Chloramex Sirup 60 ml


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Chloramex Sirup adalah obat keras atau obat resep yang mengandung chloramphenicol 125 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Chloramex Sirup 60 ml
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Chloramphenicol.
Kelas Terapi
Antiinfeksi.
Klasifikasi Obat
Antibiotik kloramfenikol.
Kemasan
1 botol @ 60 ml
Produsen
Actavis

Informasi Zat Aktif

Chloramphenicol bekerja dengan menghambat proses pembentukan protein yang dibutuhkan oleh bakteri dalam membentuk dinding sel bakteri. Dengan menghambat pembentukan protein, sel bakteri pun akan rusak.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, chloramphenicol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dan mudah dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Tersebar luas ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh termasuk CSF. Masuk ke otak. Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Chloramphenicol palmitat diubah menjadi chloramphenicol di saluran pencernaan. Chloramphenicol kemudian dimetabolisme di hati menjadi metabolit tidak aktif.
  • Ekskresi: Melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1,5-4 jam.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengatasi demam karena infeksi bakteri Salmonella typhi (tifoid).
  • Meringankan demam karena infeksi bakteri Salmonella paratyphi (paratifoid).
  • Mengobati infeksi berat yang disebabkan bakteri Salmonella Sp., Haemophillus influenzae, Rickettsia, Lymphogranuloma-psittacosis, dan Gram negatif.

Chloramphenicol merupakan antibiotik spektrum luas, sehingga efektif melawan berbagai jenis bakteri. Obat ini bersifat bakteriostatik, yaitu dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Namun, pada konsentrasi tinggi, sifatnya menjadi bakterisidal atau mampu membunuh bakteri.

Komposisi Obat

Chloramphenicol 125 mg.

Dosis Obat

  • Dewasa, anak dan bayi diatas 2 minggu: sehari 50 mg/kgBB dalam 3-4 dosis.
  • Bayi kurang dari 2 minggu: sehari 25 mg/kgBB dalam 4-6 dosis.
  • Bayi premature: sehari 25 mg/kgBB dalam 2 dosis

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong, yaitu 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Mual.
    Minumlah obat ini setelah makan untuk mengurangi mual.
  • Muntah atau diare.
    Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan pedas. Minum air yang cukup untuk mencegah dehidrasi atau kekurangan cairan. Gejala dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, atau urine berwarna gelap, dan berbau menyengat.
  • Depresi sumsum tulang.
  • Ruam pada kulit.
  • Penurunan jumlah neutrofil dalam darah (neutropenia).
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia).
  • Sindrom grey pada bayi yang baru lahir, terutama bayi prematur.
  • Reaksi alergi, seperti gatal dan kemerahan pada kulit.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu 15-25 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung. Jangan dibekukan.

Perhatian Khusus

  • Hindari penggunaan jangka panjang.
  • Penderita dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Penderita gangguan fungsi hati.
  • Bayi yang lahir prematur dan bayi baru lahir (2 minggu pertama).
  • Tidak dapat digunakan untuk mencegah infeksi virus atau mengobati influenza, batuk, dan pilek.
  • Lakukan pemeriksaan darah secara berkala.
  • Pasien penderita kencing manis.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Chloramphenicol Bernofarm kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien dengan riwayat depresi sumsum tulang atau pasien yang mengalami gangguan pada darah (diskarsia darah).
  • Pasien penderita gangguan pada darah karena proses pembentukan heme tidak sempurna (porfiria).
  • Penderita gangguan ginjal berat.
  • Pasien penderita anemia.
  • Penderita gangguan fungsi hati berat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Kontrasepsi oral.
    Penggunaan chloramphenicol dalam jangka panjang dapat menurunkan kadar dan efektivitas kontrasepsi oral.
  • Tacrolimus dan ciclosporin.
    Chloramphenicol dapat menurunkan kadar obat di atas dalam plasma, sehingga efektivitas obat tersebut dalam menekan sistem imun akan berkurang.
  • Zat besi dan vitamin B12.
    Chloramphenicol dapat menurunkan efek obat di atas, sehingga obat tersebut tidak memberikan efek maksimal.
  • Antikoagulan kumarin seperti warfarin dan dikumarol, klorpropramid, tolbutamid, serta phenytoin.
    Chloramphenicol dapat meningkatkan efek obat di atas, sehingga turut meningkatkan risiko keracunan atau toksisitas.
  • Phenobarbital dan rifampicin.
    Kadar chloramphenicol dapat menurun, sehingga efektivitasnya dalam mengatasi infeksi akan berkurang.
  • Agen sitotoksik dan sulfonamid.
    Penggunaan chloramphenicol dengan obat di atas dapat meningkatan gangguan pada darah.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Chloramex Sirup 60 ml