SehatQ
SehatQ Profile
Comtusi sirup adalah obat untuk meringankan gejala batuk karena alergi dan batuk berdahak

Comtusi Sirup 60 ml


Harga Produk
Rp 54.000

Jumlah Produk
1

Tersedia 1 Penjual

Apotek Sehat Bersama 2
Rp 54.000
Apotek Sehat Bersama 2
Kota Jakarta Timur13.62 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Comtusi sirup adalah obat untuk meringankan gejala batuk akibat alergi dan batuk berdahak.

Obat ini mengandung zat aktif oxomemazine dan guaiphenesin. Oxomemazine adalah obat antihistamin atau antialergi yang dapat memberikan efek menenangkan.

Sementara, guaiphenesin digunakan untuk mengatasi batuk berdahak dan hidung tersumbat yang disebabkan flu, radang saluran pernapasan atau bronkus (bronkitis), dan penyakit pernapasan lainnya. Zat aktif ini dapat membantu melegakan hidung tersumbat di dada dan tenggorokan, serta mengeluarkan dahak melalui batuk.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Meringankan gejala batuk akibat alergi dan batuk berdahak

Oxomemazine digunakan untuk menghilangkan sementara batuk tanpa dahak yang disebabkan infeksi tertentu pada saluran udara. Sementara, guaiphenesin akan mengencerkan lendir di saluran udara untuk memudahkan batuk dan membersihkan saluran udara.

Komposisi

Tiap 5 ml:

Dosis

  • Dewasa dan anak-anak dengan berat badan 40 kg ke atas (umur 12 tahun ke atas): 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 4 kali/hari
  • Anak-anak berdasarkan berat badan:
    • Anak usia 2-6 tahun dengan berat badan 10-20 kg: 1 sendok takar 5 ml sebanyak 2 3 kali
    • Anak usia 6-10 tahun dengan berat badan 20-30 kg: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 2-3 kali
    • Anak usia 10-12 tahun dengan berat badan 30-40 kg: 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
    Ketika merasa sakit kepala, jangan mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan Anda. Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Sebelum mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, mintalah rekomendasi kepada apoteker.
  • Sakit perut
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Diare
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu sering. Berkonsultasilah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.
  • Mual
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Pusing
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh Anda agar tidak pingsan. Duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Konstipasi (konstipasi)
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti buah dan sayuran segar.. Minumlah banyak cairan
  • Mengantuk
  • Kemerahan (ruam) kulit
  • Reaksi sensitif terhadap cahaya (fotosensitifitas)
  • Kesulitan buang air kecil (retensi urine)
  • Mulut kering

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Jangan mengonsumsi obat ini bersama alkohol.
  • Jangan mengemudikan kendaraan atau menjalankan mesin berat setelah mengonsumsi obat ini karena dapat menyebabkan kantuk.
  • Konsultasikan dengan dokter jika memiliki kondisi berikut:
    • Menderita gangguan fungsi ginjal
    • Berusia 2 tahun ke bawah
    • Hamil dan menyusui
    • Batuk disertai dahak berlebihan

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Comtusi Sirup 60 ml

Total

Rp 54.000

Jual dan Beli Comtusi Sirup 60 ml dari Apotek Online Toko SehatQ

Comtusi sirup adalah obat untuk meringankan gejala batuk akibat alergi dan batuk berdahak. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Comtusi sirup mengandung zat aktif oxomemazine dan guaiphenesin.

Oxomemazine adalah obat antialergi (antihistamin) yang memberikan efek menenangkan. Guaiphenesin digunakan untuk mengatasi batuk berdahak dan hidung tersumbat yang disebabkan flu biasa, radang saluran pernapasan atau bronkus (bronkitis), dan penyakit pernapasan lainnya. Guaiphenesin membantu melegakan hidung tersumbat di dada dan tenggorokan, sehingga lebih mudah mengeluarkan dahak melalui batuk.

Informasi zat aktif :

Guaiphenesin merupakan salah satu komponen dari Comtusi sirup.

Guaiphenesine bertindak sebagai ekspektoran, yaitu membuat kelengketan dan kekentalan dahak berkurang, sehingga mudah dikeluarkan melalui batuk.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, guaiphenesine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran gastrointestinal atau pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) kira-kira 15 menit.
  • Distribusi: Memasuki ASI (dalam jumlah kecil).
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) kira-kira 1 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Comtusi sirup pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Interaksi obat :

  • Droxidopa, ephedrine, epinephrine, levonordefrin, norepinephrine, protokylol, dan raceinephrine.
    Penggunaan oxomemazine bersama obat-obatan di atas dapat meningkatkan kadar obat tersebut di dalam darah.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami reaksi alergi, seperti gatal-gatal, sulit bernapas, serta pembengkakan di wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan


Merek: {""id""=>1878, ""label""=>""Comtusi"", ""data_custom""=>{""id""=>1878, ""label""=>""Comtusi""}}
Bentuk sediaan: Sirup
Principal/Distributor obat: Combiphar
Manufacture: Combiphar
Kemasan obat: 1 box isi 1 botol @ 60 ml

Indikasi/Manfaat Comtusi Sirup 60 ml

  • Meringankan gejala batuk akibat alergi dan batuk berdahak.

Oxomemazine digunakan untuk menghilangkan sementara batuk tanpa dahak yang disebabkan infeksi tertentu pada saluran udara. Sementara, guaiphenesin berada dalam kelas obat yang disebut ekspektoran. Obat ini bekerja dengan mengencerkan lendir di saluran udara untuk memudahkan batuk dan membersihkan saluran udara.


Dosis Comtusi Sirup 60 ml


  • Dewasa dan anak-anak dengan berat badan 40 kg ke atas (umur 12 tahun ke atas): 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 4 kali/hari.
  • Anak-anak berdasarkan berat badan:
    • Berat badan 10-20 kg (umur 2-6 tahun): 1 sendok takar 5 ml sebanyak 2 3 kali.
    • Berat badan 20-30 kg (umur 6-10 tahun): 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 2-3 kali.
    • Berat badan 30-40 kg (umur 10-12 tahun): 2 sendok takar 5 ml (10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.

Cara Penggunaan Comtusi Sirup 60 ml


Dikonsumsi sebelum atau setelah makan.

Cara Menyimpan Comtusi Sirup 60 ml


Simpan pada suhu di bawah 30°C. Pastikan botol tertutup rapat.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Comtusi Sirup 60 ml Jika:


Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Comtusi Sirup 60 ml


  • Jangan mengonsumsi obat ini bersama alkohol.
  • Jangan mengemudikan kendaraan atau menjalankan mesin berat setelah mengonsumsi obat ini karena dapat menyebabkan kantuk.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Penggunaan pada anak-anak berusia 2 tahun ke bawah.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Batuk disertai dahak berlebihan.

Efek Samping Obat Comtusi Sirup 60 ml


  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, jangan mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan Anda. Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Sebelum mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, mintalah rekomendasi kepada apoteker.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu sering. Berkonsultasilah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.
  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Pusing.
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh Anda agar tidak pingsan. Duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Konstipasi (konstipasi).
    Konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti buah dan sayuran segar. Minumlah banyak cairan.
  • Mengantuk.
  • Kemerahan (ruam) kulit.
  • Reaksi sensitif terhadap cahaya (fotosensitifitas).
  • Kesulitan buang air kecil (retensi urin).
  • Mulut kering.