Stok Habis
Crestor tablet adalah obat yang digunakan untuk mengurangi kadar kolestrol jahat dalam darah

Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 14 Tablet)


Harga Produk
Rp 299.600

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Indikasi (manfaat) Obat

Ini digunakan untuk menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
• Digunakan untuk menurunkan trigliserida.
• Digunakan untuk memperlambat perkembangan penyakit jantung.
• Digunakan pada beberapa orang untuk menurunkan kemungkinan serangan jantung, stroke, dan pengobatan jantung tertentu.

Komposisi Obat

Rosuvastatin 10 mg

Dosis Obat

Dewasa: Awalnya, 1 x 5 atau 10 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan pada interval 4 minggu hingga 20 mg/hari jika perlu. Maks: 40 mg sekali sehari.
Anak: Awalnya, 5 mg 1x/hari, dapat disesuaikan dengan interval minimal 4 minggu. Maks: 20 mg 1x/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

Biasa terjadi: Sakit kepala, pusing, sembelit, muntah, mual, sakit perut, nyeri dada, depresi, dan ruam.
Berpotensi fatal: hepatitis, pankreatitis, rabdomiolisis berat disertai gagal ginjal akut, dan nekrolisis epidermal toksik.

Perhatian Khusus

Pasien dengan faktor predisposisi untuk miopati yang tidak dapat diobati, gangguan ginjal, dan riwayat penyakit hati kornis serta alkoholisme.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hipersensitif, penyakit hati aktif atau peningkatan transaminase serum persisten yang tidak dapat dijelaskan, gangguan ginjal berat, kehamilan dan menyusui.

-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 14 Tablet)

Jual dan Beli Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 14 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Crestor tablet adalah obat yang digunakan untuk mengontrol kolesterol dan trigliserida dalam darah. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Crestor tablet mengandung rosuvastatin.

Kolesterol sebenarnya adalah lemak yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Sementara, trigliserida merupakan salah satu jenis lemakdalam darah yang dihasilkan hati dan berfungsi sebagai cadangan energi. Kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi dan tidak terkontrol dapat menyebabkan penebalan dinding pembuluh darah, sehingga menimbulkan serangan jantung dan stroke.

Informasi zat aktif :

Rosuvastatin menghambat dalam pembentukan kolesterol. Rosuvastatin meningkatkan jumlah reseptor LDL (low density lipoprotein) pada permukaan sel, sehingga meningkatkan penyerapan dan pemcehaan atau perubahan LDL (low density lipoprotein). Rosuvastatin juga menurunkan apolipoprotein B yang menggambarkan tingkat kolesterol LDL dalam darah dan trigliserida (lemak) dan meningkatkan konsentrasi HDL (high density lipoprotein).

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, rosuvastatin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap secara tidak sempurna dari saluran cerna. Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) selama 3-5 jam dan obat yang masuk ke dalam peredaran darah. (ketersediaan hayati) sekitar 20%.
  • Distribusi: Memasuki ASI. Volume distribusi sebanyak 134 L dan ikatan protein plasma sekitar 90%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara terbatas di hati.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui feses sekitar 90% dan urin sekitar 5% dalam bentuk tidak aktif. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 19 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori X: Penggunaan Crestor tablet tidak disarankan pada ibu hamil. Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya.
Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Interaksi obat :

  • Fenofibrat, amprenavir, atazanvir, klofibrat, darolutamid, darunavir, asam fenofibrat, idinavir, lenalidomid, nelfinavir, dan ritonavir.
    Penggunaan obat-obatan di atas bersama rosuvastatin dapat meningkatkan risiko efek samping, seperti kerusakan hati dan kondisi langka yang melibatkan kerusakan jaringan otot rangka, atau disebut rhabdomyolysis.
  • Leflunomid.
    Leflunomide dapat menyebabkan masalah hati. Mengonsumsi obat ini dengan rosuvastatin dapat meningkatkan risiko tersebut. Selain itu, leflunomide dapat meningkatkan kadar dan efek rosuvastatin dalam darah. Hal ini dikarenakan, leflunomide dapat tinggal dalam darah pada waktu yang lama setelah dosis terakhir. Jadi, interaksi dengan obat lain dapat terjadi untuk beberapa waktu, bahkan setelah Anda berhenti meminumnya.
  • Colchicine.
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan terjadinya kondisi langka dan serius yang memengaruhi otot dan ginjal Anda. Orang lanjut usia atau dengan penyakit ginjal lebih berisiko terkena efek samping ini.
  • Siklosporin, gemfibrozil.
    Penggunaan bersama rosuvastatin dapat meningkatkan kadar rosuvastatin dalam darah dan menyebabkan efek samping berbahaya pada otot Anda.
  • Lomitapide.
    Bicaralah dengan dokter Anda sebelum menggunakan lomitapide bersama rosuvastatin. Mengonsumsi lomitapide dengan rosuvastatin dapat meningkatkan risiko kerusakan hati.
  • Warfarin.
    penggunaan warfarin bersama rosuvastatin dapat menyebabkan Anda lebih mudah berdarah.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jangan menghentikan penggunaan obat tanpa persetujuan dokter. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami hal di bawah ini:

