Concor Tablet 2,5 mg (10 Strip @ 10 Tablet) | Manfaat dan Indikasi Obat, Dosis, Efek Samping
SehatQ
SehatQ Profile
Concor tablet adalah obat untuk mengobati hipertensi dan angina pektoris atau nyeri dada

Concor Tablet 2,5 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 826.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 36 Penjual

Urutkan
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Concor tablet adalah obat untuk mengobati hipertensi dan angina pektoris atau nyeri dada. Tekanan darah tinggi dapat menambah beban kerja jantung dan pembuluh darah arteri. Jika berlanjut dalam waktu lama, jantung dan pembuluh darah arteri mungkin tidak akan berfungsi dengan baik.

Obat Concor mengandung zat aktif bisoprolol fumarate. Bisoprolol juga digunakan untuk mengobati gagal jantung, mencegah nyeri dada yang disebabkan angina atau penyakit jantung koroner, serta mengatasi gangguan irama jantung atau fibrilasi atrium dan kondisi lain yang menyebabkan detak jantung tidak teratur.

Concor tablet merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Bisoprolol fumarate termasuk dalam golongan obat beta blocker. Obat ini bekerja dengan memengaruhi respons terhadap impuls saraf di bagian tubuh tertentu, seperti jantung. Efeknya, jantung akan berdetak lebih lambat dan tekanan darah menurun. Saat tekanan darah diturunkan, jumlah darah dan oksigen akan meningkat ke jantung.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, bisoprolol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan hampir sepenuhnya dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan dengan konsentrasi tertinggi di jantung, hati, paru-paru, dan air liur. Melintasi penghalang darah dan otak.
  • Metabolisme: Secara luas dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine (sekitar 50% sebagai obat tidak berubah dan 50% sebagai metabolit tidak aktif) dan feses (2%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 9-12 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Concor tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Rifampicin.
    Rifampicin dapat meningkatkan pengeluaran hasil metabolisme bisoprolol, sehingga efektivitas bisoprolol dalam menurunkan tekanan darah tinggi akan berkurang.
  • Kuinidin, disopiramid, dan propafenon.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan efek penurunan kontraksi otot jantung.
  • Glikosida digitalis.
    Penggunaan bisoprolol dengan glikosida digitalis dapat meningkatkan risiko bradikardi, yaitu denyut jantung lebih lambat dari biasanya.
  • Klonidin dan metildopa.
    Penggunaan bersama klonidin dan metildopa dapat memperburuk gagal jantung.
  • Antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen dan asam mefenamat.
    NSAID dapat mengurangi efek penurun tekanan darah pada obat bisoprolol.
  • Verapamil dan diltiazem.
    Verapamil dan diltiazem dapat menyebabkan tekanan darah menjadi sangat rendah (hipotensi berat).

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sakit mata, masalah penglihatan, atau bronkospasme dengan gejala mengi, dada sesak, dan kesulitan bernapas.
  • Sesak napas walau melakukan aktivitas ringan, pembengkakan, dan terjadi penambahan berat badan yang cepat.
  • Detak jantung lambat berdebar-debar atau berdebar-debar di dada.
  • Mati rasa, kesemutan, atau rasa dingin di tangan atau kaki Anda.
  • Perasaan pusing seperti akan pingsan.

Indikasi (manfaat)

  • Membantu mengatasi tekanan darah tinggi atau hipertensi, nyeri dada atau angina pektoris akibat pengerasan pembuluh darah arteri yang disebabkan penumpukan plak di dinding arteri (aterosklerosis koroner), serangan jantung, dan penyakit gangguan kardiovaskular lainnya.
  • Membantu mencegah terjadinya stroke, masalah ginjal, dan penyakit jantung lainnya.

Bisoprolol mampu menghambat aksi epinefrin pada jantung dan pembuluh darah. Epinefrin merupakan bahan kimia alami yang menyebabkan peningkatan tekanan darah. Dengan menghambat epinefrin, maka detak dan ketegangan jantung, serta tekanan darah akan berkurang. 

