dan metabolit diekskresikan dalam urine.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Dextamine tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Antikoagulan.
    Penggunaan bersama antikoagulan dapat meningkatkan atau mengurangi waktu pembekuan darah.
  • Fenoterol, pirbuterol, reproterol, rimiterol, ritodrin, salbutamol, dan terbutalin.
    Penggunaan kortikosteroid dosis tinggi bersama obat-obatan di atas dalam dosis tinggi dapat menyebabkan penurunan kadar kalium dalam darah (hipokalemia).
  • Antihipertensi.
    Dextamine kaplet dapat menyebabkan efektivitas obat antihipertensi menurun, sehingga tekanan darah tetap tinggi.
  • Diuretik hemat K dan karbenoksolon.
    Dapat meningkatkan risiko penurunan kadar kalium dalam darah (hipokalemia).
  • Rifampisin, karbamazepin, fenobarbital, fenitoin, primidon, aminoglutethimide, dan barbiturat.
    Metabolisme kortikosteroid ditingkatkan oleh obat-obatan di atas, sehingga dapat menimbulkan efek samping, seperti sakit kepala, pusing, dan sakit perut.
  • Antidiabetik.
    Dextamine kaplet dapat menyebabkan penurunan efektivitas antidiabetik dalam menurunkan kadar gula darah.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Kesulitan bernapas.
  • Gangguan pada tenggorokan.
  • Pembengkakan bibir, lidah, atau wajah, serta gatal-gatal.


Merek: {""id""=>1934, ""label""=>""Janumet"", ""data_custom""=>{""id""=>1934, ""label""=>""Janumet""}}
Bentuk sediaan: Kaplet
Principal/Distributor obat: Phapros
Manufacture: Phapros
Kemasan obat: 1 box isi 30 strip @ 10 kaplet

Indikasi/Manfaat Dextamine Kaplet (30 Strip @ 10 Kaplet)

  • Mengatasi peradangan pada rongga hidung yang disebabkan reaksi alergi (hay fever atau rhinitis alergi).
  • Meringankan gejala reaksi alergi dan pilek, seperti gatal, ruam, mata dan hidung berair, serta bersin.
  • Mengatasi asma.
  • Mengobati peradangan pada kulit karena adanya kontak dengan zat tertentu yang menyebabkan alergi (dermatitis kontak).
  • Membantu mengobati peradangan kulit yang menyebabkan kulit gatal, kemerahan, dan eksim (dermatitis atopik).

Deksametason dapat mengurangi gejala peradangan seperti pembengkakan dan berbagai reaksi alergi. Sementara, dexchlorpheniramine adalah antihistamin atau antialergi yang digunakan untuk meredakan gejala alergi, demam, dan flu.

Dexchlorpheniramine bekerja dengan memblokir zat alami tertentu, yaitu histamin, yang dibuat tubuh Anda selama reaksi alergi. Selain itu, obat ini juga memblokir zat alami lain yang dibuat tubuh, yaitu asetilkolin. Memblokir asetilkolin dapat membantu mengurangi gejala, seperti mata berair dan pilek.


Dosis Dextamine Kaplet (30 Strip @ 10 Kaplet)


  • Dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas: 1-2 kaplet/hari sebanyak 4 kali/hari.
  • Anak-anak berusia 6-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3-4 kali/hari.

Cara Penggunaan Dextamine Kaplet (30 Strip @ 10 Kaplet)


Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Cara Menyimpan Dextamine Kaplet (30 Strip @ 10 Kaplet)


Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Dextamine Kaplet (30 Strip @ 10 Kaplet) Jika:


  • Pasien dengan kondisi penyumbatan kandung kemih.
  • Pasien yang mengalami pembesaran prostat.
  • Pasien yang tidak mampu mengosongkan kandung kemih sepenuhnya.
  • Pasien yang mengalami kesulitan buang air besar (sembelit).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang mengalami pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Pasien penderita infeksi virus akut, seperti herpes zoster.
  • Pasien penderita infeksi jamur.
  • Pasien yang memiliki luka pada diding lambung.
  • Pasien dengan kondisi kelenjar tiroid terlalu aktif.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi.
  • Pasien penderita kadar kolesterol tinggi

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Dextamine Kaplet (30 Strip @ 10 Kaplet)


  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pada pasien yang memiliki masalah mata. Penggunaan dexamethasone jangka panjang dapat menyebabkan masalah mata, seperti katarak dan peningkatan tekanan mata (glaukoma).
  • Anak-anak berusia di bawah 6 tahun.
  • Jangan melakukan imunisasi atau vaksinasi apa pun tanpa persetujuan dokter.
  • Pasien dengan gangguan ginjal atau hati.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Pasien yang memiliki peradangan pada usus besar.

Efek Samping Obat Dextamine Kaplet (30 Strip @ 10 Kaplet)


  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup dapat membantu Anda menjadi lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu lama, cobalah bangun dan sering-seringlah bergerak. Buatlah rahang, leher, dan bahu Anda lebih rileks.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Penglihatan kabur.
    Ketika efek samping ini terjadi, hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin karena akan membahayakan.
  • Mual atau muntah.
    Konsumsilah makanan ringan dan hindari makanan berat. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau bertambah memburuk.
  • Diare.
    Untuk mengatasi diare ringan, Anda perlu mengganti cairan dan elektrolit (garam) yang hilang dengan meminum banyak air atau minuman olahraga kaya elektrolit. Hindari kopi, minuman berkafein, minuman manis, soda, dan alkohol karena memiliki efek pencahar. Sebaiknya, hindari juga produk susu.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
    Konsumsilah lebih banyak makanan berserat tinggi, seperti buah, sayuran segar, dan sereal, serta minumlah banyak air. Lakukan olahraga dengan berjalan-jalan atau berlari setiap hari. Jika cara tersebut tidak membantu, segera hubungi apoteker atau dokter Anda.
  • Sakit perut.
  • Kesulitan tidur (insomnia).
  • Gangguan menstruasi.
  • Peningkatan nafsu makan.
  • Peningkatan berat badan.
  • Mulut, hidung, atau tenggorokan kering.