SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Cripsa tablet adalah obat untuk mengatasi kadar hormon prolaktin yang tinggi dalam tubuh.

Cripsa Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 184.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 6 Penjual

Apotek Manjur Sehat
Rp 184.000
Apotek Manjur Sehat
Kota Tangerang Selatan20.57 km
Apotek Kurnia Farma
Rp 210.000
Apotek Kurnia Farma
Kota Medan1410.06 km
Apotek Lulu Sehat
Rp 210.134
Apotek Lulu Sehat
Bekasi26.61 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 220.000
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Kota Jakarta Barat6.45 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Cripsa tablet adalah obat untuk mengatasi kadar hormon prolaktin yang tinggi dalam tubuh (hiperprolaktinemia) dan mengobati gangguan koordinasi di otak uang menyebabkan terjadinya gangguan gerakan seperti tremor (penyakit parkinson). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Cripsa tablet mengandung zat aktif bromokriptin.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Mengatasi kadar hormon prolaktin yang tinggi dalam tubuh (hiperprolaktinemia).
    Kadar prolaktin yang tinggi dapat menyebabkan masalah seperti keluarnya ASI yang tidak diinginkan, menstruasi yang terlewat atau berhenti, sulit hamil, penurunan produksi sperma, dan penurunan kemampuan seksual. Bromokriptin dapat digunakan untuk mengobati jenis tumor yang menyebabkan tingginya kadar prolaktin (adenoma yang mensekresi prolaktin) dan obat ini dapat membantu mengurangi ukuran tumor.
  • Mengobati gangguan koordinasi di otak yang menyebabkan terjadinya gangguan gerakan seperti tremor (penyakit parkinson).
    Obat ini dapat meningkatkan kemampuan untuk bergerak dan dapat mengurangi gangguan gemetar yang tidak dapat dikendalikan (tremor), kekakuan, gerakan yang melambat, dan ketidakstabilan gerakan.
  • Mengatasi penyakit yang disebabkan karena tingginya hormon pertumbuhan yang diproduksi oleh kelenjar ptuitary.
  • Digunakan bersama dengan diet yang tepat dan olahraga untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.
  • Mengatasi masalah menstruasi seperti wanita yang tidak mengalami menstruasi selama 3 periode (amenorea).

Bromokriptin dapat mengurangi jumlah hormon prolaktin yang diproduksi oleh tubuh. Menurunkan kadar hormon ini membantu mengobati produksi ASI yang berlebih (galaktorea) atau gangguan kesuburan. Bromokriptin dapat menurunkan kadar hormon pertumbuhan dalam tubuh dan membantu mengobati akromegali atau suatu kondisi yang menyebabkan tangan, kaki, dan wajah tumbuh berlebihan. Obat ini juga dapat menurunkan kadar gula darah dan membantu membuat tubuh lebih efektif dalam mengubah gula darah menjadi energi.

Komposisi

Bromokriptin 2,5 mg.

Dosis

  • Hiperprolaktinemia: 2,5 mg sebanyak 2 kali/hari dikonsumsi selama 2 atau 3 hari, kemudian dilanjutkan dikonsumsi hingga 14 hari.
  • Sindrom premenstruasi: 2,5-5 mg/hari dikonsumsi selama 1-5 minggu.
  • Akromegali: 5-20 mg dikonsumsi sebanyak 3 kali/hari.
  • Penyakit parkinson:
    • Pada minggu 1: 1-1,25 mg dikonsumsi ketika menjelang tidur.
    • Pada minggu 2: 2-2,5 mg dikonsumsi sebelum tidur malam.
    • Pada minggu 3: 2,5 mg sebanyak 2 kali/hari.
    • Pada minggu 4: 2,5 mg sebanyak 3 kali/hari, setelah dikonsumsi 3 kali/hari, kemudian ditingkatkan sebanyak 2,5 mg setiap 3-14 hari.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mengantuk atau pusing.
    Beristirahatlah hingga merasa lebih baik, jangan mengemudi kendaraan dan jangan gunakan alat atau mesin sampai Anda merasa lebih baik.
  • Sakit perut.
    Hindari makanan kaya rasa atau makanan pedas. Ingatlah untuk mengonsumsi obat ini bersama dengan makanan.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Usahakan untuk makan makanan yang seimbang dan minum banyak air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi seperti sereal, sayuran, dan buah segar.
  • Sakit kepala.
    Jika sakit kepala parah atau berlanjut, segera bicarakan dengan dokter Anda. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk kondisi Anda.
  • Hidung tersumbat.
    Jika ini menjadi masalah, bicarakan dengan dokter Anda.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu dibawah 30° C dan terlindung dari cahaya.

