SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Clavamox kaplet digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran urogenital, infeksi kulit, infeksi tulang dan sendi

Clavamox Tablet 500 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 385.830

Jumlah Produk
0

Tersedia 12 Penjual

Apotek Usaha Sehat
Rp 588.000
Apotek Usaha Sehat
Kota Jakarta Barat6.94 km
Apotek Nico Sehat
Rp 569.472
Apotek Nico Sehat
Kota Jakarta Timur7.16 km
Apotek Ade
Rp 385.830
Apotek Ade
Kota Jakarta Selatan8.31 km
Apotek Sehat Bersama 1
Rp 532.676
Apotek Sehat Bersama 1
Kota Jakarta Timur10.74 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Clavamox kaplet adalah antibiotik yang digunakan untuk mengobati untuk mengobati infeksi bakteri pada saluran cerna, kulit, sendi, dsb. Clavamox merupakan obat keras dan harus dengan resep dokter. Obat ini mengandung amoksisilin sebagai zat aktif.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

Diindikasikan untuk pengobatan:
-Infeksi saluran nafas bagian atas: Tonsilitis, sinusitis, otitis media.
-Infeksi saluran nafas bagian bawah: Bronkitis akut,kronis dan bronkopneumonia.
-Infeksi saluran kemih: Uretritis, sistitis, pielonefritis.
-Infeksi kulit dan jaringan lunak: Bisul, selulitis, dan luka yang terinfeksi.
-Infeksi Tulang dan sendi: Osteomielitis.
-Infeksi gigi: Abses dentoalveolar.
-Infeksi lain: Infeksi setelah pengguguran kandungan (abortus), infeksi pada rahim (sepsis puerperalis), infeksi di bagian perut (sepsis intra-abdominal).

Komposisi

-Amoksisilin 500 mg
-Kalium klavulanat 125 mg

Dosis

Dosis untuk pengobatan infeksi Dewasa dan anak-anak >12 tahun:
-Infeksi ringan sampai sedang: ½ kaplet sebanyak 3 kali/hari
-Infeksi berat: 1 kaplet sebanyak 3 kali/hari

Dosis untuk Infeksi Gigi:
-Dewasa dan anak-anak >12 tahun: ½ kaplet sebanyak 3 kali/hari
Dosis untuk Gangguan Fungsi Ginjal: harus dengan petunjuk dokter

Aturan pakai

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

-Diare, mual, muntah, gangguan pencernaan, radang usus besar (kolitis pseudomembranosa) dan kandidiasis.
-Sedikit peningkatan enzim hati seperti AST dan ALT pada pemberian penisilin semi sintetis.
-Hepatitis dan penyakit kuning karena sumbatan empedu dapat bertambah berat dan berlangsung selama beberapa bulan, terutama pada pasien dewasa atau usia lanjut dan lebih sering pada penderita pria.
- Gatal-gatal (Urtikaria), kemerahan pada kulit.
-Gangguan kulit lainnya seperti: Eritema multiforme, sindrom Stevens Johnson, toxic epidermal necrolysis dan dermatitis eksfoliativa. Pengobatan harus dihentikan jika efek samping ini terjadi.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering, sejuk, serta terhindar dari sinar matahari langsung.

Perhatian Khusus

-Penderita gangguan fungsi hati berat.
-Penderita gangguan fungsi ginjal sedang dan berat, dosis harus disesuaikan sebagaimana dianjurkan.
-Wanita hamil dan menyusui tidak dianjurkan, kecuali dengan anjuran dokter
-Penggunaan dosis tinggi atau jangka panjang.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

-Hipersensitif terhadap golongan penisilin
-Bayi dengan ibu yang mengalami alergi penisilin
-Mempunyai riwayat gangguan fungsi hati (cholestatic jaundice) yang berhubungan dengan penggunaan penisilin atau Co-amoxiclav.

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Clavamox Tablet 500 mg (3 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 0

Jual dan Beli Clavamox Tablet 500 mg (3 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Clavamox merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Clavamox mengandung zat aktif moxicillin dan asam klavulanat untuk mengobati infeksi bakteri pada saluran napas bagian atas, saluran napas bagian bawah, infeksi kulit dan jaringan lunak, infeksi tulang dan sendi. infeksi gigi.
Merek: Clavamox
Bentuk sediaan: Tablet
Principal/Distributor obat: Kalbe Farma
Manufacture: Kalbe Farma
Kemasan obat: Box, 3 strip @ 10 tablet.

Indikasi/Manfaat Clavamox Tablet 500 mg (3 Strip @ 10 Tablet)

  • Infeksi saluran nafas bagian atas: Tonsilitis, sinusitis, otitis media.
  • Infeksi saluran nafas bagian bawah: Bronkitis akut,kronis dan bronkopneumonia.
  • Infeksi saluran kemih: Uretritis, sistitis, pielonefritis.
  • Infeksi kulit dan jaringan lunak: Bisul, selulitis, dan luka yang terinfeksi.
  • Infeksi Tulang dan sendi: Osteomielitis.
  • Infeksi gigi: Abses dentoalveolar.
  • Infeksi lain: Infeksi setelah pengguguran kandungan (abortus), infeksi pada rahim (sepsis puerperalis), infeksi di bagian perut (sepsis intra-abdominal).

Dosis Clavamox Tablet 500 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Dosis untuk pengobatan infeksi Dewasa dan anak-anak usia di atas 12 tahun:

  • Infeksi ringan sampai sedang: ½ kaplet sebanyak 3 kali/hari.
  • Infeksi berat: 1 kaplet sebanyak 3 kali/hari.

Cara Penggunaan Clavamox Tablet 500 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Paling baik dikonsumsi pada awal makan untuk penyerapan yang lebih baik & untuk mengurangi ketidaknyamanan gastrointestinal.

Cara Menyimpan Clavamox Tablet 500 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Disimpan pada suhu di bawah 30°C.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Clavamox Tablet 500 mg (3 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Penderita hpersensitif terhadap golongan penisilin.
  • Bayi dengan ibu yang mengalami alergi penisilin.
  • Penderita riwayat gangguan fungsi hati (cholestatic jaundice) yang berhubungan dengan penggunaan penisilin atau Co-amoxiclav.

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Clavamox Tablet 500 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


  • Penderita gangguan fungsi hati berat.
  • Penderita gangguan fungsi ginjal sedang dan berat, dosis harus disesuaikan sebagaimana dianjurkan.
  • Wanita hamil dan menyusui tidak dianjurkan, kecuali dengan anjuran dokter.
  • Penggunaan dosis tinggi atau jangka panjang.

Efek Samping Obat Clavamox Tablet 500 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Diare, mual, muntah, gangguan pencernaan, radang usus besar (kolitis pseudomembranosa) dan kandidiasis.