SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Contrexyn tablet adalah obat untuk menurunkan demam pada anak.

Contrexyn Tablet 80 mg (1 Strip @ 4 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 1.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 21 Penjual

Apotek Rave Pharma
Rp 1.900
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.8 km
Apotek Madinah Farma
Rp 1.000
Apotek Madinah Farma
Kota Jakarta Barat5.96 km
Apotek Mulia Farma
Rp 3.600
Apotek Mulia Farma
Kota Jakarta Barat8.95 km
ALTADAY APOTEK
Rp 1.100
ALTADAY APOTEK
Kota Jakarta Selatan10.55 km

Deskripsi

Contrexyn tablet adalah obat untuk menurunkan demam pada anak, meringankan nyeri dan demam pasca imunisasi. Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. Contrexyn tablet mengandung zat aktif asam asetil salisilat (aspirin).

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Contrexyn Tablet 80 mg (1 Strip @ 4 Tablet)
Golongan Obat
Obat Bebas
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama

Asam asetil salisilat (aspirin).

Kelas Terapi
Analgesik, antipiretik, dan antiinflamasi.
Klasifikasi
Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAID).
Kemasan
1 strip @ 4 tablet (80 mg)
Produsen
Supra Ferbindo Farma

Informasi Zat Aktif

Asam asetilsalisilat atau aspirin merupakan salisilat yang memiliki aktivitas analgesik, antiinflamasi, dan antipiretik. Aspirin bekerja menghambat enzim siklooksigenase-1 (COX-1) yang selektif dan tidak dapat diubah, sehingga mengakibatkan penghambatan langsung pembentukan senyawa penyebab peradangan (prostaglandin). Dengan memblokir produksi prostaglandin tubuh, NSAID seperti aspirin dapat membantu mencegah dan meredakan gejala cedera ini

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, aspirin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diabsorbsi secara cepat dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) adalah 50-75% dan waktu untuk konsentrasi plasma puncak sekitar 1-2 jam, 3-4 jam pada obat salut enterik, dan 2 jam pada kapsul lepas lambat.
  • Distribusi: Terdistribusi secara luas dan cepat ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh, melintasi plasenta dan memasuki ASI. Volume distribusi adalah 170 ml/kg dan ikatan protein plasma adalah 80-90%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati menjadi asam salisilat, glukoronida fenolik salisil, asil glukuronida salisilat, asam gentisat, dan asam gentisurat dan menjalani metabolisme lintas pertama.
  • Ekskresi: Diekskresi melalui urin sebanyak 75% dalam bentuk asam salicyluric dan 10% dalam bentuk asam salisilat. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 15-20 menit.

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan panas atau demam, meringankan rasa nyeri dan demam pasca imunisasi.

Aspirin adalah obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Obat ini bekerja dengan cara yang sama untuk mengurangi jumlah prostaglandin yang diproduksi tubuh Anda. Prostaglandin adalah zat alami yang dibuat oleh sebagian besar sel di tubuh. Sel melepaskan prostaglandin saat terluka. Prostaglandin berkontribusi pada peradangan tubuh Anda, yang menyebabkan berbagai efek, termasuk pembengkakan, demam, dan peningkatan kepekaan terhadap rasa sakit. Dengan memblokir produksi prostaglandin tubuh, NSAID seperti aspirin dapat membantu mencegah dan meredakan gejala cedera ini.

Komposisi

Asam asetil salisilat (aspirin) 80 mg.

Dosis

Anak-anak:

  • 2-3 tahun: 1-2 tablet kunyah sebanyak 3-4 kali/hari.
  • 3-5 tahun: 2-3 tablet kunyah sebanyak 3-4 kali/hari.

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Merasa mual dan gangguan pencernaan.
    Tetaplah pada makanan sederhana dan minumlah aspirin setelah makan. Jika ini terus berlanjut, bicarakan dengan dokter Anda untuk nasihat lebih lanjut.
  • Peningkatan risiko pendarahan (seperti mimisan).
    Jika Anda melihat adanya pendarahan yang tidak dapat dijelaskan, bicarakan dengan dokter untuk meminta nasihat.Pengencangan otot-otot pada lapisan saluran udara atau bronkus (bronkospasme).
  • Asma.
  • Sesak napas.
  • Telinga berdering (tinnitus).
  • Anemia.
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia).
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Iritasi pada lambung.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Pusing.
  • Peradangan pada mukosa hidung (rhinitis).
  • Ruam pada kulit.
  • Biduran (urtikaria).
  • Perdarahan.
  • Gangguan saluran pencernaan ringan.
  • Sensitif terhadap salisilat.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat asma.
  • Pasien penderita anemia.
  • Pasien yang mengalami gangguan perdarahan.
  • Pasien penderita gangguan hati dan ginjal.
  • Pasien yang mengalami dehidrasi.
  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung atau usus 12 jari.

Kategori Kehamilan

Pada trimester pertama dan kedua:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan contrexyn kaplet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Pada trimester ketiga:
Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di mana obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap asam asetil salisilat.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien penderita gangguan pembekuan darah yang disebabkan karena kekurangan faktor VII dan IX (hemofilia).
  • Pasien penderita asam urat.
  • Pasien penderita gangguan ginjal atau hati yang berat.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Warfarin, obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan), dan obat pengencer darah.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan risiko terjadinya perdarahan.
  • Antidepresan SSRI, seperti sitalopram, fluoksetin, paroksetin, venlafaksin, dan sentralin.
    Penggunaan bersama dengan aspirin dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.
  • Obat antiinflamasi seperti natrium diklofenak, ibuprofen, indometasin, dan naproksen.
    Dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan pada saluran pencernaan jika dikonsumsi dengan aspirin.
  • Metotreksat.
    Aspirin dapat menyebabkanpeningkatan kadar metotreksat dan dapat meningkatkan potensi efek samping.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami telinga berdenging, kebingungan, halusinasi, pernapasan cepat, kejang, mual parah, muntah, atau sakit perut, feses berdarah, batuk darah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi, demam berlangsung lebih dari 3 hari, atau bengkak, atau nyeri yang berlangsung lebih dari 10 hari.

Sesuai kemasan per September 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aspirin?mtype=generic
Diakses pada 21 September 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/161255#interactions
Diakses pada 21 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/aspirin.html
Diakses pada 21 September 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aspirin
Diakses pada 21 September 2020

Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/aspirin-for-pain-relief/
Diakses pada 21 September 2020

Drugbank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB00945
Diakses pada 21 September 2020

Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/low-dose-aspirin/#:~:text=If%20you%20forget%20to%20take,an%20alarm%20to%20remind%20you
Diakses pada 21 September 2020

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Contrexyn Tablet 80 mg (1 Strip @ 4 Tablet)

Total

Rp 1.900