SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Cerini Kaplet adalah obat untuk gejala alergi seperti mata berair, pilek, gatal, dan bersin-bersin

Cerini Kaplet 10 mg (2 Strip @ 10 Kaplet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 80.055

Jumlah Produk
0

Tersedia 27 Penjual

Apotek Sari Suci
Rp 100.084
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Zea
Rp 97.614
Apotek Zea
Kota Jakarta Timur12.39 km
Apotek Aldi
Rp 107.000
Apotek Aldi
Kota Jakarta Utara13.8 km
Apotek JNJ
Rp 95.100
Apotek JNJ
Kota Tangerang Selatan16.49 km

Deskripsi

Cerini Kaplet 10 mg (2 Strip @ 10 Kaplet) adalah obat untuk
gejala alergi seperti mata berair, pilek, gatal, dan bersin-bersin.
peradangan pada mukosa hidung akibat alergi (rinitis alergi) tahunan dan musiman.
biduran yang berlangsung selama 6 minggu ke atas (urtikaria idiopatik kronik).
alergi pada mata (konjungtivitis alergi).
kelainan kulit lainnya karena alergi.

Informasi zat aktif :

Cerini kaplet adalah obat untuk mengatasi alergi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Cerini kaplet mengandung zat aktif cetirizin HCl yang bekerja dengan menghambat zat histamin yang menyebabkan alergi pada tubuh sehingga mampu meredakan gejala alergi seperti mata dan hidung berair, gatal pada mata dan hidung, bersin-bersin, dan gatal pada kulit.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Alkohol.
  • Obat penekan susunan saraf pusat (SSP).
  • Kodein.
  • Alprazolam.
  • Lorazepam.
  • Zolpidem.
  • Carisoprodol.
  • Siklobenzaprin.
  • Klorfeniramin maleat.
  • Difenhidramin.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.

Cerini Kaplet 10 mg (2 Strip @ 10 Kaplet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Cetirizin HCl
Kelas Terapi
-
Klasifikasi
-
Kemasan
Dus, 2 Strip @ 10 Kaplet Salut Selaput
Produsen
Sanbe Farma

Informasi Zat Aktif

Cerini kaplet adalah obat untuk mengatasi alergi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Cerini kaplet mengandung zat aktif cetirizin HCl yang bekerja dengan menghambat zat histamin yang menyebabkan alergi pada tubuh sehingga mampu meredakan gejala alergi seperti mata dan hidung berair, gatal pada mata dan hidung, bersin-bersin, dan gatal pada kulit.

Indikasi (manfaat)

  • Gejala alergi seperti mata berair, pilek, gatal, dan bersin-bersin.
  • Peradangan pada mukosa hidung akibat alergi (rinitis alergi) tahunan dan musiman.
  • Biduran yang berlangsung selama 6 minggu ke atas (urtikaria idiopatik kronik).
  • Alergi pada mata (konjungtivitis alergi).
  • Kelainan kulit lainnya karena alergi.

Komposisi

Cetirizin HCl 10 mg

Dosis

Dewasa:

  • Infeksi berat: 150-300 mg/6 jam.
  • Infeksi lebih berat: 300-450 mg/6 jam.
  • Infeksi leher rahim akibat chlamydia trachomatis: 4 kali 450 mg/hari selama 10-14 hari.
  • Anak 8-16 mg/kg/hari: 3 atau 4 dosis terbagi.
  • Infeksi yang lebih berat pada anak: 16-20 mg/kg/hari 3 atau 4 dosis terbagi

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mengantuk.
  • Pembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema).
  • Gangguan saraf otonom, perifer dan pusat.
  • Gangguan kardiovaskuler.
  • Gangguan pendengaran dan keseimbangan.
  • Gangguan metabolik dan nutrisi.
  • Gangguan fungsi sendi, otot, ligamen, saraf dan tulang belakang (muskuloskeletal).
  • Gangguan psikiatrik.
  • Gangguan pernafasan.
  • Gangguan sistem reproduksi dan saluran kemih.
  • Gangguan hati dan limfe (retikuloendotelial) dan penglihatan.
  • Gangguan penciuman dan pengecapan.
  • Detak jantung melebih 100 kali/menit (takikardia).
  • Nyeri pada perut.
  • Mulut kering.
  • Gelisah.
  • Mual.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Kelelahan.
  • Pusing.
  • Mimisan.
  • Sakit kepala.
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Pengencangan otot-otot yang melapisi saluran udara (bronkus) di paru-paru (bronkospasme).

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Hindari pemakaian bersama dengan obat penekan susunan saraf pusat.
  • Hindari mengonsumsi alkohol.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Pasien lanjut usia.

Kategori Kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap cetirizin atau obat lain yang mengandung zat aktif levocetirizin atau hidroksizin.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Alkohol.
  • Obat penekan susunan saraf pusat (SSP).
  • Kodein.
  • Alprazolam.
  • Lorazepam.
  • Zolpidem.
  • Carisoprodol.
  • Siklobenzaprin.
  • Klorfeniramin maleat.
  • Difenhidramin.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Cerini Kaplet 10 mg (2 Strip @ 10 Kaplet)

Total

Rp 0