SehatQ
SehatQ Profile
Stok Habis
Cataflam tablet adalah obat untuk meredakan nyeri, peradangan, dan sendi kaku akibat artritis

Cataflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 74.263

Jumlah Produk
0

Tersedia 99 Penjual

Apotek Belawan
Rp 434.868
Apotek Belawan
Kota Jakarta Pusat2.15 km
Apotek Kota Bambu
Rp 399.000
Apotek Kota Bambu
Kota Jakarta Barat2.96 km
Apotek Sari Suci
Rp 437.621
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Fit
Rp 392.533
Apotek Fit
Kota Jakarta Selatan6.14 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Cataflam tablet berfungsi untuk meredakan nyeri, peradangan, dan sendi kaku akibat artritis. Obat ini juga dapat untuk meredakan nyeri haid, nyeri setelah operasi, dan sakit gigi. Cataflam merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Cataflam tablet mengandung zat aktif kalium diklofenak. Zat aktif ini digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang dan pembengkakan yang merupakan gejala peradangan. Obat ini digunakan untuk mengobati sakit otot, sakit punggung, sakit gigi, kram menstruasi, dan cedera olahraga. Selain itu, obat ini juga mengurangi rasa sakit, bengkak, dan kekakuan sendi yang disebabkan radang sendi, sehingga bisa membantu Anda beraktivitas normal.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Indikasi (manfaat)

Mengobati:

  • Sakit gigi, sakit kepala, sakit perut, nyeri haid, serta nyeri pascaoperasi, khususnya ketika pasien juga mengalami peradangan.
  • Migrain akut, asam urat, serta nyeri karena batu ginjal dan batu empedu.
  • Kondisi akut dan kronis peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri (rheumatoid arthritis).
  • Peradangan sendi yang disebabkan gesekan pada ujung tulang penyusun sendi (osteoarthritis).
  • Peradangan kronis yang menyebabkan menutupnya celah antar ruas tulang (ankylosing spondylitis).
  • Mengurangi nyeri kronis, misalnya pada pasien yang mengalami kanker.

Kalium diklofenak merupakan obat yang termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Obat ini bekerja dengan menghambat kerja enzim siklooksigenase (COX) yang membantu pembentukan prostaglandin, yaitu senyawa yang dilepaskan tubuh saat terjadinya luka serta menyebabkan rasa sakit dan peradangan. Menghambat kerja enzim COX akan menekan produksi prostaglandin, sehingga akan mengurangi peradangan.

Komposisi

Kalium diklofenak 50 mg.

Dosis

Dewasa:

  • Dosis awal maksimal: 150 mg pada hari pertama, kemudian 100 mg untuk dosis harian (dikonsumsi dalam 2-3 dosis terbagi).
  • Nyeri dan osteoarthritis: 100-150 mg 2-3x/hari.
  • Rheumatoid arthritis: 225 mg/hari.
  • Spondylitis ankilosa: 125 mg/hari.
  • Migrain: Dosis awal 50 mg, kemudian 50 mg di 2 jam berikutnya. Jika diperlukan, berikan 50 mg pada interval 4-6 jam.

Anak-anak berusia 14 tahun ke atas: 50-100 mg/hari, dikonsumsi dalam 1-2 dosis terbagi.

  • Dosis maksimal: 100 mg/hari.

Aturan pakai

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter. Tablet ditelan secara utuh, jangan dikunyah atau dihancurkan terlebih dahulu.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual.
    Minum diklofenak dengan atau setelah makan. Hindari makanan pedas.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit alternatif. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi diklofenak. Hubungi dokter jika gejala berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Muntah atau diare.
    Minumlah banyak air atau cairan lain, terutama jika Anda sedang sakit. Hubungi dokter atau apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau kencing berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Pusing hingga merasa sekeliling seperti berputar (vertigo).
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh Anda agar tidak pingsan. Duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Sakit perut, perut kembung, dan penurunan nafsu makan.
    Hindari makanan yang menyebabkan perut bergas, seperti kacang-kacangan dan bawang. Makanlah dalam porsi kecil secara perlahan dan olahragalah secara teratur.
  • Maag.
  • Peningkatan darah tinggi (hipertensi).
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Asma.
  • Nyeri dada.
  • Mengantuk.
  • Gatal atau biduran.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu dibawah 30° C dan terlindung dari cahaya.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita penyakit jantung.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi.
  • Pasien yang memiliki masalah pada lambung.
  • Pasien yang memiliki kerusakan pada ginjal.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien yang mengalami perdarahan pada lambung atau usus.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien dengan kondisi asma.
  • Pasien lanjut usia.
  • Pasien penderita penyakit hati atau ginjal.
  • Pasien yang merokok.
  • Pasien dengan gangguan perdarahan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita luka pada dinding lambung atau usus (tukak lambung atau usus).
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap kalium diklofenak.
  • Pasien yang memiliki riwayat alergi setelah mengonsumsi aspirin atau NSAID lainnya.
  • Pasien dengan kondisi plak menumpuk di dalam arteri yang menyalurkan darah menuju otak, organ tubuh, dan anggota tubuh.
  • Pasien dengan kondisi penyakit pembuluh darah di otak, terutama arteri otak (penyakit kardiovaskular).
  • Pasien penderita gagal jantung.
  • Penderita penyakit jantung iskemik.
  • Wanita hamil trimester ketiga.
  • Pasien penderita gagal ginjal atau hati.
  • Pasien yang akan atau sudah menjalani operasi bypass jantung.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Cataflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 0

