SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Cozaar tablet adalah obat untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada pasien hipertensi

Cozaar Tablet 50 mg (1 Strip @ 15 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 261.900


Tersedia 13 Penjual

Urutkan
Apotek Wellings Sunter
Rp 261.900
Apotek Wellings SunterKota Jakarta Utara
6.4 km
Apotek Golden Sehat Duri Raya
Rp 307.500
Apotek Golden Sehat Duri RayaKota Jakarta Barat
6.46 km
Apotek Wellings Greenville
Rp 261.900
Apotek Wellings GreenvilleKota Jakarta Barat
6.77 km
Apotek Wellings Teluk Gong
Rp 261.900
Apotek Wellings Teluk GongKota Jakarta Utara
6.86 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Cozaar tablet adalah obat untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Selain itu, obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati kondisi lain, seperti gagal jantung dan penyakit ginjal pada pasien diabetes yang disertai tekanan darah tinggi.

Obat ini pun dapat membantu mengurangi risiko stroke pada pasien hipertrofi ventrikel kiri, yaitu pembesaran dan penebalan dinding bilik kiri jantung. Cozaar tablet merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Obat ini memiliki kandungan kalium losartan sebagai zat aktifnya. Losartan akan melebarkan pembuluh darah, sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan aliran darah.

Informasi zat aktif :

Cozaar tablet 50 mg mengandung zat aktif losartan yang termasuk dalam kelompok obat angiotensin receptor blocker atau antagonis reseptor angiotensin II. Obat ini menurunkan tekanan darah dengan merelaksasi dan memperbesar pembuluh darah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, losartan diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan, penurunan tingkat penyerapan dapat disebabkan oleh makanan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 33% dan waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu untuk puncak konsentrasi plasma) dalam kondisi puasa sekitar adalah 1 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi adalah 34 L dan ikatan protein plasma adalah >98%, terutama albumin.
  • Metabolisme: Mengalami metabolisme jalur pertama hati.
  • Ekskresi: Sebanyak 35% dikeluarkan melalui urine dalam bentuk obat tidak berubah sekitar 4% dan dalam bentuk metabolit sekitar 6%, serta melalui feses sekitar 60%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1,5-2,5 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Rifampicin dan fluconazole.
    Penggunaan bersama losartan dapat mempercepat ekskresi losartan, sehingga losartan tidak dapat bekerja dengan baik dalam menurunkan tekanan darah.
  • Obat hipertensi lainnya.
    Penggunaan bersama obat antihipertensi lain dapat menyebabkan hipotensi atau tekanan darah rendah.
  • Obat NSAID, seperti naproksen dan ibuprofen.
    Penggunaan bersama losartan meningkatkan risiko kerusakan ginjal dan NSAID dapat mengurangi efektivitas losartan dalam menurunkan tekanan darah.
  • Obat diuretik seperti furosemid, hidroklortiazid, dan spironolakton.
    Penggunaan bersama losartan meningkatkan risiko hiperkalemia atau tingginya kadar kalium dalam darah.
  • Lithium.
    Penggunaan bersama losartan meningkatkan kadar lithium dalam tubuh dan risiko toksisitas atau keracunan.
  • Irbesartan, kandesartan, valsartan, lisinopril, dan enalapril.
    Penggunaan bersama losartan dengan obat-obat tersebut dapat menurunkan tekanan darah, meningkatkan kadar kalium dalam darah, dan menyebabkan kerusakan ginjal.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Perasaan seperti akan pingsan.
  • Mengantuk, kebingungan, perubahan mood, peningkatan rasa haus, kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah.
  • Pembengkakan, berat badan bertambah, sesak napas, dan buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau tidak sama sekali.
  • Peningkatan kadar kalium yang tinggi dengan gejala detak jantung lambat, denyut nadi lemah, dan kelemahan otot.
  • Timbul rasa sakit atau sensasi seperti terbakar saat buang air kecil.
  • Kulit pucat, merasa pusing atau sesak napas, detak jantung cepat, dan kesulitan berkonsentrasi.
  • Sesak dan nyeri dada.

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Membantu mengobati nyeri dada (angina pektoris).
  • Menurunkan tekanan darah tinggi, sehingga dapat membantu mencegah stroke, penyakit jantung, serangan jantung, dan masalah ginjal.
  • Melindungi ginjal pada pasien yang memiliki penyakit ginjal akibat diabetes (nefropati diabetik).

Losartan bekerja dengan menghambat kerja angiotensin II, yaitu zat kimia dalam tubuh yang dapat menyebabkan pembuluh darah yang mengencang dan menyempit. Dengan mekanisme ini, maka kerja jantung dalam memompa darah lebih ringan, sehingga tekanan darah pun menurun.

Komposisi

Kalium losartan 50 mg.

Dosis

Dewasa:

  • Hipertensi: 50 mg/hari. Dosis bersifat individual dan dapat ditingkatkan hingga 100 mg/hari sesuai respons klinis.
  • Penyakit ginjal yang disebabkan diabetes (nefropati diabetik) pada diabetes mellitus tipe 2: 50 mg/hari, dapat meningkat hingga 100 mg/hari tergantung respons tekanan darah.
  • Gagal jantung: 12,5 mg/hari, dapat dititrasi dosis dengan interval mingguan.

