SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile
Clindamycin Kapsul 150 mg adalah obat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri

Clindamycin Kapsul 150 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 8.500

Jumlah Produk
1

Tersedia 24 Penjual

Apotek A.K.A Farma
Rp 8.500
Apotek A.K.A Farma
Kota Jakarta Barat7.74 km
Apotek Asyifa Cilangkap
Rp 8.925
Apotek Asyifa Cilangkap
Kota Depok30.22 km
Apotek Sambuja 2
Rp 8.960
Apotek Sambuja 2
Kota Bogor31.29 km
Apotek Rave Pharma
Rp 9.400
Apotek Rave Pharma
Kota Jakarta Pusat3.76 km
logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Clindamycin Kapsul 150 mg (1 Strip @ 10 Kapsul) adalah obat untuk mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri, seperti: infeksi mulut, seperti luka pada gusi di sebelah akar gigi yang dapat menyebar ke tulang dan jaringan sekitar (abses periodontal) serta infeksi pada gusi yang dapat merusak gigi dan sekitar gigi (periodontitis). infeksi pada tulang karena bakteri (osteomielitis). kerusakan kantong udara pada paru-paru (emfisema). infeksi saluran pernapasan. infeksi pada saluran kemih. infeksi pada perut. infeksi pada tulang. infeksi kulit dan jaringan lunak. clindamycin bermanfaat dalam mengobati jenis infeksi bakteri tertentu, termasuk infeksi paru-paru, kulit, darah, organ reproduksi wanita, dan organ dalam.
Clindamycin Kapsul 150 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Clindamycin
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 strip @ 10 kapsul (150 mg)
Produsen
-

Informasi Zat Aktif

Clindamycin mampu menghambat pembentukan atau sintesis protein dan pembentukan dinding sel bakteri. Hal inilah yang membuat perkembangbiakan bakteri terhambat, bahkan terhenti.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, clindamycin diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan (kira-kira 90%). Makanan dapat mengurangi tingkat penyerapan.
  • Distribusi: Tersebar luas dalam cairan tubuh kecuali cairan serebrospinal, yaitu cairan bening di bawah tulang tengkorak dan mengelilingi
    otak, dan jaringan, termasuk tulang. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine sekitar 10% dan sisanya sebagai metabolit tidak aktif.

Indikasi (manfaat)

Mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri, seperti:

  • Infeksi mulut, seperti luka pada gusi di sebelah akar gigi yang dapat menyebar ke tulang dan jaringan sekitar (abses periodontal) serta infeksi pada gusi yang dapat merusak gigi dan sekitar gigi (periodontitis).
  • Infeksi pada tulang karena bakteri (osteomielitis).
  • Kerusakan kantong udara pada paru-paru (emfisema).
  • Infeksi saluran pernapasan.
  • Infeksi pada saluran kemih.
  • Infeksi pada perut.
  • Infeksi pada tulang.
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak.

Clindamycin bermanfaat dalam mengobati jenis infeksi bakteri tertentu, termasuk infeksi paru-paru, kulit, darah, organ reproduksi wanita, dan organ dalam.

Komposisi

Clindamycin 150 mg.

Dosis

Dewasa:

  • Infeksi serius: 150-300 mg dikonsumsi setiap 6 jam.
  • Infeksi lebih serius: 300-450 mg dikonsumsi setiap 6 jam.

Anak-anak:

  • Infeksi serius: 8-16 mg/kgBB/hari dikonsumsi dalam 3-4 dosis terbagi.
  • Infeksi lebih serius: 16-20 mg/kgBB/hari dikonsumsi dalam 3-4 dosis terbagi.

Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Anak-anak berusia di bawah 1 tahun atau berat badan di bawah 10: 37,5 mg setiap 8 jam.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Kapsul ditelan secara utuh dengan segelas air dan dalam posisi tegak.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual.
    Tanyakan apoteker apakah Anda harus minum obat dengan makanan. Hindari makanan berlemak atau gorengan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan dapat meningkatkan risiko mual. Hindari berbaring telentang saat beristirahat. Minum obat sebelum tidur untuk mencegah mual.
  • Muntah.
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Iritasi pada tenggorokan.
    Ingatlah untuk meminum kapsul dengan segelas air. Jika iritasi terasa mengganggu, segera hubungi dokter Anda.
  • Ruam dan gatal pada kulit.
    Jika ini terasa mengganggu atau bertambah parah, segera hubungi dokter Anda.
  • Sensasi terbakar pada dada yang disebabkan naiknya asam lambung menuju ke kerongkongan (heartburn).
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis).
  • Rasa tidak nyaman pada perut.
  • Penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi).
  • Gangguan fungsi ginjal dan hati.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan penderita rentan mengalami diare.
  • Pasien yang mengalami peradangan selaput otak (meningitis).
  • Pasien dengan riwayat penyakit pada saluran pencernaan, seperti kolitis.
  • Pasien penderita peradangan usus kronis (penyakit Chron).
  • Pasien yang mengalami eksim atau reaksi alergi pada kulit.
  • Pasien yang mengalami gangguan pada usus.
  • Pasien penderita gangguan hati parah.
  • Pasien dengan kondisi lemah.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien dengan riwayat asma.
  • Anak-anak.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap lincomycin, clindamycin, dan antibiotik sejenisnya.
  • Pasien yang menerima vaksin atau menjalani imunisasi.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Agen pelemas otot atau penghambat neuromuskuler, seperti vekuronium bromida.
    Clindamycin dapat meningkatkan kerja agen penghambat neuromuskuler, sehingga akan meningkatkan risiko terjadinya efek samping, seperti mual dan muntah.
  • Makrolida, ketolide, streptogramins, linezolid, dan chloramphenicol.
    Clindamycin dapat menghambat efek obat di atas, sehingga akan menurunkan efektivitas obat di atas dalam mengatasi infeksi.
  • Warfarin, fluindion, dan asenokumarol.
    Mengonsumsi clindamycin bersama obat di atas dapat meningkatkan efek penghambatan pembekuan darah dan meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.
  • Digoxin.
    Clindamycin dapat meningkatkan kadar dan efektivitas digoxin, sehingga dapat menyebabkan risiko terjadinya toksisitas atau keracunan.
  • Rifampicin.
    Clindamycin dapat menurunkan kadar dan efek rifampicin dalam mengobati tuberkulosis.
  • Kontrasepsi oral.
    Penggunaan kontrasepsi oral bersama clindamycin dapat menurunkan kadar dan efek kontrasepsi oral.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Clindamycin Kapsul 150 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)

Total

Rp 8.500