SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Stok Habis
Dexanel Tablet adalah obat yang mengandung dexamethasone 0,5 mg.

Dexanel Tablet 0,5 mg (1 Botol @ 100 Tablet)


Harga Produk
Rp 125.780

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Dexanel Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung dexamethasone 0,5 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Dexanel Tablet 0,5 mg (1 Botol @ 100 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Dexamethasone
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 100 tablet (0,5 mg)
Produsen
Nellco

Informasi Zat Aktif

Dexamethasone adalah obat golongan kortikosteroid. Obat ini merupakan agen antiinflamasi atau anti-peradangan yang bekerja dengan mencegah pelepasan atau produksi senyawa alami di tubuh yang menyebabkan gejala peradangan, misalnya pembengkakan dan nyeri.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, dexamethasone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine hingga 65%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 4 ± 0,9 jam.

Indikasi (manfaat)

Mengobati:

  • Gangguan pernapasan.
  • Gangguan usus dan kanker tertentu.
  • Gangguan kelenjar adrenal (sindrom Cushing).
  • Peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis).
  • Asma bronkial sebagai terapi tambahan jangka pendek.
  • Peradangan pada kulit (dermatitis) dan biduran (urtikaria).
  • Gangguan pada darah, hormon, ataupun kekebalan tubuh.
  • Reaksi alergi.

Peradangan dapat menyebabkan sistem imun menjadi terlalu aktif dan akan merusak jaringan tubuh. Steroid seperti dexamethasone dapat membantu memblokir respons sistem kekebalan tubuh, sehingga meredakan peradangan.

Selain itu, dexamethasone juga dapat mengatasi gangguan pada kelenjar adrenal. Kelenjar adrenal dapat membantu mengelola glukosa darah, melawan infeksi, dan mengendalikan stres. Pada orang dengan insufisiensi adrenal, kelenjar adrenal melepaskan hormon tertentu dalam jumlah lebih rendah. Dexamethasone membantu menggantikan hormon-hormon ini.

Komposisi

Dexamethasone 0,5 mg.

Dosis

Dewasa: 0,5 mg-9 mg dalam dosis terbagi sebanyak 2 kali/hari.

Anak-anak:

  • 1 tahun ke bawah: 0,1 mg-0,25 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • 1-5 tahun: 0,25 mg-1 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • 6-12 tahun: 0,25 mg-2mg sebanyak 2 kali/hari.

Aturan pakai

Dikonsumsi bersama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Gangguan tidur.
    Minum dexamethasone di pagi hari, sehingga kadar dexmethasone dalam tubuh Anda paling rendah pada waktu tidur. Jika Anda mengonsumsi dexamethasone lebih dari sekali sehari, coba minum dosis terakhir sebelum jam 6 sore.
  • Gangguan pencernaan.
    Minum dexamethasone dengan makanan atau camilan untuk mengurangi masalah perut. Hindari juga makanan kaya rasa atau pedas. Jika gejala ini berlanjut, bicarakan dengan dokter Anda. Anda mungkin akan diberikan obat tambahan untuk mengatasi efek samping ini.
  • Peningkatan berat badan.
    Cobalah makan tanpa menambah porsi, sehingga berat badan tidah bertambah terlalu banyak. Olahraga teratur juga akan membantu menjaga berat badan Anda tetap stabil.
  • Perubahan suasana hati yang ringan.
    Dexamethasone dapat memengaruhi suasana hati Anda. Bicaralah dengan dokter jika Anda merasa sulit mengatasinya.
  • Pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Menghambat penyembuhan luka.
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Sakit kepala.
  • Kelelahan (malaise).
  • Nyeri otot.
  • Mata kabur.
  • Nyeri sendi (artralgia).
  • Demam.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita penyakit hati, seperti sirosis.
  • Pasien penderita kelemahan otot (miastenia gravis).
  • Pasien dengan gangguan kelenjar tiroid.
  • Pasien penderita tuberkulosis.
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes).
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien yang mengalami kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan tubuh (gagal jantung kongestif).
  • Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan nyeri otot.
  • Dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga menyebabkan pasien lebih rentan terkena cacar atau campak.
  • Pasien penderita osteoporosis atau pengeroposan tulang.
  • Pasien penderita gangguan pencernaan dan peradangan pada usus besar (kolon) dan rektum (kolitis ulseratif).
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati dan fungsi ginjal.
  • Hentikan penggunaan obat ini secara bertahap.
  • Pasien penderita malaria.
  • Pasien yang memiliki gangguan tiroid.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Dexanel tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap dexamethasone.
  • Pasien penderita infeksi jamur sistemik.
  • Pasien penderita infeksi herpes okuler atau radang pada kornea mata.
  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung atau usus 12 jari (ulkus peptikum).
  • Pasien yang mengalami kesulitan membedakan kenyataan dan imajinasi (psikosis) atau gangguan kecemasan (psikoneurotik).
  • Pasien yang melakukan vaksinasi.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Ibuprofen dan naproxen.
    Mengonsumsi dexamethasone bersama ibuprofen dapat meningkatkan risiko efek samping pada saluran cerna, seperti peradangan dan perdarahan.
  • Furosemide.
    Mengonsumsi dexamethasone bersama furosemide menyebabkan nyeri atau kram otot, kehilangan nafsu makan, kelemahan, dan pusing.
  • Aspirin.
    Mengonsumsi aspirin dengan dexamethasone dapat meningkatkan efek samping di saluran pencernaan, seperti peradangan dan perdarahan.
  • Ciprofloxacin.
    Mengonsumsi dexamethasone dengan ciprofloxacin dapat menyebabkan peradangan pada tendon (tendinitis).
  • Hydrocodone dan oxycodone.
    Dexamethasone dapat menurunkan kadar hydrocodone dalam darah, sehingga akan mengurangi efek dalam meringankan rasa sakit.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Kram perut.
  • Kotoran berdarah atau berwarna hitam.
  • Sakit punggung.
  • Penurunan penglihatan.
  • Mulut kering.
  • Sakit mata.
  • Sesak napas.
  • Pingsan.
  • Kelelahan.
  • Penurunan buang air kecil.
  • Menstruasi tidak teratur.
  • Nyeri otot.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Dexanel Tablet 0,5 mg (1 Botol @ 100 Tablet)