Perhatian Khusus

  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi atau menjalankan mesin.
  • Wanita hamil.
  • Pasien penderita penyakit kardiovaskular.
  • Pasien yang memiliki gangguan berkurangnya aliran darah ke seluruh organ tubuh (sindrom Raynaud).
  • Pasien dengan riwayat luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Pasien penderitaa gangguan ginjal atau hati.
  • Anak-anak.
  • Pasien dengan riwayat kesulitan membedakan antara kenyataan dengan imajinasi (psikosis).
  • Pasien dengan gangguan keseimbangan otak yang menyebabkan gangguan gerakan (sindrom parkinsonian) yang menunjukkan penurunan kemampuan berfikir dan daya ingat (dementia) derajat ringan atau dengan riwayat serangan jantung (infark miokard).
  • Pasien yang mengalami gangguan mencerna laktosa (lactose intolerant).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap alkaloid ergot.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi pada masa kehamilan.
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan darah tinggi pasca persalinan dan pada masa nifas.
  • Pasien penderita penyakit arteri koroner.
  • Pasien penderita kelainan kardioaskular berat lainnya.
  • Pasien dengan gejala atau riiwayat gangguan kejiwaan.
  • Pada penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kelaianan pada katup jantung (valvulopati jantung).
  • Ibu menyusui.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Cripsa Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 184.000

Jual dan Beli Cripsa Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Cripsa Tablet 2,5 mg adalah obat yang digunakan untuk menghambat atau mengurangi produksi ASI karena alasan medis tertentu. Obat ini juga berguna untuk mengatasi sejumlah kondisi, seperti kemandulan, gangguan menstruasi, dan galaktorea, yaitu keluarnya ASI dari puting meski sedang tidak menyusui.


Cripsa merupakan obat dalam bentuk sediaan tablet yang mengadung zat aktif bromokriptin. Bromokriptin bekerja dengan cara menekan produksi hormon prolaktin yang berfungsi untuk meningkatkan produksi ASI. Penggunaan obat ini dalam jangka panjang dapat membantu menangani prolaktinoma, yaitu tumor jinak di kelenjar hipofisis (kelenjar berukuran kecil di otak). Bromokriptin dapat menghambat dan mengurangi produksi ASI, sehingga tidak disarankan untuk wanita yang sedang menyusui.


Sebelum menggunakan obat ini, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter, apoteker, atau tenaga kesehatan lainnya. Beli online Cripsa Tablet 2,5 mg dengan harga terbaik di Toko SehatQ, pasti terjamin keasliannya!


Merek: Cripsa
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Sanbe
Manufacture: Sanbe
Kemasan obat: 1 box isi 3 strip @ 10 tablet.

Indikasi/Manfaat Cripsa Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)

  • Mencegah atau mengurangi produksi ASI karena alasan medis.
  • Membantu mengatasi gangguan hormon prolaktin.
  • Membantu mengobati gangguan menstruasi.

Dosis Cripsa Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

  • Untuk menghentikan ASI: 2,5 mg/hari, selama 2-3 hari. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 kali/hari sebanyak 2,5 mg, selama 14 hari.
  • Untuk kondisi hiperprolaktinemia (kadar hormon prolaktin dalam tubuh tinggi):

    Dewasa: Dosis awal 1-1,25 mg/hari. Dosis dapat ditingkatkan hingga maksimal 30 mg/hari.

    Anak-anak berusia 7-18 tahun : Dosis awal 1 mg sebanyak 2-3 kali/hari sebanyak 1 mg.

    Anak-anak berusia 7-12 tahun : Dosis maksimal 5 mg/hari.

    Anak-anak berusia di atas 12 tahun : Dosis maksimal 20 mg/hari.

Cara Penggunaan Cripsa Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Dapat dikonsumsi sesudah makan.

Cara Menyimpan Cripsa Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Simpan di tempat kering dan sejuk dengan suhu di bawah 30ºC.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Cripsa Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Pasien hipersensitif terhadap zat aktif bromokriptin.
  • Pasien hipersensitif terhadap obat untuk mengatasi sakit kepala yang biasa dikombinasikan dengan kafein.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Cripsa Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien dengan riwayat penyakit tekanan darah tinggi.
  • Pasien dengan kondisi penyakit gangguan mental.
  • Pasien dengan kondisi penyakit gangguan fungsi hati.

Efek Samping Obat Cripsa Tablet 2,5 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


  • Gangguan pencernaan, antara lain mual dan muntah.
  • Pusing atau sakit kepala.
  • Nyeri pada bagian perut.
  • Kehilangan nafsu makan.