SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Crestor Tablet adalah obat untuk sebagai terapi tambahan terhadap diet

Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 15 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 368.936

Jumlah Produk
1

Tersedia 23 Penjual

Apotek Melati Mas
Rp 368.936
Apotek Melati Mas
Kota Tangerang Selatan21.66 km
Apotek Mulia Farma
Rp 370.300
Apotek Mulia Farma
Kota Jakarta Barat8.94 km
Apotek Nico Sehat
Rp 373.695
Apotek Nico Sehat
Kota Jakarta Timur7.14 km
Apotek Dwi Sapta Nawami
Rp 373.695
Apotek Dwi Sapta Nawami
Kota Tangerang Selatan14.03 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Crestor Tablet adalah obat untuk sebagai terapi tambahan terhadap diet dan olahraga untuk membantu menurunkan kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia primer (kondisi tingginya kadar kolesterol dalam darah). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Obat ini mengandung zat aktif Rosuvastatin Ca.

Informasi zat aktif :

Rosuvastatin merupakan obat untuk menghambat pembentukan kolesterol. Caranya adalah dengan meningkatkan jumlah reseptor kolesterol jahat atau LDL (low density lipoprotein) pada permukaan sel, sehingga turut meningkatkan penyerapan dan pemecahan LDL.

Rosuvastatin juga dapat menurunkan apolipoprotein B yang memengaruhi kadar kolesterol LDL dan trigliserida (lemak) dalam darah, serta meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL (high density lipoprotein).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, rosuvastatin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara tidak sempurna dari saluran cerna. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 3-5 jam dan obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 20%.
  • Distribusi: Memasuki ASI. Volume distribusi sebanyak 134 L dan ikatan protein plasma sekitar 90%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui feses sekitar 90% dan urine sekitar 5% dalam bentuk tidak aktif. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 19 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori X: Penggunaan Crestor tablet tidak disarankan pada ibu hamil.
Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Interaksi obat :

  • warfarin dan kontrasepsi oral
  • Itrakonazol
  • Eritromisin
  • Antasida

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 15 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Rosuvastatin Ca.
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 15 tablet (10 mg)
Produsen
AstraZeneca

Informasi Zat Aktif

Rosuvastatin merupakan obat untuk menghambat pembentukan kolesterol. Caranya adalah dengan meningkatkan jumlah reseptor kolesterol jahat atau LDL (low density lipoprotein) pada permukaan sel, sehingga turut meningkatkan penyerapan dan pemecahan LDL.

Rosuvastatin juga dapat menurunkan apolipoprotein B yang memengaruhi kadar kolesterol LDL dan trigliserida (lemak) dalam darah, serta meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL (high density lipoprotein).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, rosuvastatin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara tidak sempurna dari saluran cerna. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 3-5 jam dan obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 20%.
  • Distribusi: Memasuki ASI. Volume distribusi sebanyak 134 L dan ikatan protein plasma sekitar 90%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui feses sekitar 90% dan urine sekitar 5% dalam bentuk tidak aktif. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 19 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Sebagai terapi tambahan terhadap diet dan olahraga untuk membantu menurunkan kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterolemia primer (kondisi tingginya kadar kolesterol dalam darah) tipe II a, termasuk hiperkolsterolemia familial heterozigot, atau dislipidemia campuran (kondisi tingginya kadar lemak dalam darah) tipe II b

Komposisi

Rosuvastatin Ca 10 mg

Dosis

1 tablet/hari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Mual
  • Sakit perut

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Obat ini harus digunakan dengan resep dokter
  • Alergi terhadap komponen obat ini
  • Penyakit hati
  • Kelainan otot (miopati)
  • Ibu hamil dan menyusui

Kategori Kehamilan

Kategori X: Penggunaan Crestor tablet tidak disarankan pada ibu hamil.
Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita penyakit hati dan gangguan ginjal
  • Pasien yang mengonsumsi obat siklosporin dan gemfibrozil
  • Ibu hamil dan menyusui

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • warfarin dan kontrasepsi oral
  • Itrakonazol
  • Eritromisin
  • Antasida

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 15 Tablet)

Total

Rp 368.936