Ciastar Yellow 20 mg 4 ODF


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Ciastar Yellow adalah obat keras atau obat resep yang mengandung tadalafil 20 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Ciastar Yellow 20 mg 4 ODF
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Tadalafil.
Kelas Terapi
Disfungsi ereksi.
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 Tablet (20 mg)
Produsen
Soho Industri Pharmasi

Informasi Zat Aktif

Tadalafil dapat membantu merelaksasi otot polos dan meningkatkan aliran darah pada penis selama rangsangan seksual. Selain membantu mendapatkan ereksi, relaksasi otot polos juga meningkatkan sirkulasi darah di kandung kemih dan prostat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, tadalafil diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran cerna. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) 2 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas di jaringan. Terdeteksi di air mani. Volume distribusi: 63-77 L. Pengikatan protein plasma sekitar 94%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Terutama melalui feses (sekitar 61%, sebagai metabolit) dan urine (tingkat yang lebih rendah kira-kira 36% sebagai metabolit). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 15-17,5 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengatasi impotensi atau gangguan ereksi bagi pria.
  • Mengatasi pembesaran prostat jinak.

Komposisi Obat

Tadalafil 20 mg.

Dosis Obat

Dewasa:

  • Disfungsi ereksi: 10 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan hingga 20 mg/hari.
  • Pembesaran prostat jinak: 5 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi 30 menit hingga 12 jam sebelum aktivitas seksual.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

Efek samping yang sering terjadi:

  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Kemerahan pada wajah.
  • Hidung tersumbat.
  • Gangguan pencernaan.
  • Nyeri pada lengan dan kaki.
  • Nyeri punggung.
  • Nyeri otot.

Efek samping yang jarang terjadi:

  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur.
  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan pedas.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Pusing.
    Konsumsi makanan berserat tinggi, seperti buah dan sayuran segar. Minumlah banyak cairan.
  • Telinga berdenging.
  • Bengkak pada tangan, kaki, atau pergelangan kaki.
  • Penglihatan kabur.
  • Sakit mata.
  • Kesulitan bernafas.
  • Terdapat darah dalam urine.
  • Ereksi berkepanjangan.
  • Detak jantung cepat.
  • Tekanan darah tinggi atau rendah.
  • Mimisan.
  • Merasa lelah.

Efek samping yang sangat jarang terjadi:

  • Penurunan atau kehilangan pendengaran secara tiba-tiba.
  • Gatal-gatal berupa bintik merah di permukaan kulit.
  • Pembengkakan pada kelopak mata.
  • Pingsan.
  • Kejang.
  • Kehilangan ingatan.
  • Mata merah.
  • Perdarahan pada penis.
  • Terdapat darah di air mani.
  • Peningkatan produksi keringat.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kelainan sel darah merah yang berbentuk seperti bulan sabit (anemia sel sabit).
  • Pasien yang mengalami perubahan bentuk atau ukuran (deformasi) penis.
  • Pasien penderita kanker sumsum tulang (multiple myeloma).
  • Pasien penderita masalah hati serius.
  • Pasien penderita masalah ginjal parah.
  • Pasien penderita kanker sel darah (leukimia).

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang memiliki tekanan darah rendah atau darah tinggi yang tidak terkontrol.
  • Pasien yang mengalami penurunan penglihatan (Nonarteritic Ischemic Optic Neuropathy).
  • Pasien yang mengonsumsi obat penghambat pembekuan darah (antikoagulan).
  • Pasien yang memiliki penyakit hati serius atau mengalami serangan jantung setidaknya dalam 90 hari terakhir.
  • Pasien yang telah menderita stroke selama 6 bulan.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat-obatan golongan nitrat, misalnya nitroglycerin dan obat untuk menurunkan tekanan darah, misalnya amlodipine, metoprolol, dan enalapril.
    Penggunaan bersama dapat menyebabkan penurunan tekanan darah serius.
  • ,
  • Alfuzosin.
    Menggabungkan obat-obatan ini dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan risiko pusing, pingsan, sakit kepala, dan hidung tersumbat.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hentikan penggunaan obat dan dapatkan bantuan medis, jika Anda mengalami:

  • Ereksi yang berkepanjangan dan mungkin menyakitkan. Jika Anda mengalami ereksi yang berlangsung selama lebih dari 4 jam, sebaiknya segera hubungi dokter.
  • Kehilangan penglihatan mendadak.
  • Reaksi alergi, seperti kemerahan (ruam).
  • Nyeri dada.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Ciastar Yellow 20 mg 4 ODF