Stok Habis
Clindamycin Indofarma kapsul adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri

Clindamycin Indofarma Kapsul 150 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Rp 8.006

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Clindamycin Indofarma kapsul adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi saluran pernapasan, infeksi kulit dan jaringan lunak, dan infeksi lain yang disebabkan bakteri. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Clindamycin Indofarma kapsul mengandung zat aktif clindamycin. Zat aktif clindamycin dapat digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi akibat bakteri yang dapat hidup tanpa oksigen, atau disebut juga bakteri anaerob, seperti golongan Staphylococcus, Pneumococcus, dan Streptococcus. Antibiotik seperti clindamycin tidak akan bekerja untuk pilek, flu, atau infeksi virus lainnya.

Informasi zat aktif :

Clindamycin merupakan antibiotik golongan lincomycin yang bekerja dengan menghambat pembentukan (sintesis) protein bakteri dan menghambat pembentukan dinding sel bakteri. Itu sebabnya, obat ini dapat menghambat atau menghentikan pertumbuhan bakteri.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, clindamycin diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan (kira-kira 90%). Makanan dapat mengurangi tingkat penyerapan.
  • Distribusi: Tersebar luas dalam cairan tubuh (kecuali cairan serebrospinal) dan jaringan, termasuk tulang. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine sekitar 10% dan sisanya sebagai metabolit tidak aktif.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Makrolida, ketolide, streptogramins, linezolid, dan chloramphenicol.
    Clindamycin dapat menghambat efek obat di atas, sehingga akan menurunkan efektivitas obat di atas dalam mengatasi infeksi.
  • Warfarin, fluindion, dan asenokumarol.
    Mengonsumsi clindamycin bersama obat di atas dapat meningkatkan efek penghambatan pembekuan darah dan meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.
  • Agen penghambat neuromuskuler, seperti vekuronium bromida.
    Clindamycin dapat meningkatkan kerja agen penghambat neuromuskuler, sehingga akan meningkatkan risiko terjadinya efek samping, seperti mual dan muntah.
  • Digoxin.
    Clindamycin dapat meningkatkan kadar dan efektivitas digoxin, sehingga dapat menyebabkan risiko terjadinya toksisitas atau keracunan.
  • Rifampicin.
    Clindamycin dapat menurunkan kadar dan efek rifampicin dalam mengobati tuberkulosis.
  • Kontrasepsi oral.
    Penggunaan kontrasepsi oral bersama clindamycin dapat menurunkan kadar dan efek kontrasepsi oral.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hentikan penggunaan clindamycin dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami diare berair atau berdarah.

Indikasi (manfaat) Obat

Mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri, seperti:

  • Infeksi pada darah.
  • Infeksi saluran pernapasan.
  • Infeksi pada saluran kemih.
  • Infeksi pada perut.
  • Infeksi pada tulang.
  • Infeksi mulut, seperti luka pada gusi di sebelah akar gigi dan dapat menyebar ke tulang dan jaringan sekitar (abses periodontal) dan infeksi pada gusi yang dapat merusak gigi dan sekitar gigi (periodontitis).
  • Infeksi pada tulang yang disebabkan bakteri (osteomielitis).
  • Kerusakan kantong udara pada paru-paru (emfisema).
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak.

Clindamycin digunakan untuk mengobati jenis infeksi bakteri tertentu, termasuk infeksi paru-paru, kulit, darah, organ reproduksi wanita, dan organ dalam. Antibiotik ini dapat dikonsumsi pasien yang memiliki alergi terhadap antibiotik penisilin.

Komposisi Obat

Clindamycin 150 mg.

Dosis Obat

Dewasa:

  • Infeksi serius: 150-300 mg dikonsumsi setiap 6 jam.
  • Infeksi lebih serius: 300-450 mg dikonsumsi setiap 6 jam.

Anak-anak:

  • Infeksi serius: 8-16 mg/kgBB/hari dikonsumsi dalam 3-4 dosis terbagi.
  • Infeksi lebih serius: 16-20 mg/kgBB/hari dikonsumsi dalam 3-4 dosis terbagi.

Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Anak-anak berusia di bawah 1 tahun atau berat badan di bawah 10 kg: 37,5 mg setiap 8 jam.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Kapsul ditelan secara utuh dengan segelas air dan dalam posisi tegak.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Iritasi pada tenggorokan.
    Ingatlah untuk meminum kapsul dengan segelas air. Jika iritasi terasa mengganggu, segera hubungi dokter Anda.
  • Ruam dan gatal pada kulit.
    Jika efek samping ini terasa menganggu atau bertambah parah, segera hubungi dokter Anda.
  • Merasa mual atau muntah dan rasa tidak nyaman pada perut.
    Konsumsi makanan sederhana, serta hindari makanan kaya rasa atau makanan pedas. Cobalah untuk mengonsumsi obat ini setelah makan untuk mengurangi rasa mual.
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis).
  • Sensasi rasa terbakar pada dada yang disebabkan naiknya asam lambung menuju ke kerongkongan (heartburn).
  • Penurunan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi).
  • Gangguan fungsi ginjal dan hati.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu 20-25°C.

Perhatian Khusus

  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien dengan riwayat asma.
  • Anak-anak.
  • Pasien dengan riwayat penyakit pada saluran pencernaan, seperti kolitis.
  • Pasien penderita peradangan usus kronis (penyakit Chron).
  • Pasien yang mengalami gangguan pada usus.
  • Pasien yang mengalami eksim atau reaksi alergi pada kulit.
  • Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan penderita rentan mengalami diare.
  • Pasien yang mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis).
  • Pasien penderita gangguan hati parah.
  • Pasien dengan kondisi lemah.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang menerima vaksin atau imunisasi.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap clindamycin, lincomycin, dan antibiotik sejenisnya.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Clindamycin Indofarma Kapsul 150 mg (1 Strip @ 10 Kapsul)