SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile

Cripsa Tablet 2,5 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Cripsa Tablet 2,5 mg (3 Strip @ 10 Tablet) adalah obat untuk mengatasi kadar hormon prolaktin yang tinggi dalam tubuh (hiperprolaktinemia).
kadar prolaktin yang tinggi dapat menyebabkan masalah seperti keluarnya asi yang tidak diinginkan, menstruasi yang terlewat atau berhenti, sulit hamil, penurunan produksi sperma, dan penurunan kemampuan seksual. bromokriptin dapat digunakan untuk mengobati jenis tumor yang menyebabkan tingginya kadar prolaktin (adenoma yang mensekresi prolaktin) dan obat ini dapat membantu mengurangi ukuran tumor. mengobati gangguan koordinasi di otak yang menyebabkan terjadinya gangguan gerakan seperti tremor (penyakit parkinson).
obat ini dapat meningkatkan kemampuan untuk bergerak dan dapat mengurangi gangguan gemetar yang tidak dapat dikendalikan (tremor), kekakuan, gerakan yang melambat, dan ketidakstabilan gerakan. mengatasi penyakit yang disebabkan karena tingginya hormon pertumbuhan yang diproduksi oleh kelenjar ptuitary. digunakan bersama dengan diet yang tepat dan olahraga untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. mengatasi masalah menstruasi seperti wanita yang tidak mengalami menstruasi selama 3 periode (amenorea). bromokriptin dapat mengurangi jumlah hormon prolaktin yang diproduksi oleh tubuh. menurunkan kadar hormon ini membantu mengobati produksi asi yang berlebih (galaktorea) atau gangguan kesuburan. bromokriptin dapat menurunkan kadar hormon pertumbuhan dalam tubuh dan membantu mengobati akromegali atau suatu kondisi yang menyebabkan tangan, kaki, dan wajah tumbuh berlebihan. obat ini juga dapat menurunkan kadar gula darah dan membantu membuat tubuh lebih efektif dalam mengubah gula darah menjadi energi.
Cripsa Tablet 2,5 mg (3 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Bromocriptine
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 box isi 3 strip @ 10 tablet (2,5 mg)
Produsen
Caprifarmindo

Informasi Zat Aktif

Bromokriptin adalah golongan agonis dopamin D2 yang mengaktifkan reseptor dopamin postsinaptik yang dapat menghambat sekresi prolaktin dan dapat menurunkan kadar hormon pertumbuhan dalam darah.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, bromokriptin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 6%. Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) terjadi dalam 1-3 jam.
  • Distribusi: Pengikat protein plama sekitar 90-96%, terutama albumin.
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme jalur pertama hati (first pass metabolism) yang ekstensif; diubah menjadi asam lisergat dan peptida melalui reaksi kimia yang memecah molekul air menjadi H dan OH yang dapat menetralkan campuran asam dan basa (hidrolisis).
  • Ekskresi: Melalui feses (sekitar 82%) dan urin (sekitar 2-6%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi): Biphasic: Sekitar 4-4,5 jam; 15 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi kadar hormon prolaktin yang tinggi dalam tubuh (hiperprolaktinemia).
    Kadar prolaktin yang tinggi dapat menyebabkan masalah seperti keluarnya ASI yang tidak diinginkan, menstruasi yang terlewat atau berhenti, sulit hamil, penurunan produksi sperma, dan penurunan kemampuan seksual. Bromokriptin dapat digunakan untuk mengobati jenis tumor yang menyebabkan tingginya kadar prolaktin (adenoma yang mensekresi prolaktin) dan obat ini dapat membantu mengurangi ukuran tumor.
  • Mengobati gangguan koordinasi di otak yang menyebabkan terjadinya gangguan gerakan seperti tremor (penyakit parkinson).
    Obat ini dapat meningkatkan kemampuan untuk bergerak dan dapat mengurangi gangguan gemetar yang tidak dapat dikendalikan (tremor), kekakuan, gerakan yang melambat, dan ketidakstabilan gerakan.
  • Mengatasi penyakit yang disebabkan karena tingginya hormon pertumbuhan yang diproduksi oleh kelenjar ptuitary.
  • Digunakan bersama dengan diet yang tepat dan olahraga untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.
  • Mengatasi masalah menstruasi seperti wanita yang tidak mengalami menstruasi selama 3 periode (amenorea).

