Crestor Tablet 5 mg (2 Strip @ 14 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Crestor tablet adalah obat untuk mengatasi kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi dalam darah. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Crestor tablet mengandung zat aktif rosuvastatin.

Rosuvastatin digunakan bersama diet yang tepat untuk membantu menurunkan kolesterol jahat dan lemak, seperti LDL dan trigliserida. Selain itu, obat ini juga dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam darah.

Kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi dan tidak terkontrol dapat menyebabkan penebalan dinding pembuluh darah, sehingga menimbulkan serangan jantung dan stroke.

Informasi zat aktif :

Rosuvastatin merupakan obat untuk menghambat pembentukan kolesterol. Caranya adalah dengan meningkatkan jumlah reseptor kolesterol jahat atau LDL (low density lipoprotein) pada permukaan sel, sehingga turut meningkatkan penyerapan dan pemecahan LDL.
Rosuvastatin juga dapat menurunkan apolipoprotein B yang memengaruhi kadar kolesterol LDL dan trigliserida (lemak) dalam darah, serta meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL (high density lipoprotein).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, rosuvastatin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara tidak sempurna dari saluran cerna. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 3-5 jam dan obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 20%.
  • Distribusi: Memasuki ASI. Volume distribusi sebanyak 134 L dan ikatan protein plasma sekitar 90%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui feses sekitar 90% dan urine sekitar 5% dalam bentuk tidak aktif. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 19 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori X: Penggunaan Crestor tablet tidak disarankan pada ibu hamil. Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Interaksi obat :

  • Colchicine.
    Penggunaan bersama rosuvastatin dapat meningkatkan risiko timbulnya kondisi langka dan serius yang memengaruhi otot dan ginjal Anda. Orang lanjut usia atau dengan penyakit ginjal lebih berisiko terkena efek samping ini.
  • Fenofibrat, amprenavir, atazanvir, klofibrat, darolutamid, darunavir, asam fenofibrat, idinavir, lenalidomid, nelfinavir, dan ritonavir.
    Penggunaan obat di atas bersama rosuvastatin dapat meningkatkan risiko efek samping, seperti kerusakan hati dan rhabdomyolysis, yaitu kondisi langka tetapi serius yang melibatkan kerusakan jaringan otot rangka.
  • Itraconazole.
    Penggunaan bersama rosuvastatin dan itraconazole dapat meningkatkan kadar dan efektivitas rosuvastatin, sehingga meningkatkan terjadinya pusing dan mual yang merupakan efek samping rosuvastatin.
  • Leflunomide.
    Penggunaan bersama obat ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan hati. Selain itu, leflunomide dapat meningkatkan kadar dan efek rosuvastatin dalam menurunkan kadar kolesterol.
  • Ciclosporin dan gemfibrozil.
    Penggunaan obat di atas bersama rosuvastatin dapat meningkatkan risiko kerusakan otot.
  • Lomitapide.
    Penggunaan rosuvastatin bersama lomitapide dapat meningkatkan kerusakan pada organ hati.
  • Erythromycin dan antasida.
    Penggunaan rosuvastatin bersama obat di atas dapat menurunkan kadar dan efektivitas rosuvastatin dalam menurunkan kolesterol.
  • Warfarin.
    Penggunaan rosuvastatin dengan warfarin dapat meningkatkan kadar dan efek warfarin, sehingga dapat meningkatkan risiko perdarahan.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jangan hentikan penggunaan obat tanpa persetujuan dokter. Segera hubungi dokter, jika Anda mengalami hal di bawah ini:

  • Batuk, sesak napas, dan penurunan berat badan. Hal tersebut dapat menjadi tanda penyakit paru-paru.
  • Nyeri otot, nyeri sendi, serta kelemahan atau kram. Hal tersebut dapat menjadi tanda kerusakan otot dan ginjal.
  • Kulit atau bagian putih mata menguning. Hal tersebut dapat menjadi tanda masalah hati.
  • Sakit perut parah dapat menandakan terjadinya masalah pankreas.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik yang dapat mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah akibat lemak.
  • Menurunkan trigliserida (lemak) dan kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL).
  • Sebagai terapi pada pasien hiperkolesterolemia heterozigot familial, yaitu kondisi bawaan yang membuat kolesterol tidak dapat dikeluarkan dari tubuh secara normal.

Rosuvastatin bekerja dengan cara memblokir enzim yang dibutuhkan tubuh untuk membuat kolesterol, sehingga dapat mengurangi jumlah kolesterol dalam darah. Selain itu, rosuvastatin dapat membantu mencegah atau memperlambat masalah kesehatan, seperti aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah akibat lemak yang menyumbat pembuluh darah.

Komposisi Obat

Rosuvastatin 5 mg.

Dosis Obat

Dewasa:

  • Dosis awal: 5 atau 10 mg/hari. Jika diperlukan, dosis dapat ditingkatkan hingga 20 mg/hari dengan interval selama 4 minggu.
  • Dosis maksimal: 40 mg/hari.
  • Pencegahan pada pasien risiko tinggi penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular): 20 mg/hari.

Anak-anak berusia 10 tahun ke atas:

  • Kadar kolesterol tinggi yang mencapai hingga 350-600 mg (hiperkolesterolemia familia heterozigot):
    • Dosis awal: 5 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan dengan interval waktu selama 4 minggu.
    • Dosis maksimal: 20 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering. Kompres perut Anda dengan bantalan panas atau botol air panas tertutup.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol alkohol. Mintalah rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada dokter atau apoteker Anda. Jika sakit kepala ini berlangsung selama lebih dari seminggu atau gejala semakin memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Mual.
    Ketika Anda merasa mual, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Lemah atau pusing.
    Jika rosuvastatin membuat Anda pusing dan merasa lemah, hentikan aktivitas Anda. Lalu, duduk atau berbaringlah hingga Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda merasa lelah. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperparah kondisi Anda.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
    Cobalah mengonsumsi makanan dengan kandungan serat tinggi, seperti buah, sayuran, dan sereal, serta minumlah banyak air. Cobalah berolahraga rutin, seperti berjalan atau berlari. Jika cara tersebut tidak membantu, berkonsultasilah dengan dokter.
  • Adanya protein dalam urine.
    Hal ini biasanya akan kembali normal dengan sendirinya tanpa harus berhenti minum rosuvastatin. Dokter mungkin akan memantau kondisi Anda.
  • Peradangan pada organ hati (hepatitis).
  • Kesulitan tidur (insomnia).
  • Peradangan pada organ pankreas (pankreatitis).
  • Ruam pada kulit.
  • Nyeri pada otot.
  • Kesemutan (parestesia).
  • Nyeri dada.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu kamar di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang sedang mengonsumsi gemfibrozil, ciclosporin, atazanavir, ritonavir, lopinavir, dan simeprevir.
  • Pasien penderita hipotiroidisme atau memiliki kadar tiroid rendah dalam tubuh.
  • Pasien lanjut usia atau 65 tahun ke atas.
  • Pasien yang mengalami kegagalan pernapasan.
  • Pasien dengan riwayat penderita penyakit hati kronis.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien penderita penyakit ginjal.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen dalam obat ini.
  • Pasien yang memiliki gangguan atau masalah pada hati.
  • Pasien yang mengalami gangguan ginjal berat.
  • Pasien penderita kelainan otot (miopati).
  • Ibu hamil dan menyusui.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Crestor Tablet 5 mg (2 Strip @ 14 Tablet)