Stok Habis
Cefila kapsul adalah obat untuk mengobati berbagai infeksi karena bakteri

Cefila Kapsul 100 mg (3 Strip @ 10 Kapsul)


Harga Produk
Rp 648.459

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Cefila kapsul adalah obat untuk mengobati berbagai infeksi karena bakteri, seperti infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, dan infeksi telinga. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Cefila kapsul mengandung zat aktif cefixime. Cefixime juga dapat mengatasi infeksi tenggorokan, radang amandel, peradangan pada paru atau pneumonia, serta bronkitis, yaitu peradangan saluran pernapasan atau bronkus

Informasi zat aktif :

Cefixime merupakan antibiotik golongan sefalosporin generasi ke-3 yang memiliki spektrum luas. Artinya, obat ini aktif melawan berbagai jenis infeksi bakteri.


Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, cefixime diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap perlahan dari saluran cerna (40-50%). Makanan dapat mengakibatkan keterlambatan tingkat penyerapan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 22-54%. waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu konsentrasi puncak plasma) sekitar 3-8 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas ke sebagian besar jaringan dan cairan tubuh. Melintasi plasenta. Ikatan protein plasma sekitar 65%.
  • Ekskresi: Ekskresi utama melalui urine (sekitar 50% sebagai obat tidak berubah); feses (10%). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) selama 3-4 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya.
Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Interaksi obat :

  • Furosemide dan bumetanide.
    Antibiotik sefalosporin, seperti cefixime terkadang dapat menyebabkan masalah ginjal. Mengonsumsinya bersama furosemide dapat meningkatkan risiko tersebut.
  • Chloramphenicol.
    Chloramphenicol dapat mengurangi efek cefixime dalam pengobatan infeksi tertentu.
  • Warfarin.
    Penggunaan cefixime bersama warfarin dapat meningkatkan efek obat warfarin dalam penghambat pembekuan darah, sehingga menyebabkan risiko terjadinya perdarahan.
  • Carbamazepine.
    Penggunaan bersama carbamazepine dapat menyebabkan peningkatan kadar carbamazepine dalam darah dan dapat meningkatkan risiko timbulnya efek samping, seperti pusing, kehilangan koordinasi tubuh, mual, muntah, dan mengantuk.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Pembengkakan pada wajah, tenggorokan, lidah, bibir, dan mata.
  • Sakit tenggorokan, demam, menggigil, atau tanda-tanda infeksi lainnya.
  • Kram perut atau demam selama pengobatan atau hingga dua bulan atau lebih setelah menghentikan pengobatan.
  • Sesak napas (mengi).
  • Gatal.
  • Kesulitan bernapas atau menelan.
  • Feses berair atau berdarah.
  • Kemerahan (ruam) kulit.

Indikasi (manfaat) Obat

Mengatasi berbagai infeksi bakteri, seperti:

  • Peradangan pada saluran napas (bronkus) yang terjadi selama 3 bulan hingga 2 tahun berturut-turut dan memburuk (bronkitis kronik dari eksaserbasi).
  • Peradangan pada saluran napas yang terjadi tiba-tiba (bronkitis akut).
  • Infeksi dan peradangan pada bagian tengah telinga (otitis media).
  • Peradangan pada faring atau tenggorokan (faringitis).
  • Infeksi saluran kemih yang tidak terkomplikasi.
  • Peradangan pada amandel (tonsilitis).

Cefixime digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi yang disebabkan bakteri. Obat ini bekerja dengan mengganggu dinding sel bakteri, sehingga dapat membunuh dan mencegah pertumbuhan bakteri.

Komposisi Obat

Cefixime 100 mg.

Dosis Obat

  • Dewasa dan anak-anak dengan berat badan 30 kg ke atas: 50-100 mg sebanyak 2 kali/hari, pada infeksi berat dosis dapat ditingkatkan hingga 200 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • Anak-anak dengan berat badan 30 kg ke bawah: 1,5-3 mg mg/kgBB/hari, pada infeksi berat dosis dapat ditingkatkan hingga 6 mg sebanyak 2 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Pusing.
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh agar tidak pingsan. Lalu, duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Mual.
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Minumlah sedikit demi sedikit. Jangan minum obat lain untuk mengobati muntah tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Diare.
    Minum banyak air untuk mengganti cairan yang hilang. Jika diare berlanjut selama lebih dari 24 jam, bertambah parah, atau mengandung darah, segera hubungi dokter.
  • Radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan (stomatitis).
  • Rasa panas dan terbakar pada dada akibat peningkatan asam lambung (heartburn).
  • Infeksi yang disebabkan jamur Candida albicans (kandidiasis).
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (granulositopenia).
  • Penurunan jumlah trombosit dalam darah (trombositopenia).
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Tingginya kadar eosinofil dalam darah (eosinofilia).
  • Peningkatan enzim SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) atau SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) yang banyak terdapat di hati. Tingginya kadar enzim tersebut dapat mengganggu fungsi hati.
  • Peningkatan kadar alkali fosfatase, yang merupakan enzim yang ada di seluruh tubuh terutama di hati, tulang, dan plasenta. Tingginya kadar alkali fosfatase dapat menandakan beberapa penyakit seperti gangguang fungsi hati dan batu empedu.
  • Reaksi alergi.
  • Kekurangan vitamin K.
  • Nyeri pada perut.
  • Biduran.
  • Gangguan saluran pernapasan.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Gangguan ginjal.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia).
  • Rasa tidak nyaman pada perut.

Cara Penyimpanan Obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kekurangan darah akibat sel darah merah hancur lebih cepat dibanding pembentukannya (anemia hemolitik).
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien dengan kondisi fisik lemah.
  • Pasien penderita gangguan pencernaan.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien lanjut usia.
  • Anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Pasien penderita diare akibat infeksi bakteri Clostridium difficile.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Cefila Kapsul 100 mg (3 Strip @ 10 Kapsul)