SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Clopidogrel OGB Dexa Medica tablet adalah obat untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah

Clopidogrel OGB Dexa Medica Tablet 75 mg (1 Strip @ 6 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 10.000


Tersedia 48 Penjual

Urutkan
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2
Rp 10.000
Apotek Sumber Sehat Sejahtera 2Kota Jakarta Pusat
1.54 km
Apotek Sari Suci
Rp 47.997
Apotek Sari SuciKota Jakarta Pusat
3.29 km
Apotek Selamet
Rp 19.433
Apotek SelametKota Jakarta Selatan
8.27 km
Apotek Taman Puring
Rp 15.000
Apotek Taman PuringKota Jakarta Selatan
8.45 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Clopidogrel OGB Dexa Medica tablet adalah obat untuk membantu mengencerkan darah serta mencegah terjadinya penggumpalan darah. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Clopidogrel OGB Dexa Medica tablet mengandung zat aktif clopidogrel.

Clopidogrel termasuk dalam kelas obat yang disebut antiplatelet. Penggunaan clopidogrel ini dapat dilakukan secara tunggal atau dikombinasikan bersama aspirin untuk mencegah terjadinya penggumpalan, masalah serius yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah, khususnya pada orang yang memiliki riwayat mengalami stroke, serangan jantung, atau nyeri dada yang parah.

Tersedia juga Clopidogrel OGB Dexa Medica Tablet 75 mg (5 Strip @ 6 Tablet) dalam kemasan box.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

  • Mencegah risiko penyumbatan pembuluh darah pada tungkai kaki (arteri perifer)
  • Mencegah risiko serangan jantung dan stroke
  • Membantu menurunkan risiko terjadinya aterotrombotik atau penyumbatan lemak pada pembuluh arteri yang mengakibatkan darah menjadi sulit mengalir pada penderita dengan riwayat infark miokard atau serangan jantung, stroke iskemik, atau penyakit arteri perifer
  • Mencegah risiko pendarahan saat tindakan operasi jantung atau pembuluh darah
  • Membantu mencegah penggumpalan atau pembekuan darah dan mengencerkan darah
  • Mengatasi nyeri dada karena tidak mendapat aliran darah dan oksigen yang cukup (angina tidak stabil)

Clopidogrel bekerja dengan menghalangi trombosit saling menempel dan mencegahnya membentuk gumpalan berbahaya. Obat ini termasuk dalam kelas obat antiplatelet. Dengan mekanisme yang dimiliki clopidogrel, hal ini akan membantu menjaga darah untuk tetap mengalir lancar di tubuh.

Komposisi

Clopidogrel 75 mg

Dosis

Pembekuan darah (tromboemboli):

  • Pasien penderita serangan jantung (infark miokard) dan stroke karena penyumbatan pembuuh darah ke otak (stroke iskemik), dan penyumbatan pembuluh darah pada tungkai kaki (arteri perifer): 75 mg/hari
  • Pasien penderita atrial fibrilasi yang memiliki setidaknya satu faktor risiko vaskular, tidak cocok menjalankan pengobatan dengan obat antagonis vitamin K, dan memiliki risiko perdarahan rendah: 75 mg/hari dikombinasi dengan aspirin

Berkurangnya aliran darah menuju jantung (sindrom koroner akut):

  • Dewasa berusia di bawah 75 tahun:

Lansia usia 75 tahun ke atas:

  • Pasien penderita serangan jantung STEMI (ST-segment Elevation Myocardial Infarction): 75 mg/hari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek Samping

  • Diare
    Minumlah banyak air. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau kencing berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Gangguan pencernaan atau mulas
    Minum clopidogrel beberapa menit sebelum atau sesudah makan. Jika gangguan pencernaan tidak kunjung sembuh, bisa jadi itu pertanda Anda menderita sakit maag. Bicaralah dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.
  • Sakit perut
    Cobalah istirahat agar lebih rileks. Makanlah lebih sedikit, tetapi lebih sering. Anda juga bisa mengompres perut menggunakan botol berisi air panas. Jika Anda sangat kesakitan, hubungi apoteker atau dokter.
  • Pendarahan yang lebih mudah dari biasanya
    Berhati-hatilah saat melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan cedera atau luka. Selalu kenakan helm saat bersepeda. Kenakan sarung tangan saat Anda menggunakan benda tajam, seperti gunting, pisau, dan alat berkebun.
    Gunakan pisau cukur listrik sebagai pengganti cukur basah. Pilihlah sikat gigi yang lembut dan benang gigi yang diberi wax untuk membersihkan gigi. Temui dokter jika Anda khawatir tentang pendarahan.
  • Reaksi alergi obat, seperti kulit kemerahan, pembengkakan (angioedema), dan gangguan pembekuan darah (hemofilia)
  • Jantung berdebar-debar
  • Sembelit
  • Pingsan
  • Kram pada kaki
  • Kelelahan