Jual dan Beli Cataflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet) dari Apotek Online Toko SehatQ

Cataflam adalah obat yang berkhasiat untuk mengatasi penyakit autoimun yang menyerang sendi seperti rheumatoid arthritis, peradangan sendi (osteoarthritis), peradangan sendi punggung, nyeri haid, migrain akut, serta nyeri yang timbul setelah melakukan operasi.


Cataflam mengandung zat aktif diklofenak sodium yang merupakan obat golongan anti infalamasi non-steroid. Diklofenak sodium bekerja dengan cara mengahambat produksi prostaglandin, suatu enzim yang menjadi penyebab rasa nyeri dan peradangan.


Cataflam merupakan golongan obat keras sehingga frekuensi penggunaannya harus sesuai dengan anjuran dari dokter, apoteker, atau tenaga kesehatan lainnya. Beli online Cataflam dengan harga terbaru hanya di Toko SehatQ, pasti asli!


Merek: Cataflam
Bentuk sediaan: Shape A
Principal/Distributor obat: Novartis Indonesia
Manufacture: Novartis Indonesia
Kemasan obat: 1 box isi 5 strip @ 10 tablet

Indikasi/Manfaat Cataflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet)

Terapi akut dan kronis pada gejala :

  • Rheumatoid arthritis (penyakit autoimun yang menyerang sendi hingga terjadi peradangan sendi).
  • Osteoarthritis (peradangan sendi akibat kerusakan pada tulang rawan dan sendi).
  • Ankylosing spondylitis (radang sendi pada punggung yang membuat punggung terasa nyeri).
  • Nyeri haid.

Perawatan jangka pendek dalam serangan migrain akut dan nyeri pasca operasi dan peradangan setelah operasi gigi dan ortopedi.


Dosis Cataflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


Dewasa:

  • Dosis awal: maksimum 150 mg/hari pada hari pertama, kemudian 100 mg/hari, diberikan dalam 2-3 dosis terbagi.
  • Nyeri dan peradangan sendi: 100-150 mg sebanyak 2-3 kali/hari.
  • Artritis rematoid: 225 mg/hari.
  • Spondilitis ankilosa: 125 mg/hari
  • Migrain: Dosis awal 50 mg, kemudian diberikan 50 mg kembali setelah 2 jam. Apabila diperlukan, dapat diberikan 50 mg setiap interval 4-6 jam.

Anak dan remaja: 50-100 mg, diberikan dalam 1-2 dosis terbagi maksimal 100 mg/hari.


Cara Penggunaan Cataflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


Dikonsumsi sebelum makan.

Cara Menyimpan Cataflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


Simpan di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari panas sinar matahari langsung.

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Cataflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet) Jika:


  • Hipersensitif terhadap diklofenak sodium .
  • Pasien dengan luka pada saluran pencernaan yang aktif.
  • Pasien dengan kondisi perdarahan atau perforasi.
  • Pasien asma, gatal dan kemerahan atau reaksi alergi setelah terapi aspirin atau obat golongan AINS.
  • Pasien dengan kondisi penyumbatan jantung.
  • Pasien dengan penyakit arteri perifer dan atau gangguan pembuluh darah otak.
  • Pasien dengan kondisi gagal ginjal dan hati.
  • Ibu hamil (trimester terakhir) dan menyusui.


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Cataflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


  • Pasien dengan intoleransi fruktosa, gangguan pada proses penyerapan glukosa-galaktosa atau insufisiensi sukrase-isomaltase.
  • Pasien dengan risiko penyakit jantung.
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi.
  • Pasien gagal jantung.
  • Pasien dengan riwayat pendarahan pada saluran pencernaan.
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Pasien asma.
  • Pasien dengan pembengkakan pada mukosa hidung.


Efek Samping Obat Cataflam Tablet 50 mg (5 Strip @ 10 Tablet)


  • Sakit kepala, pusing, vertigo.
  • Gangguan pada saluran pencernaan seperti mual, muntah, diare, sakit perut, kembung, nafsu makan menurun, sakit pada perut bagian tengah (epigastrik).
  • Peningkatan enzim transaminase.
  • Ruam pada kulit.