SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Demacolin tablet adalah obat untuk mengatasi gejala flu seperti hidung tersumbat dan demam

Demacolin Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 4.800

Jumlah Produk
1

Tersedia 69 Penjual

Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 5.400
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Rave Pharma
Rp 5.400
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
Apotek Madinah Farma
Rp 6.100
Apotek Madinah Farma
Kota Jakarta Barat5.96 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 7.000
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Kota Jakarta Barat6.45 km

Deskripsi

Demacolin tablet adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala flu, seperti demam, sakit kepala dan hidung tersumbat.

Obat ini mengandung kombinasi zat aktif, yaitu parasetamol, pseudoefedrin HCl, dan chlorpheniramine maleate.

Paracetamol dalam obat ini bekerja dengan cara mengurangi zat penyebab peradangan. Sementara, pseudoefedrin hidroklorida bekerja dengan cara meredakan pembengkakan pembuluh darah dalam hidung, sehingga saluran napas lebih terbuka.

Chlorpheniramine sendiri akan menghambat kerja histamin, yaitu senyawa yang bisa menyebabkan munculnya gejala alergi saat terpapar bahan pemicu alergi.

Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Demacolin Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Parasetamol, pseudoefedrin HCl, dan chlorpheniramine maleate
Kelas Terapi
Analgesik dan antipiretik
Klasifikasi
-
Kemasan
1 Strip @ 10 Tablet
Produsen
Coronet Crown

Informasi Zat Aktif

Pseudoefedrin HCl termasuk dalam kelompok obat dekongestan simpatomimetik. Obat ini dapat mengurangi tersumbatnya saluran pernapasan bagian atas, termasuk hidung, sehingga lebih mudah bernapas.

Klorfeniramin maleat termasuk dalam kelompok obat disebut antihistamin. Antihistamin membantu mengurangi gejala alergi dengan mencegah efek zat yang disebut histamin. Histamin diproduksi oleh tubuh sebagai respons terhadap zat asing yang membuat tubuh alergi.

Parasetamol bekerja untuk menghentikan pesan rasa sakit agar tidak masuk ke otak untuk menurunkan demam.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, parasetamol, pseudoefedrin, dan kloramfenikol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Parasetamol diserap dengan baik setelah pemberian oral dan waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 10-60 menit (oral).
    Pseudoefedrin secara cepat diserap dari saluran cerna dan waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) adalah 1-3 jam.
    Klorfeniramin maleat diserap secara cepat dari saluran cerna. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) adalah 25-50% dan waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 2-3 jam.
  • Distribusi: Didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 10-25%. 
    Pseudoefedrin memasuki ASI dalam jumlah kecil dan volume distribusi selama 2,64-3,51 L/kg.
    Klorfeniramin maleat didistribusikan dalam tubuh dan sistem saraf pusat, serta memasuki ASI. Volume distribusi adalah 6-12 L/kg dan ikatan protein plasma selama 70%. 
  • Metabolisme: Terutama dimetabolisme di hati melalui konjugasi asam glukoronat dan sulfat, selanjutnya dimetabolisme melalui konjugasi dengan glutation di hati dan ginjal. 
    Pseudoefedrin dimetabolisme di hati menjadi norpseudoefedrin (metabolit aktif) dan kloramfenikol menjalani metabolisme lintas pertama.
  • Ekskresi: Dikeluarkan terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-3 jam.
    Pseudoefedrin dikeluarkan melalui urine dan waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 9-16 jam (pH 8), dan 3-6 jam (pH 5).
    Kloramfenikol maleat dikeluarkan melalui urine dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 2-43 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Membantu menurunkan demam
  • Mengatasi gejala alergi, seperti hidung tersumbat, bersin-bersin, mata berair, nyeri, sakit kepala

Demacolin mengandung paracetamol yang dapat meredakan demam atau sakit kepala, pseudoephedrine HCl dapat meredakan hidung tersumbat, serta chlorpheniramine maleate dapat meredakan bersin-bersin.

Komposisi

  • Paracetamol 500 mg
  • Pseudoefedrin HCl 7,5 mg
  • Chlorpheniramine maleate 2 mg

Dosis

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa: 1 tablet sebanyak 3 kali sehari
  • Anak usia 6-12 tahun: ½ tablet sebanyak 3 kali sehari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Kesulitan buang air besar (sembelit)
    Usahakan mengonsumsi makanan yang seimbang dan minum beberapa gelas air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayuran, buah segar, dan sereal.
  • Sakit kepala ringan
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama mengonsumsi bisoprolol. Segera hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah buruk.
  • Pusing
    Hentikan aktivitas kemudian duduk atau berbaring hingga Anda merasa membaik. Hindari mengonsumsi kopi, rokok, dan alkohol. Jika pusing tidak membaik dalam beberapa hari, segera hubungi dokter atau apoteker Anda.
  • Mengantuk
  • Penglihatan kabur
  • Mulut, hidung, atau tenggorokan terasa kering
  • Merasa gugup
  • Insomnia atau sulit tidur