  • Batuk, sesak napas, dan penurunan berat badan.
  • Nyeri otot, nyeri sendi, kelemahan atau kram.
  • Kulit atau bagian putih mata menguning.
  • Sakit perut parah.


Merek: {""id""=>2179, ""label""=>""Cialis"", ""data_custom""=>{""id""=>2179, ""label""=>""Cialis""}}
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Astra Zeneca
Manufacture: Astra Zeneca
Kemasan obat: 1 strip @ 14 tablet (10 mg)

Indikasi/Manfaat Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 14 Tablet)

  • Menurunkan dan mengontrol kadar kolesterol jahat LDL dan trigliserida dalam darah.
  • Meningkatkan kadar kolesterol baik HDL.

Kolesterol yang menumpuk di dinding pembuluh darah arteri akan menghalangi aliran darah ke jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya. Rosuvastatin, yang merupakan obat golongan statin, akan memperlambat produksi kolesterol dalam tubuh, sehingga menurunkan jumlah kolesterol yang menumpuk tersebut.


Dosis Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 14 Tablet)


Dewasa:

  • Dosis awal: 5 atau 10 mg/hari. Jika diperlukan, dosis dapat ditingkatkan hingga 20 mg/hari dengan interval selama 4 minggu.
  • Dosis maksimal: 40 mg/hari.
  • Pencegahan pada pasien risiko tinggi penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular): 20 mg/hari.

Anak-anak berusia 10 tahun ke atas:

  • Kadar kolesterol tinggi yang mencapai hingga 350-600 mg% (hiperkolesterolemia familia heterozigot):

Cara Penggunaan Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 14 Tablet)


Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Cara Menyimpan Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 14 Tablet)


Simpan pada suhu kamar di bawah 30°C.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 14 Tablet) Jika:


  • Pasien penderita penyakit hati aktif.
  • Pasien penderita kelainan otot (miopati).
  • Pasien penderita gangguan ginjal berat.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 14 Tablet)


  • Pasien yang sedang mengonsumsi gemfibrozil, ciclosporin, atazanavir, ritonavir, lopinavir, dan simeprevir.
  • Pasien penderita hipotiroidisme atau memiliki kadar tiroid rendah dalam tubuh.
  • Pasien penderita penyakit ginjal.
  • Pasien dengan riwayat penderita penyakit hati kronis.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien yang mengalami kegagalan pernapasan.
  • Pasien lanjut usia atau 65 tahun ke atas.

Efek Samping Obat Crestor Tablet 10 mg (1 Strip @ 14 Tablet)


  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minumlah secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah rekomendasi obat penghilang rasa sakit kepada dokter atau apoteker Anda. Jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau memburuk, segera hubungi dokter Anda.
  • Lemah atau pusing.
    Jika rosuvastatin membuat Anda pusing dan merasa lemah, hentikan apa aktivitas Anda. Lalu, duduk atau berbaringlah sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda merasa lelah. Jangan minum alkohol karena akan memperburuk kondisi Anda.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Cobalah mengonsumsi makanan berserat tinggi, seperti buah, sayuran, dan sereal, serta minumlah banyak air. Cobalah berolahraga secara rutin, seperti berjalan atau berlari. Jika cara ini tidak membantu, berkonsultasilah dengan dokter.
  • Protein dalam urine Anda.
    Hal ini biasanya kembali normal dengan sendirinya tanpa harus berhenti mengonsumsi rosuvastatin. Dokter mungkin akan memantau kondisi Anda.