SehatQ
SehatQ Profile
Dextamine Kaplet adalah obat untuk peradangan rongga hidung, pembengkakan saluran napas (asma).

Dextamine Kaplet (1 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 17.849

Jumlah Produk
1

Tersedia 110 Penjual

Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 20.400
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 23.820
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Rave Pharma
Rp 20.400
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
Apotek Fakhira 24 Jam
Rp 26.000
Apotek Fakhira 24 Jam
Kota Jakarta Selatan3.99 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Dextamine Kaplet (1 Strip @ 10 Kaplet) adalah obat untuk
peradangan rongga hidung (hay fever atau rhinitis alergi).
pembengkakan saluran napas (asma).
peradangan kulit akibat kontak dengan zat tertentu (dermatitis kontak).
peradangan kulit akibat faktor genetik atau lingkungan luar (dermatitis atopik).
reaksi alergi dan pilek, seperti gatal, ruam, mata dan hidung berair, serta bersin.

dexamethasone adalah obat golongan kortikosteroid yang serupa dengan hormon alami yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. dexamethason digunakan untuk mengurangi peradangan (bengkak, panas, kemerahan, dan nyeri) dan mengobati beberapa bentuk radang sendi (artritis), reaksi alergi, serta gangguan kulit, darah, ginjal, mata, tiroid, dan usus (kolitis).
dexchlorpheniramine bekerja dengan cara memblokir zat alami (histamin) yang diproduksi tubuh selama reaksi alergi. dexchlorpheniramine juga memblokir zat alami lain yang dibuat oleh tubuh (asetilkolin), sehingga menggunakan obat ini mampu membantu mengurangi mata berair dan pilek.

Informasi zat aktif :

Dexchlorpheniramine adalah obat antihistamin yang digunakan untuk meredakan alergi. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, dexchlorpheniramine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas ke dalam tubuh.
  • Metabolisme: Metabolisme sebagian besar di sel mukosa pencernaan dan hati.
  • Ekskresi: Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) adalah 12 hingga 43 jam pada orang dewasa dan 10 hingga 13 jam pada anak-anak.

Dexamethasone merupakan obat golongan steroid. Steroid dapat membantu memblokir respons sistem kekebalan tubuh terhadap peradangan, sehingga mampu mencegah dan mengurangi gejala peradangan.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, deksametason diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma 1-2 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine sekitar 65%.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Antikoagulan.
    Penggunaan bersama antikoagulan dapat meningkatkan atau mengurangi waktu protrombin.
  • Diuretik hemat K dan karbenoksolon.
    Dapat meningkatkan risiko penurunan kadar kalium dalam darah (hipokalemia) dengan diuretik hemat K dan karbenoksolon.
  • Rifampisin, karbamazepin, fenobarbital, fenitoin, primidon, aminoglutethimide, dan barbiturat.
    Metabolisme kortikosteroid ditingkatkan oleh rifampisin, karbamazepin, fenobarbital, fenitoin, primidon, aminoglutethimide, dan barbiturat, sehingga dapat menimbulkan efek samping.
  • Antidiabetik.
    Efek penurunan kadar gula dalam darah (hipoglikemik) antagonis dari agen antidiabetik.
  • Fenoterol, pirbuterol, reproterol, rimiterol, ritodrin, salbutamol, dan terbutalin.
    Penggunaan bersama kortikosteroid dosis tinggi dengan fenoterol, pirbuterol, reproterol, rimiterol, ritodrin, salbutamol, dan terbutalin dosis tinggi dapat menyebabkan penurunan kadar kalium dalam darah (hipokalemia).
  • Antihipertensi.
    Efek penurunan tekanan darah (hipotensi) antagonis dari obat antihipertensi.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami kesulitan bernapas, gangguan pada tenggorokan, pembengkakan bibir, lidah, atau wajah, serta gatal-gatal.

Dextamine Kaplet (1 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Carbocisteine
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 kaplet
Produsen
Bayer Indonesia

Informasi Zat Aktif

-

Indikasi (manfaat)

  • Peradangan rongga hidung (hay fever atau rhinitis alergi).
  • Pembengkakan saluran napas (asma).
  • Peradangan kulit akibat kontak dengan zat tertentu (dermatitis kontak).
  • Peradangan kulit akibat faktor genetik atau lingkungan luar (dermatitis atopik).
  • Reaksi alergi dan pilek, seperti gatal, ruam, mata dan hidung berair, serta bersin.

Dexamethasone adalah obat golongan kortikosteroid yang serupa dengan hormon alami yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Dexamethason digunakan untuk mengurangi peradangan (bengkak, panas, kemerahan, dan nyeri) dan mengobati beberapa bentuk radang sendi (artritis), reaksi alergi, serta gangguan kulit, darah, ginjal, mata, tiroid, dan usus (kolitis).
Dexchlorpheniramine bekerja dengan cara memblokir zat alami (histamin) yang diproduksi tubuh selama reaksi alergi. Dexchlorpheniramine juga memblokir zat alami lain yang dibuat oleh tubuh (asetilkolin), sehingga menggunakan obat ini mampu membantu mengurangi mata berair dan pilek.

Komposisi

  • Dexamethasone (micronized) 500 mcg
  • Dexchlorpheniramine maleate 2 mg

Dosis

  • Dewasa dan anak-anak usia 12 tahun ke atas: 1-2 kaplet/hari sebanyak 4 kali/hari.
  • Anak-anak usia 6-12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3-4 kali/hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala.
    Istirahat dan tidur yang cukup dapat membantu Anda menjadi lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu lama, cobalah bangun dan sering-seringlah bergerak. Cobalah membuat rahang, leher, dan bahu Anda lebih rileks.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergerak perlahan dan hati-hati dan beristirahat yang cukup. Minum banyak cairan, terutama air dan hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Sakit perut.
  • Kesulitan tidur (insomnia).
  • Gangguan menstruasi.
  • Peningkatan nafsu makan.
  • Peningkatan berat badan.
  • Konstipasi (sembelit).
  • Penglihatan kabur.
  • Mulut, hidung, atau tenggorokan kering.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien penderita radang usus besar.
  • Jangan melakukan imunisasi atau vaksinasi apa pun tanpa persetujuan dokter.
  • Pasien gangguan ginjal dan hati.
  • Pada pasien dengan masalah mata, penggunaan dexamethasone dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah mata, seperti katarak atau peningkatan tekanan pada mata (glaukoma).
  • Anak-anak di bawah usia 6 tahun.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Rhinathiol 5% Adult sirup pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita tulang rapuh (osteoporosis).
  • Pasien penderita infeksi virus akut, seperti herpes zoster.
  • Pasien penderita infeksi jamur.
  • Pasien dengan kondisi kelenjar tiroid terlalu aktif.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi.
  • Pasien penderita kadar kolesterol tinggi
  • Pasien tukak lambung.
  • Pasien dengan kondisi penyumbatan kandung kemih.
  • Pasien pembesaran prostat.
  • Pasien dengan kondisi ketidakmampuan mengosongkan kandung kemih sepenuhnya
  • Pasien konstipasi (sembelit).

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

Pholcodine linctus.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Dextamine Kaplet (1 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 20.400