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dalam wadah tertutup rapat. Hindarkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang memiliki asma
  • Pasien dengan gangguan hati dan ginjal
  • Pasien dengan kencing manis (diabetes)
  • Pasien dengan gangguan kejang (epilepsi)
  • Pasien dengan kelenjar tiroid yang aktif

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Demacolin tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang alergi terhadap salah satu komponen zat aktif dalam obat
  • Bayi baru lahir atau lahir prematur
  • Pasien penyakit arteri koroner yang parah, seperti penyakit jantung yang disebabkan buruknya aliran darah atau penyempitan pembuluh darah jantung
  • Pasien dengan tekanan darah yang sangat tinggi
  • pasien dengan tekanan tinggi di mata (glaukoma)
  • Pasien dengan tukak lambung atau duodenum, atau masalah perut lainnya
  • Pasien dengan masalah prostat
  • Pasien dengan masalah kandung kemih

Jangan minum obat ini jika Anda juga mengonsumsi obat penghambat monoamine oxidase, yaitu obat yang digunakan untuk mengobati depresi, dalam 14 hari terakhir.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Metilergonovin
    Menggunakan metilergonovin bersama pseudoefedrin umumnya tidak dianjurkan. Metilergonovin dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah secara signifikan dengan menyempitkan pembuluh darah. Risiko komplikasi pun dapat meningkat bila digunakan dengan obat lain yang juga memiliki efek ini, seperti dekongestan, stimulan, dan obat tertentu untuk sakit kepala, glaukoma, atau pereda mata merah.
  • Leflunomid, lomitapid, mipomersen, teriflunomid, tranilsipromin
    Leflunomid dapat menyebabkan masalah hati. Menggunakannya bersama obat lain yang juga dapat memengaruhi hati seperti asetaminofen dapat meningkatkan risiko tersebut.
  • Ozanimod
    Menggunakan ozanimod bersama pseudoefedrin tidak disarankan. Menggabungkan obat-obatan ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang berbahaya, bahkan kematian.
  • Prilokain
    Menggunakan prilokain bersama acetaminophen dapat meningkatkan risiko metemoglobinemia, yaitu suatu kondisi yang dapat menyebabkan kekurangan oksigen di jaringan dan organ vital karena berkurangnya kapasitas pembawa oksigen dalam darah.
  • Propoksifen
    Menggunakan propoksifen bersama klorfeniramin dapat meningkatkan efek samping, seperti pusing, mengantuk, kebingungan, dan kesulitan berkonsentrasi.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera beri tahu dokter jika Anda mengalami salah satu gejala berikut:

  • Pembengkakan pada wajah, bibir, dan lidah
  • Ruam atau gatal-gatal pada kulit
  • Sedikit atau tidak dapat buang air kecil
  • Sesak napas
  • Mengi atau kesulitan bernapas

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/acetaminophen-chlorpheniramine-and-pseudoephedrine.html
Diakses pada 14 Juni 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-2207/chlorpheniramine-pseudoephedrine-acetaminophen-oral/details
Diakses pada 14 Juni 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pseudoephedrine?mtype=generic
Diakses pada 14 Juni 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/chlorphenamine?mtype=generic
Diakses pada 14 Juni 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada 14 Juni 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Demacolin Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 5.400

Jual dan Beli Demacolin Tablet (1 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Demacolin Tablet merupakan obat yang digunakan untuk meredakan gejala flu yang terjadi pada tubuh. Gejala flu meliputi hidung tersumbat, bersin-bersin, pusing atau sakit kepala, serta demam. Dengan gejala flu seperti itu, diperlukan obat yang dapat langsung meredakan seluruh gejala agar tidak mengganggu atau menghambat aktivitas. Demacolin Tablet merupakan salah satu pilihan utama sebab Demacolin Tablet mengandung paracetamol yang dapat meredakan demam atau sakit kepala, pseudoephedrine HCl dapat meredakan hidung tersumbat, serta chlorpheniramine maleat yang dapat meredakan bersin-bersin. Beli online Demacolin Tablet dengan harga terbaik hanya di Toko SehatQ, pasti asli!
Merek: Demacolin
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: CORONET CROWN
Manufacture: CORONET CROWN
Kemasan obat: Strip @ 10 Pcs

Indikasi/Manfaat Demacolin Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)

Untuk meringankan gejala flu seperti

Dosis Demacolin Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Dewasa > 12 tahun : 3 kali sehari 1-2 tablet.
  • Anak usia 6-12 tahun : 3 kali sehari 1/2 1 tablet

Cara Penggunaan Demacolin Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Di konsumsi setelah makan

Cara Menyimpan Demacolin Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Demacolin Tablet (1 Strip @ 10 Tablet) Jika:


Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Demacolin Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid, gangguan jantung, diabetes melitus, tidak dianjurkan untuk anak dibawah 2 tahun, wanita hamil dan menyusui

Efek Samping Obat Demacolin Tablet (1 Strip @ 10 Tablet)


Mengantuk