SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Coaprovel tablet adalah obat untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi

Coaprovel Tablet 150 mg/12,5 mg (2 Strip @ 14 Tablet)


Harga Produk
Rp 456.374

Jumlah Produk
1

Tersedia 1 Penjual

Apotek Putih
Rp 538.400
Apotek Putih
Kota Jakarta Selatan6.41 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Coaprovel tablet adalah obat untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Coaprovel tablet mengandung zat aktif irbesartan dan hydrochlortiazid.

Informasi zat aktif :

Irbesartan merupakan obat golongan Angiotensin Receptor Blocker (ARB) yang digunakan untuk mengobati penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi). Penggunaan obat hipertensi secara teratur dimaksudkan untuk mencegah risiko terjadinya stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal yang merupakan akibat hipertensi kronis (hipertensi yang terus menerus tanpa pengobatan yang baik).

Hydrochlorothiazide digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah pada otak, jantung, dan ginjal sehingga dapat mengakibatkan stroke, gagal jantung, atau gagal ginjal. Obat ini bekerja dengan meningkatkan jumlah urine yang akan dibuang untuk mengurangi kadar garam di dalam darah. Hydrochlorothiazide juga digunakan untuk mengobati edema yang disebabkan oleh gagal jantung kongestif, penyakit hati yang parah, penyakit ginjal, atau pengobatan dengan steroid.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Penggunaan bersamaan dengan obat antihipertensi lainnya dapat meningkatkan efek antihipertensi
  • Frekuensi efek samping yang lebih tinggi misalnya hipotensi, hiperkalemia dan penurunan fungsi ginjal dengan produk yang mengandung aliskiren atau penghambat ACE
  • Pemberian bersamaan lithium dapat meningkatkan konsentrasi serum lithium
  • Penggunaan bersama dengan diuretik rendah K, suplemen K, garam pengganti yang mengandung K dapat meningkatkan kadar serum K
  • Mempengaruhi serum K dengan digitalis glikosida, antiaritmia
  • Atenuasi efek antihipertensi dapat terjadi dengan OAINS
  • Potensiasi hipotensi ortostatik dengan alkohol
  • Colestyramine dan resin colestipol dapat mengganggu penyerapan hidroklorotiazida
  • Dapat meningkatkan deplesi elektrolit dengan kortikosteroid dan ACTH
  • Nondepolarizing otot relaksan (misalnya, tubocurarine) efek dapat dipotensiasi oleh hydrochlorothiazide
  • Pemberian bersama dengan thiazide diuretic dapat meningkatkan kadar Ca serum, asam urat serum dan reaksi hipersensitivitas terhadap allopurinol

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Coaprovel Tablet 150 mg/12,5 mg (2 Strip @ 14 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Irbesartan dan hydrochlorothiazide.
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 box isi 2 strip @ 14 tablet (150/12,5 mg)
Produsen
Aventis Pharma

Informasi Zat Aktif

Irbesartan merupakan obat golongan Angiotensin Receptor Blocker (ARB) yang digunakan untuk mengobati penyakit hipertensi (tekanan darah tinggi). Penggunaan obat hipertensi secara teratur dimaksudkan untuk mencegah risiko terjadinya stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal yang merupakan akibat hipertensi kronis (hipertensi yang terus menerus tanpa pengobatan yang baik).

Hydrochlorothiazide digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah pada otak, jantung, dan ginjal sehingga dapat mengakibatkan stroke, gagal jantung, atau gagal ginjal. Obat ini bekerja dengan meningkatkan jumlah urine yang akan dibuang untuk mengurangi kadar garam di dalam darah. Hydrochlorothiazide juga digunakan untuk mengobati edema yang disebabkan oleh gagal jantung kongestif, penyakit hati yang parah, penyakit ginjal, atau pengobatan dengan steroid.

Indikasi (manfaat)

Membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Komposisi

  • Irbesartan 150 mg
  • Hydrochlorothiazide 12,5 mg

Dosis

1 tablet sehari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Lelah
  • Mual
  • Muntah
  • Reaksi alergi

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Obat ini harus digunakan dengan resep dokter
  • Gangguan ginjal dan hati
  • Penyakit autoimun atau lupus eritematosus sistemik

Kategori Kehamilan

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati berat
  • Pasien yang memiliki kadar kalium rendah
  • Pasien yang memiliki kadar kalsium tinggi dalam tubuh
  • Penderita penyakit hati karena terganggunya aliran empedu

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Penggunaan bersamaan dengan obat antihipertensi lainnya dapat meningkatkan efek antihipertensi
  • Frekuensi efek samping yang lebih tinggi misalnya hipotensi, hiperkalemia dan penurunan fungsi ginjal dengan produk yang mengandung aliskiren atau penghambat ACE
  • Pemberian bersamaan lithium dapat meningkatkan konsentrasi serum lithium
  • Penggunaan bersama dengan diuretik rendah K, suplemen K, garam pengganti yang mengandung K dapat meningkatkan kadar serum K
  • Mempengaruhi serum K dengan digitalis glikosida, antiaritmia
  • Atenuasi efek antihipertensi dapat terjadi dengan OAINS
  • Potensiasi hipotensi ortostatik dengan alkohol
  • Colestyramine dan resin colestipol dapat mengganggu penyerapan hidroklorotiazida
  • Dapat meningkatkan deplesi elektrolit dengan kortikosteroid dan ACTH
  • Nondepolarizing otot relaksan (misalnya, tubocurarine) efek dapat dipotensiasi oleh hydrochlorothiazide
  • Pemberian bersama dengan thiazide diuretic dapat meningkatkan kadar Ca serum, asam urat serum dan reaksi hipersensitivitas terhadap allopurinol

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Coaprovel Tablet 150 mg/12,5 mg (2 Strip @ 14 Tablet)

Total

Rp 538.400