SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile

Cimetidine Tablet 200 mg (10 strip @ 10 tablet)


Harga Produk
Rp 53.000

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Cimetidine Tablet 200 mg (10 strip @ 10 tablet) adalah obat untuk fungsi obat cimetidine, di antaranya: mengobati luka pada dinding usus 12 jari (ulkus duodenum) mengatasi luka pada dinding lambung (tukak lambung) mengatasi tumor pada usus 12 jari atau pankreas (sindrom zollinger-ellison) mengobati iritasi atau luka pada lambung akibat penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (nsaid) meredakan rasa panas dan terbakar pada dada akibat naiknya asam lambung ke esofagus (gerd)

Informasi zat aktif :

Cimetidine digunakan untuk membantu menurunkan asam lambung, sehingga dapat mengatasi maag dan penyakit gastroesophageal reflux (GERD), yaitu kondisi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan dan menyebabkan mulas.

Selain itu, obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi sindrom Zollinger-Ellison, yaitu kondisi munculnya tumor di pankreas atau bagian atas usus halus yang mengakibatkan peningkatan asam lambung.

Cimetidine akan mengurangi jumlah asam yang diproduksi sel-sel di lapisan lambung. Hal tersebut akan membantu menyembuhkan dan mencegah tukak atau luka, serta meredakan gejala akibat asam lambung berlebih, seperti mulas dan sakit perut.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

Penggunaan obat cimetidine bersama obat-obatan lain dapat menyebabkan interaksi, seperti:

  • Antasida
    Antasida dapat mengurangi penyerapan cimetidine, sehingga efektivitas cimetidine dalam menurunkan asam lambung akan menurun.
  • Metoklopramid, propantelin,  atau sukralfat
    Obat di atas dapat menurunkan kadar cimetidine yang masuk ke dalam peredaran darah, sehingga efektivitas cimetidine dalam mengatasi tukak lambung akan menurun.
  • Lignokain, fenitoin, warfarin, teofilin, antiaritmia, vasodilator, beta blocker, dan benzodiazepin
    Cimetidine dapat meningkatkan konsentrasi obat di atas, sehingga dapat menyebabkan keracunan.
  • Ketoconazole, desatinib, itraconazole, dan posaconazole
    Cimetidine dapat mengurangi penyerapan obat di atas, sehingga efektivitas obat dalam mengatasi infeksi jamur akan menurun.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.
"

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Cimetidine Tablet 200 mg (10 strip @ 10 tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Etambutol HCl
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
1 box isi 10 strip @ 10 tablet
Produsen
-

Informasi Zat Aktif

Santibi tablet digunakan untuk mengobati tuberkulosis paru. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Santibi tablet mengandung zat aktif etambutol.

Indikasi (manfaat)

Fungsi obat cimetidine, di antaranya:

  • Mengobati luka pada dinding usus 12 jari (ulkus duodenum)
  • Mengatasi luka pada dinding lambung (tukak lambung)
  • Mengatasi tumor pada usus 12 jari atau pankreas (sindrom Zollinger-Ellison)
  • Mengobati iritasi atau luka pada lambung akibat penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID)
  • Meredakan rasa panas dan terbakar pada dada akibat naiknya asam lambung ke esofagus (GERD)

Komposisi

Cimetidine 200 mg

Dosis

  • Tukak lambung dan duodenum jinak: 800 mg/hari dikonsumsi sebelum tidur atau 400 mg 2 kali/hari selama minimal 4 minggu (tukak duodenum), 6 minggu (tukak lambung), dan 8 minggu (tukak terkait OAINS)
  • Pemeliharaan: 400 mg setiap hari sebelum tidur atau 2 kali/hari
    GERD: 400 mg sebanyak 4 kali/hari atau 800 mg dua kali lipat selama 4-12 minggu
  • Sindrom Zollinger-Ellison: 300 mg atau 400 mg sebanyak 4 kali/hari

Aturan pakai

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Diare
    Minumlah sedikit air, tetapi lebih sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda mengalami tanda-tanda dehidrasi. Hindari mengonsumsi obat untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit kepala
    Ketika sakit kepala, beristirahat dan minumlah banyak cairan. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan. Jika sakit kepala terjadi lebih dari seminggu atau bertambah buruk, konsultasikan dengan dokter.
  • Mual dan muntah
    Mual dan muntah dapat menyebabkan dehidrasi. Minumlah banyak cairan untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
    Hindari mengonsumsi makanan kaya rasa, seperti makanan pedas, dan tetaplah mengonsumsi makanan sederhana.
  • Pembesaran kelenjar payudara pada pria (ginekomastia)
  • Pusing
  • Kebingungan
  • Ruam
  • Letih
  • Impotensi

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat memiliki luka pada dinding lambung (tukak lambung)
  • Pasien penderita penyakit kencing manis (diabetes melitus)
  • Pasien yang memiliki keganasan pada lambung
  • Pasien penderita penyakit paru kronis
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan hati
  • Pasien penderita gagal ginjal
  • Ibu hamil dan menyusui

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Santibi Tablet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

Obat untuk meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin (urikosurik).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Cimetidine Tablet 200 mg (10 strip @ 10 tablet)