SehatQ
SehatQ Profile
Daktarin krim adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi kulit yang disebabkan jamur

Daktarin Krim 10 g


Harga Produk
Mulai dari
Rp 36.925

Jumlah Produk
1

Tersedia 157 Penjual

Apotek Garuda
Rp 39.101
Apotek Garuda
Kota Jakarta Barat3.25 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 43.700
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Sehat Krendang
Rp 43.200
Apotek Sehat Krendang
Kota Jakarta Barat3.71 km
Apotek Rave Pharma
Rp 38.500
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km

Deskripsi

Daktarin krim digunakan untuk mengatasi infeksi kulit yang disebabkan dermatofit atau ragi, jamur, dan bakteri. Misalnya saja, penyakit panu, infeksi yang terjadi di sela-sela jari, selangkangan, lipatan kulit, punggung, dan leher, serta infeksi jamur yang disertai dengan infeksi sekunder bakteri Gram positif.

Obat ini mengandung zat aktif miconazole nitrate. Miconazole nitrate merupakan salah satu obat golongan antijamur turunan imidazol yang mengobati infeksi jamur dengan mencegah pertumbuhan jamur tersebut.

Daktarin krim termasuk dalam obat bebas terbatas yang tidak memerlukan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Daktarin Krim 10 g
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Miconazole
Kelas Terapi
Antijamur
Klasifikasi
Imidazole
Kemasan
1 Box isi 1 Tube @ 10 g
Produsen
Taisho Pharmaceutical Indonesia

Informasi Zat Aktif

Miconazole bekerja dengan cara menghambat proses biosintesis, yaitu perubahan senyawa menjadi lebih lebih kompleks, pada komponen dinding sel (ergosterol) jamur dan mengubah komposisi komponen lipid lain di dalam membran, sehingga mengakibatkan kematian (nekrosis) sel jamur.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, miconazole diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 2 jam.
  • Distribusi: Didistribusikan ke dalam jaringan, sendi, dan cairan. Ikatan protein plasma sekitar 88%, terutama ke dalam serum albumin, dan sekitar 10% ke dalam sel darah merah.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati menjadi metabolit yang tidak aktif.
  • Ekskresi: Secara utama dibuang melaui feses.

Indikasi (manfaat)

Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat jamur, seperti:

  • Infeksi jamur dermatofita pada kulit kepala dan batang rambut (tinea kapitis)
  • Kurap (tinea korporis)
  • Infeksi jamur menular yang menyerang tubuh bagian tangan (tinea manum)
  • Kutu air (tinea pedis)
  • Panu (tinea versicolor)
  • Infeksi karena jamur Candida pada kulit dan kuku (kandidiasis kulit dan kuku)
  • Infeksi jamur kulit pada area berambut di wajah dan leher (tinea barbae)
  • Gatal di selakangan akibat infeksi jamur (tinea cruris)
  • Infeksi jamur yang terjadi pada kuku tangan maupun kuku kaki (tinea unguium atau onikomikosis)

Pengobatan menggunakan obat ini dapat berlangsung selama 2-6 minggu, tergantung kondisi medis yang diderita atau anjuran dokter atau apoteker.

Komposisi

Tiap 1 g: miconazole 20 mg

Dosis

Dioleskan 2 kali/hari pada pagi dan malam hari atau saat kulit terasa gatal.

Aturan pakai

Dioleskan pada bagian yang terinfeksi.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Kemerahan pada kulit
    Efek samping ini mungkin terjadi dalam beberapa hari pertama, tetapi biasanya membaik setelahnya.
  • Kulit mengelupas
  • Rasa terbakar pada kulit
  • Rasa gatal di sebagian tubuh

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu 25-30°C dan terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
  • Hindari pemakaian di area mata dan luka terbuka.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan digunakan dalam jangka panjang.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Daktarin krim pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang hipersensitif atau memiliki reaksi imun berlebihan terhadap miconazole atau zat lain yang merupakan turunannya.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Triazolam, midazolam oral, dan penghambat reduktase HMG-CoA, misalnya simvastatin dan lovastatin
    Miconazole dapat menyebabkan terhambatnya metabolisme obat di atas, sehingga dapat menyebabkan risiko keracunan.
  • Ergotamin dan dihydroergotamine
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko keracunan ergotamin atau ergotisme.
  • Warfarin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko perdarahan.
  • Astemizole, cisapride, dofetilide, halofantrine, mizolastine, pimozide, quinidine, sertindole, dan terfenadine
    Penggunaan bersama obat-obatan di atas dapat menyebabkan risiko gangguan irama jantung.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan menggunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan menggunakan total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa menggunakan obat
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal penggunaan obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami :

  • Kulit mengelupas
  • Peradangan berupa kemerahan pada kulit
  • Nyeri saat ditekan

MIMS. https://www.mims.com/malaysia/drug/info/miconazole?mtype=generic
Diakses pada 7 Juli 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3841-787/miconazole-nitrate-topical/miconazole-topical/details
Diakses pada 7 Juli 2021

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/miconazole-topical.html
Diakses pada 7 Juli 2021

DRUGBANK. https://go.drugbank.com/salts/DBSALT001242
Diakses pada 7 Juli 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Daktarin Krim 10 g

Total

Rp 39.101

Jual dan Beli Daktarin Krim 10 g dari Apotek Online Toko SehatQ

Daktarin Krim berfungsi untuk mengatasi infeksi kulit. Daktarin Krim mengandung miconazole nitrate yang diketahui sejak lama bermanfaat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh jamur dengan cara mencegah dan menghentikan pertumbuhan jamur. Infeksi jamur seperti kutu air, kurap, panu, dan kandidiasis dapat diatasi dengan mengoleskan Daktarin Krim di daerah yang membutuhkan. Daktarin Krim merupakan obat golongan obat bebas terbatas yang dapat dibeli tanpa resep dokter namun tetap perhatikan frekuensi penggunaan yang sesuai dengan yang tererta pada kemasan atau sesuai dengan anjuran dokter, apoteker, atau tenaga kesehatan lain. Beli online Daktarin Krim di toko online terpercaya hanya di Toko SehatQ, pasti asli!
Merek: Daktarin
Bentuk sediaan: Krim
Principal/Distributor obat: Taisho Pharmaceutical Indonesia
Manufacture: Taisho Pharmaceutical Indonesia
Kemasan obat: 1 Tube @ 10 g

Indikasi/Manfaat Daktarin Krim 10 g

Infeksi kulit yang disebabkan oleh dermatofit atau ragi, dan jamur; panu, tinea capitis, tinea corporis, tinea manuum, tinea barbae, tinea cruris, tinea pedis.


Dosis Daktarin Krim 10 g


2 kali/hari selama 2-6 minggu.

Cara Penggunaan Daktarin Krim 10 g


Oleskan pada bagian kulit atau bagian yang sakit sesuai dengan aturan pakai. Jangan digunakan untuk luka terbuka kecuali obat memang diperuntukkan pada luka terbuka


Cara Menyimpan Daktarin Krim 10 g


Simpan di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari panas sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Daktarin Krim 10 g Jika:


Hipersensitif terhadap miconazole atau bahan pembuat obat lainnya, atau turunan imidazole lainnya.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Daktarin Krim 10 g


Bila terjadi reaksi sensitivitas atau iritasi penggunaan obat harus dihentikan, tidak boleh bersentuhan dengan mukosa mata.


Efek Samping Obat Daktarin Krim 10 g


Rasa terbakar, inflamasi, kekurangan zat pemberi warna kulit (hipopigmentasi), iritasi, pruritus, hangat.