Bromokriptin dapat mengurangi jumlah hormon prolaktin yang diproduksi oleh tubuh. Menurunkan kadar hormon ini membantu mengobati produksi ASI yang berlebih (galaktorea) atau gangguan kesuburan. Bromokriptin dapat menurunkan kadar hormon pertumbuhan dalam tubuh dan membantu mengobati akromegali atau suatu kondisi yang menyebabkan tangan, kaki, dan wajah tumbuh berlebihan. Obat ini juga dapat menurunkan kadar gula darah dan membantu membuat tubuh lebih efektif dalam mengubah gula darah menjadi energi.

Komposisi

Bromocriptine 2,5 mg.

Dosis

  • Hiperprolaktinemia: 2,5 mg sebanyak 2 kali/hari dikonsumsi selama 2 atau 3 hari, kemudian dilanjutkan dikonsumsi hingga 14 hari.
  • Sindrom premenstruasi: 2,5-5 mg/hari dikonsumsi selama 1-5 minggu.
  • Akromegali: 5-20 mg dikonsumsi sebanyak 3 kali/hari.
  • Penyakit parkinson:
    • Pada minggu 1: 1-1,25 mg dikonsumsi ketika menjelang tidur.
    • Pada minggu 2: 2-2,5 mg dikonsumsi sebelum tidur malam.
    • Pada minggu 3: 2,5 mg sebanyak 2 kali/hari.
    • Pada minggu 4: 2,5 mg sebanyak 3 kali/hari, setelah dikonsumsi 3 kali/hari, kemudian ditingkatkan sebanyak 2,5 mg setiap 3-14 hari.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mengantuk atau pusing.
    Beristirahatlah hingga merasa lebih baik, jangan mengemudi kendaraan dan jangan gunakan alat atau mesin sampai Anda merasa lebih baik.
  • Sakit perut.
    Hindari makanan kaya rasa atau makanan pedas. Ingatlah untuk mengonsumsi obat ini bersama dengan makanan.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Usahakan untuk makan makanan yang seimbang dan minum banyak air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi seperti sereal, sayuran, dan buah segar.
  • Sakit kepala.
    Jika sakit kepala parah atau berlanjut, segera bicarakan dengan dokter Anda. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk kondisi Anda.
  • Hidung tersumbat.
    Jika ini menjadi masalah, bicarakan dengan dokter Anda.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.
  • Wanita hamil.
  • Pasien penderita penyakit kardiovaskular.
  • Pasien yang memiliki gangguan berkurangnya aliran darah ke seluruh organ tubuh (sindrom Raynaud).
  • Pasien dengan riwayat luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Pasien penderitaa gangguan ginjal atau hati.
  • Anak-anak.
  • Pasien dengan riwayat kesulitan membedakan antara kenyataan dengan imajinasi (psikosis).
  • Pasien dengan gangguan keseimbangan otak yang menyebabkan gangguan gerakan (sindrom parkinsonian) yang menunjukkan penurunan kemampuan berfikir dan daya ingat (dementia) derajat ringan atau dengan riwayat serangan jantung (infark miokard).
  • Pasien yang mengalami gangguan dalam mencerna laktosa (lactose intolerant).

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap alkaloid ergot.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi pada masa kehamilan.
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan darah tinggi pasca persalinan dan pada masa nifas.
  • Pasien penderita penyakit arteri koroner.
  • Pasien penderita kelainan kardioaskular berat lainnya.
  • Pasien dengan gejala atau riiwayat gangguan kejiwaan.
  • Pada penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kelaianan pada katup jantung (valvulopati jantung).
  • Ibu menyusui.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Eritromisin dan antibiotik makrolida lainnya.
    Obat di atas dapat meningkatkan kadar bromokriptin dalam darah sehingga menimbulkan resiko terjadinya efek samping.
  • Obat penurun tekanan darah tinggi (antihipertensi).
    Bromokriptin dapat menyebabkan penurunan efek obat antihipertensi.
  • Fenotiazin, butirofenon, dan tioksantin.
    Obat di atas dapat menyebabkan penurunan efek pengobatan dari bromokriptin.
  • Levodopa.
    Bromokriptin dapat menyebabkan efek gangguan pada saraf jika dikonsumsi dengan levodopa.
  • Metoklopramid dan domperidon.
    Metoklopramid dan domperidon dapat menyebabkan efek penurunan prolaktin berkurang.
  • Alkaloid ergot.
    Efek merugikan yang berpotensi parah dapat terjadi dengan penggunaan bersama alkaloid ergot lain.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika Anda mengalami sesak napas atau kesulitan bernapas, batuk yang tidak kunjung sembuh, nyeri atau rasa tidak nyaman pada dada atau perut segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Cripsa Tablet 2,5 mg (3 Strip @ 10 Tablet)