SehatQ
SehatQ Profile
Dermovel krim adalah obat untuk meringankan gatal dan peradangan kulit

Dermovel Krim 0,1% - 5 g


Harga Produk
Mulai dari
Rp 42.200

Jumlah Produk
1

Tersedia 63 Penjual

Apotek Garuda
Rp 46.700
Apotek Garuda
Kota Jakarta Barat3.25 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 56.700
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Rave Pharma
Rp 49.000
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
Apotek Benedetto
Rp 58.500
Apotek Benedetto
Kota Jakarta Barat4.79 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Dermovel krim adalah obat untuk mengatasi peradangan dan gatal (pruritus) pada sebagian atau seluruh kulit . Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Dermovel krim mengandung zat aktif mometason furoate.

Mometasone termasuk dalam kelas obat kortikosteroid, yaitu obat yang dapat mengatasi peradangan pada kulit. Mometason topikal atau pemakaian luar dapat digunakan untuk meredakan gejala peradangan, seperti kemerahan, bengkak, dan gatal, serta rasa tidak nyaman pada berbagai kondisi kulit. Misalnya, psoriasis dan eksim.

Informasi zat aktif :

Mometasone merupakan obat kortikosteroid berkekuatan sedang yang mampu mengurangi pembengkakan, gatal, dan kemerahan. Obat ini tidak diserap ke seluruh tubuh.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, mometasone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap sebanyak 1%.
  • Distribusi: Volume distribusi adalah 152 L dan ikatan protein plasma 98-99%.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme di hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui feses dan urine. Waktu obat dikeluarkan tubuh (paruh eliminasi) sekitar 5 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Dermovel krim pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Omasetaksin.
    Penggunaan omasetaksin bersama mometasone furoaet dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi serius.
  • Mifepriston.
    Penggunaan mifepriston bersama mometasone furoate dapat mnimbulkan efek samping, seperti sensasi terbakar pada kulit.
  • Aldesleukin.
    Penggunaan adesleukin bersama mometasone furoate dapat menurunkan efektivitas aldesleukin yang digunakan untuk terapi kanker.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa untuk menggunakan obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal pemakaian obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami efek samping mengganggu atau memburuk.

Indikasi (manfaat)

Mengatasi berbagai kondisi kulit, seperti:

  • Eksim, yaitu ruam merah dan bersisik pada kulit akibat peradangan kulit.
  • Psoriasis, yaitu peradangan pada kulit yang ditandai ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas.
  • Dermatitis atopik, yaitu peradangan pada kulit yang menyebabkan gatal dan ruam.
  • Alergi dan ruam pada kulit.
  • Pembengkakan, gatal, dan kemerahan pada kulit.

Mometasone mampu menekan pembentukan, pelepasan, dan aktivitas senyawa kimia dalam tubuh yang dapat menyebabkan terjadinya peradangan, misalnya kinin, histamin, enzim liposom, dan prostaglandin.

Komposisi

Tiap 1 g: mometasone furoae 1 mg.

Dosis

Gunakan sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai

Oleskan secara merata dan tipis-tipis di tempat terjadinya peradangan.

Efek Samping

  • Sensasi kulit seperti terbakar.
    Jika Anda merasa kulit seperti terbakar setelah menggunakan mometasone furoate, Anda tidak perlu khawatir. Efek samping ini akan berlangsung selama beberapa hari, setelah itu kondisi kulit Anda akan membaik kembali.
  • Penipisan kulit, garis samar pada kulit (stretch mark), peradangan kulit (dermatitis kontak alergi), jerawat, kulit kemerahan dan bintik seperti jerawat (rosacea), serta pertumbuhan rambut di area pengaplikasian krim.
    Efek samping di atas biasanya hanya terjadi jika Anda menggunakan mometasone dalam waktu lama.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu kamar di bawah 30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki infeksi aktif.
  • Pasien dengan kondisi kulit terbakar atau rusak.
  • Pasien yang mengalami pengelupasan atau penipisan kulit.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap mometasone atau steroid.
  • Pasien yang mengalami rosacea.
  • Wanita hamil atau sedang menjalani program kehamilan dan ibu menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis pada kulit (tuberkulosa kulit).
  • Pasien penderita cacar air (varisela).
  • Pasien yang memiliki penyakit herpes simpleks.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Dermovel Krim 0,1% - 5 g

Total

Rp 46.700