Komposisi

Bisoprolol fumarate 2,5 mg.

Dosis

Hipertensi

  • Dosis awal: 5 mg/hari, dikonsumsi pada pagi hari.
  • Dosis umum: 5-10 mg/hari.
  • Dosis maksimal: 20 mg/hari.

Gagal jantung kronis:

  • Dosis awal: 1,25 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan setelah 1 minggu penggunaan.
  • Dosis pemeliharaan: 10 mg/hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Telan secara utuh tanpa dikunyah atau dihancurkan.

Efek Samping

  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak air. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya hilang setelah minggu pertama mengonsumsi bisoprolol. Hubungi dokter jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
    Konsumsilah makanan berserat tinggi, seperti buah segar, sayuran, dan sereal, serta minumlah banyak air putih. Cobalah berolahraga lebih teratur, misalnya berjalan kaki atau lari. Jika cara ini tidak membantu, berkonsultasilah dengan dokter.
  • Mual, muntah, atau diare.
    Pilih makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa, seperti makanan pedas. Konsumsilah obat ini setelah makan. Minum air sedikit, tetapi sering, terutama jika Anda mengalami diare.
    Hubungi dokter atau apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan apoteker atau dokter.
  • Pusing atau lemas.
    Jika bisoprolol membuat Anda merasa pusing atau lemah, hentikan aktivitas Anda. Duduk atau berbaringlah sampai Anda merasa lebih baik. Jangan mengemudi atau menggunakan mesin jika Anda merasa lelah. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan membuat efek samping memburuk.
  • Kaki dan tangan terasa dingin.
    Letakkan tangan atau kaki Anda di bawah air hangat yang mengalir. Lalu, pijat dan goyangkan jari tangan dan kaki Anda.
  • Gejala pilek, seperti hidung tersumbat, pilek, batuk, dan radang tenggorokan.
  • Sesak napas.
  • Pembengkakan.
  • Nyeri sendi.
  • Peningkatan berat badan yang cepat.
  • Pusing seperti ingin pingsan.
  • Dada berdebar-debar.
  • Mati rasa dan kesemutan.
  • Kesulitan tidur (insomnia).
  • Sakit mata dan gangguan penglihatan.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30 °C.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Pasien yang memiliki kadar gula darah rendah dalam tubuh (hipoglikemia).
  • Pasien penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Pasien penderita penyempitan pada bronkus (bronkospasme).
  • Pasien dengn kondisi kejang pada salah satu arteri koroner (prinzmetal angina).
  • Pasien penderita gangguan hati dan ginjal.
  • Pasien yang memiliki pembesaran kelenjar tiroid dalam tubuh (hipertiroidisme).
  • Pasien yang mengalami peradangan pada kulit yang ditandai ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas (psoriasis).
  • Pasien yang mengalami gangguan kelemahan pada otot dan saraf (myasthenia gravis).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap bisoprolol.
  • Pasien yang memiliki asma parah.
  • Pasien yang memiliki tekanan darah di bawah batas normal (hipotensi).
  • Pasien yang memiliki denyut jantung lambat (bradikardia).
  • Pasien dengan kondisi beberapa area tubuh terasa mati rasa dan dingin dalam keadaan tertentu (sindrom Raynaud).
  • Pasien penderita penyakit penyempitan pembuluh darah karena penumpukan lemak (arteri perifer) berat.
  • Pasien dengan kadar asam di dalam tubuh sangat tinggi (asidosis metabolik).
  • Pasien penderita syok yang terjadi akibat ketidakmampuan jantung memompa darah ke seluruh tubuh (kardiogenik) dan tubuh kehilangan banyak cairan secara tiba-tiba (syok hipovalemik).
  • Pasien penderita gagal jantung.
  • Pasien yang mengalami peradangan pada sinus (sinusitis).
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Concor Tablet 2,5 mg (10 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 826.000