Anak-anak:

  • Hipertensi:

Lansia dengan umur 75 tahun ke atas:

  • Hipertensi, penyakit ginjal yang disebabkan diabetes (nefropati diabetik), gagal jantung: 25 mg/hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek Samping

  • Sakit kepala.
    Beristirahatlah dan minum banyak cairan, serta jangan mengonsumsi alkohol terlalu banyak. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama mengonsumsi losartan. Hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari satu minggu atau bertambah parah.
  • Mual.
    Jika Anda merasa mual setelah mengonsumsi losartan, cobalah konsumsi losartan dengan atau setelah makan. Hindari mengonsumsi makanan yberat atau pedas.
  • Muntah dan diare.
    Minumlah banyak air atau konsumsi buah yang mengandung banyak air, seperti labu untuk mencegah dehidrasi. Konsultasikan dengan apoteker jika memiliki tanda-tanda dehidarasi, seperti buang air kecil yang lebih sedikit atau jarang dari biasanya, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jika Anda mengalami diare parah atau muntah karena sakit perut atau suatu penyakit, segera hubungi dokter sebab Anda mungkin perlu menghentikan konsumsi losartan sementara waktu hingga kondisi Anda membaik.
  • Merasa pusing.
    Jika Anda merasa pusing saat berdiri, cobalah bangun dengan perlahan atau tetap duduk hingga Anda merasa lebih baik. Cobalah berbaring dan jangan mengemudi atau menggunakan mesin.
  • Nyeri pada persendian dan otot.
    Jika Anda mengalami nyeri otot yang tidak biasa, kelemahan, atau kelelahan yang bukan disebabkan olahraga atau bekerja, segera hubungi dokter sebab Anda mungkin perlu melakukan tes darah untuk mengetahui penyebabnya.
  • Nyeri dada.
  • Batuk.
  • Ruam pada kulit.
  • Biduran.
  • Infeksi saluran nafas atas.
  • Hidung tersumbat.
  • Gatal.
  • Nyeri pada punggung.
  • Alergi.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Ibu menyusui.
  • Selama penggunaan obat ini, lakukan pemeriksaan serum kalium secara berkala.
  • Pasien dengan gangguan ginjal dan hati ringan hingga sedang.
  • Pasien dengan kondisi pembengkakan karena reaksi alergi (angioedema).
  • Anak-anak.
  • Pasien lanjut usia.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki tekanan darah rendah.
  • Pasien dengan gangguan hati parah.
  • Pasien diabetes yang mengonsumsi obat aliskiren secara bersamaan.
  • Wanita hamil trimester kedua hingga ketiga.
  • Pasien yang melakukan diet rendah garam.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini atau obat golongan angiotensin II receptor antagonist lainnya.

Nomor Izin Edar

DKL2006609617A1
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).Membantu mengobati nyeri dada (angina pektoris).Menurunkan tekanan darah tinggi, sehingga dapat membantu mencegah stroke, penyakit jantung, serangan jantung, dan masalah ginjal.Melindungi ginjal pada pasien yang memiliki penyakit ginjal akibat diabetes (nefropati diabetik).Losartan bekerja dengan menghambat kerja angiotensin II, yaitu zat kimia dalam tubuh yang dapat menyebabkan pembuluh darah yang mengencang dan menyempit. Dengan mekanisme ini, maka kerja jantung dalam memompa darah lebih ringan, sehingga tekanan darah pun menurun.

Dewasa:Hipertensi: 50 mg/hari. Dosis bersifat individual dan dapat ditingkatkan hingga 100 mg/hari sesuai respons klinis.Penyakit ginjal yang disebabkan diabetes (nefropati diabetik) pada diabetes mellitus tipe 2: 50 mg/hari, dapat meningkat hingga 100 mg/hari tergantung respons tekanan darah.Gagal jantung: 12,5 mg/hari, dapat dititrasi dosis dengan interval mingguan.Anak-anak:Hipertensi:Lansia dengan umur 75 tahun ke atas:Hipertensi, penyakit ginjal yang disebabkan diabetes (nefropati diabetik), gagal jantung: 25 mg/hari.

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Sakit kepala.Beristirahatlah dan minum banyak cairan, serta jangan mengonsumsi alkohol terlalu banyak. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang dalam minggu pertama mengonsumsi losartan. Hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari satu minggu atau bertambah parah.Mual.Jika Anda merasa mual setelah mengonsumsi losartan, cobalah konsumsi losartan dengan atau setelah makan. Hindari mengonsumsi makanan yberat atau pedas.Muntah dan diare.Minumlah banyak air atau konsumsi buah yang mengandung banyak air, seperti labu untuk mencegah dehidrasi. Konsultasikan dengan apoteker jika memiliki tanda-tanda dehidarasi, seperti buang air kecil yang lebih sedikit atau jarang dari biasanya, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jika Anda mengalami diare parah atau muntah karena sakit perut atau suatu penyakit, segera hubungi dokter sebab Anda mungkin perlu menghentikan konsumsi losartan sementara waktu hingga kondisi Anda membaik.Merasa pusing.Jika Anda merasa pusing saat berdiri, cobalah bangun dengan perlahan atau tetap duduk hingga Anda merasa lebih baik. Cobalah berbaring dan jangan mengemudi atau menggunakan mesin.Nyeri pada persendian dan otot.Jika Anda mengalami nyeri otot yang tidak biasa, kelemahan, atau kelelahan yang bukan disebabkan olahraga atau bekerja, segera hubungi dokter sebab Anda mungkin perlu melakukan tes darah untuk mengetahui penyebabnya.Nyeri dada.Batuk.Ruam pada kulit.Biduran.Infeksi saluran nafas atas.Hidung tersumbat.Gatal.Nyeri pada punggung.Alergi.

Nama Produk

Cozaar Tablet 50 mg (1 Strip @ 15 Tablet)

Total

Rp 261.900