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita serangan jantung akut atau miokardial infark akut
  • Pasien penderita gangguan hati dan ginjal
  • Pasien lanjut usia
  • Pasien penderita gangguan pengenceran darah
  • Anak-anak 18 tahun ke bawah
  • Wanita hamil dan ibu menyusui
  • Pasien penderita perdarahan yang sulit berhenti (diatesis perdarahan)
  • Pasien penderita kerusakan ginjal
  • Pasien yang menggunakan NSAID, heparin, penghambat glikoprotein IIB/IIA, atau obat trombolitik
  • Pasien penderita serangan jantung, terapi tidak boleh dimulai dalam beberapa hari pertama setelah pasien terkena serangan jantung
  • Pasien yang memiliki risiko peningkatan pendarahan akibat trauma, operasi, atau kondisi patologis lainnya
  • Pasien penderita perdarahan di saluran cerna (gastrointestinal) dan penderita tekanan pada bola mata (intraokular)
  • Pasien penderita gangguan perdarahan atau yang memilik risiko pendarahan seperti sehabis operasi

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki riwayat perdarahan
  • Pasien penderita gangguan jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh (syok kardiogenik)
  • Pasien dengan kondisi perdarahan aktif patologis, seperti memiliki luka di lambung atau maag dan adanya pendarahan di dalam tengkorak (perdarahan intrakranial)
  • Pasien penderita penyumbatan (obstruksi) saluran keluar ventrikel kiri dan gagal jantung setelah serangan jantung akut
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap clopidogrel atau komponen obat ini
  • Pasien dengan kondisi penurunan tekanan darah yang berat (hipotensi) berat

Nomor Izin Edar

GKL0905044017A1
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Mencegah risiko penyumbatan pembuluh darah pada tungkai kaki (arteri perifer)Mencegah risiko serangan jantung dan strokeMembantu menurunkan risiko terjadinya aterotrombotik atau penyumbatan lemak pada pembuluh arteri yang mengakibatkan darah menjadi sulit mengalir pada penderita dengan riwayat infark miokard atau serangan jantung, stroke iskemik, atau penyakit arteri periferMencegah risiko pendarahan saat tindakan operasi jantung atau pembuluh darahMembantu mencegah penggumpalan atau pembekuan darah dan mengencerkan darahMengatasi nyeri dada karena tidak mendapat aliran darah dan oksigen yang cukup (angina tidak stabil)Clopidogrel bekerja dengan menghalangi trombosit saling menempel dan mencegahnya membentuk gumpalan berbahaya. Obat ini termasuk dalam kelas obat antiplatelet. Dengan mekanisme yang dimiliki clopidogrel, hal ini akan membantu menjaga darah untuk tetap mengalir lancar di tubuh.

Pembekuan darah (tromboemboli):Pasien penderita serangan jantung (infark miokard) dan stroke karena penyumbatan pembuuh darah ke otak (stroke iskemik), dan penyumbatan pembuluh darah pada tungkai kaki (arteri perifer): 75 mg/hariPasien penderita atrial fibrilasi yang memiliki setidaknya satu faktor risiko vaskular, tidak cocok menjalankan pengobatan dengan obat antagonis vitamin K, dan memiliki risiko perdarahan rendah: 75 mg/hari dikombinasi dengan aspirinBerkurangnya aliran darah menuju jantung (sindrom koroner akut):Dewasa berusia di bawah 75 tahun:Lansia usia 75 tahun ke atas:Pasien penderita serangan jantung STEMI (ST-segment Elevation Myocardial Infarction): 75 mg/hari

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

DiareMinumlah banyak air. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau kencing berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.Gangguan pencernaan atau mulasMinum clopidogrel beberapa menit sebelum atau sesudah makan. Jika gangguan pencernaan tidak kunjung sembuh, bisa jadi itu pertanda Anda menderita sakit maag. Bicaralah dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.Sakit perutCobalah istirahat agar lebih rileks. Makanlah lebih sedikit, tetapi lebih sering. Anda juga bisa mengompres perut menggunakan botol berisi air panas. Jika Anda sangat kesakitan, hubungi apoteker atau dokter.Pendarahan yang lebih mudah dari biasanyaBerhati-hatilah saat melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan cedera atau luka. Selalu kenakan helm saat bersepeda. Kenakan sarung tangan saat Anda menggunakan benda tajam, seperti gunting, pisau, dan alat berkebun. Gunakan pisau cukur listrik sebagai pengganti cukur basah. Pilihlah sikat gigi yang lembut dan benang gigi yang diberi wax untuk membersihkan gigi. Temui dokter jika Anda khawatir tentang pendarahan.Reaksi alergi obat, seperti kulit kemerahan, pembengkakan (angioedema), dan gangguan pembekuan darah (hemofilia)Jantung berdebar-debarSembelitPingsanKram pada kakiKelelahan

Nama Produk

Clopidogrel OGB Dexa Medica Tablet 75 mg (1 Strip @ 6 Tablet)

Total

Rp 10.000