Stok Habis
Danasone tablet adalah obat untuk mengurangi gejala alergi dan peradangan

Danasone Tablet 0.5 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 3.200

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Danasone tablet adalah obat yang digunakan untuk mengobati reaksi alergi, seperti rhinitis alergi dan biduran, serta penyakit kulit, seperti psoriasis. Obat ini juga bisa digunakan untuk mengatasi kondisi peradangan, seperti pada penyakit arthritis, lupus, asma bronkial, gangguan usus, dan kanker.

Danasone mengandung zat aktif dexamethasone yang mampu mengurangi peradangan dengan menekan sistem kekebalan tubuh. Obat ini merupakan obat keras, sehingga untuk mendapatkannya harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Dexamethasone berperan sebagai agen antiinflamasi atau anti-peradangan. Obat ini menekan pembentukan zat yang menimbulkan reaksi peradangan di dalam tubuh, seperti prostaglandin.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, dexamethasone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) 1-2 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (hingga 65%).

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Danasone tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Furosemide.
    Mengonsumsi dexamethasone bersama furosemide dapat menyebabkan nyeri atau kram otot, kehilangan nafsu makan, kelemahan, dan pusing.
  • Ciprofloxacin.
    Mengonsumsi dexamethasone dengan ciprofloxacin dapat menyebabkan peradangan pada tendon (tendinitis).
  • Aspirin.
    Mengonsumsi aspirin dengan dexamethasone dapat meningkatkan efek samping di saluran pencernaan, seperti peradangan dan perdarahan.
  • Hydrocodone dan oxycodone.
    Dexamethasone dapat menurunkan kadar hydrocodone dalam darah, sehingga mengurangi efek obat dalam meringankan rasa sakit.
  • Ibuprofen dan naproxen.
    Mengonsumsi dexamethasone bersama ibu profen dapat meningkatkan risiko samping, seperti peradangan dan perdarahan pada saluran cerna.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Gangguan pada otot, kelemahan, atau perasaan lemas.
  • Penglihatan kabur, sakit mata, atau melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu.
  • Sesak napas bahkan dengan aktivitas ringan, pembengkakan, serta penambahan berat badan yang cepat.
  • Depresi berat, serta timbul pikiran atau perilaku yang tidak biasa.
  • Kejang.
  • Batuk berdarah atau terdapat darah pada feses.
  • Denyut jantung cepat atau lambat dan denyut nadi melemah.
  • Peradangan pada pankreas (pankreatitis) yang ditandai dengan sakit parah di perut bagian atas dan menyebar ke punggung, disertai rasa mual dan keinginan untuk muntah.
  • Penurunan kadar kalium dalam darah yang menyebabkan kram pada kaki, sembelit, detak jantung tidak teratur, berdebar di dada, peningkatan rasa haus atau buang air kecil, mati rasa atau kesemutan.
  • Peningkatan tekanan darah dengan gejala sakit kepala parah, penglihatan kabur, berdebar-debar di leher atau telinga, gelisah, dan mimisan.

"

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengatasi biduran atau urtikaria.
  • Mengatasi rhinitis alergi atau peradangan pada rongga hidung akibat reaksi alergi.
  • Mengatasi peradangan pada penyakit arthritis atau radang sendi.
  • Mengatasi penyakit autoimun.

Dexamethasone merupakan obat golongan kortikosteroid yang bekerja dengan menurunkan respons sistem kekebalan tubuh. Tujuannya adalah untuk mengurangi gejala peradangan, seperti kemerahan dan pembengkakan.

Komposisi Obat

Deksametason 0.5 mg.

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Dewasa awal: 0.5-9 mg/hari dalam dosis terbagi. 
  • Dewasa maksimal: 1,5 mg/hari.
  • Anak-anak: 0.02-0.3 mg/kg BB/hari, dalam dosis terbagi 3-4.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Merasa gelisah.
  • Penglihatan kabur.
  • Pusing.
    Berbaringlah hingga pusing hilang, lalu bangun secara perlahan. Bergeraklah dengan hati-hati. Beristirahatlah yang banyak. Minumlah banyak cairan terutama air, serta hindari kopi, rokok, alkohol, dan obat-obatan.
  • Detak jantung atau denyut nadi cepat, lambat, atau berdebar.
  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, jangan mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan Anda. Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Sebelum mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, mintalah rekomendasi kepada apoteker.
  • Depresi mental.
  • Perubahan mood.
  • Kesemutan di lengan atau kaki.
  • Penambahan berat badan.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 20-25°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat penyakit hipertensi.
  • Pasien dengan riwayat penyakit gagal jantung.
  • Pasien dengan riwayat penyakit diabetes melitus.
  • Pasien dengan riwayat penyakit gangguan saluran pencernaan.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Hindari peningkatan atau penurunan dosis secara mendadak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif deksametason.
  • Pasien dengan kondisi infeksi jamur yang tidak diobati.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Danasone Tablet 0.5 mg (10 Strip @ 10 Tablet)