Carpiaton Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Carpiaton Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung spironolactone 100 mg.. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Carpiaton Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Spironolactone
Kelas Terapi
Diuretik
Klasifikasi Obat
Antagonis aldosteron
Kemasan
1 strip @ 10 tablet (100 mg)
Produsen
Fahrenheit

Informasi Zat Aktif

Spironolactone merupakan obat antihipertensi yang bekerja dengan menghambat sintesis aldosteron dan menghambat penyerapan kembali natrium di ginjal. Obat ini digunakan bersama obat antihipertensi lain untuk mengobati gagal jantung. Menurunkan tekanan darah tinggi dapat mencegah stroke, serangan jantung, dan gangguan pada ginjal.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Mengobati gagal jantung
  • Mencegah dan mengobati hipokalemia, yaitu kondisi kalium rendah dalam tubuh
  • Mengobati hiperaldosteronisme, yaitu kelainan kelenjar endokrin yang melibatkan satu atau kedua hormon adrenalin, sehingga menghasilkan terlalu banyak hormon aldosteron
  • Mengatasi edema, yaitu pembengkakan akibat penumpukan cairan pada jaringan tubuh, terutama pada kaki
  • Mengatasi hipertensi atau tekanan darah tinggi

Spironolactone adalah obat golongan antagonis atau penghambat aldosteron, atau diuretik hemat kalium. Obat ini mampu memblokir aktivitas aldosteron, yaitu hormon yang dapat menyebabkan retensi atau penahanan air di tubuh. Hal ini dapat membuat kondisi jantung, ginjal, dan hati tertentu menjadi lebih buruk.

Dengan memblokir aldosteron, tubuh tidak akan menahan cairan, sehingga dapat menghentikan pengeluaran kalium oleh tubuh. Selain itu, pemblokiran ini juga dapat menurunkan tekanan darah.

Komposisi Obat

Spironolactone 100 mg.

Dosis Obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Dewasa:

  • Edema: 100 mg/hari
    • Dosis maksimal: 400 mg/hari
  • Hiperentsi:
    • Monoterapi: 50-100 mg dalam 1-2 dosis terbagi
  • Hiperaldosteronisme:
    • Jangka panjang: 400 mg/hari dikonsumsi dalam 3-4 minggu
    • Jangka pendek: 400 mg/hari dikonsumsi dalam 4 hari
  • Gagal jantung kongestif: 25 mg/hari, dosis maksimal: 50 mg/hari
  • Hipokalemia akibat diuretik: 25-200 mg/hari

Anak-anak:

  • Hiperaldosteronisme: 3 mg/kg
  • Gagal jantung kongestif: 3 mg/kg dikonsumsi dalam dosis terbagi

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Merasa lelah, pusing, atau mengantuk
    Jika ini terjadi, jangan mengemudi dan mengoperasikan mesin sampai Anda merasa lebih baik.
  • Masalah seksual, ketidaknyamanan dan pembesaran payudara, perasaan bingung, menstruasi tidak teratur, berkeringat, kram, rambut rontok atau pertumbuhan rambut yang tidak diinginkan, dan ruam kulit
    Jika mengalami efek samping ini, hubungi dokter Anda.
  • Kelelahan
  • Gangguan pada saluran pencernaan, seperti diare
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit
  • Menstruasi tidak teratur
  • Penurunan jumlah sel darah putih
  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Gatal pada sebagian atau seluruh tubuh

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien penderita gangguan ginjal dan jantung
  • Pasien penderita kencing manis
  • Pasien lanjut usia
  • Pasien yang berisiko memiliki kadar kalium tinggi dalam darah (hiperkalemia)

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Carpiaton tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap spironolactone
  • Pasien yang mengalami kerusakan pada kelenjar adrenal yang tidak mampu memproduksi hormon dalam jumlah sesuai kebutuhan tubuh
  • Pasien penderita gangguan ginjal yang menyebabkan tubuh tidak dapat memproduksi urine
  • Pasien yang memiliki kadar kalium tinggi dalam darah
  • Pasien penderita gangguan ginjal

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Diuretik hemat kalium lainnya, suplemen kalium penghambat ACE, antagonis reseptor angiotensin II, trilostan, dan heparin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan kadar kalium dalam tubuh hingga di atas batas normal (hiperkalemia).
  • Digoksin
    Spironolactone dapat meningkatkan kadar digoksin dalam serum, sehingga dapat menyebabkan keracunan.
  • Kolestiramin
    Kolestiramin meningkatkan kadar asam (asidosis metabolik) dan kadar kalium dalam tubuh (hiperkalemia).
  • Alkohol, barbiturat, atau obat golongan narkotika
    Penggunaan obat di atas menyebabkan pasien mengalami pusing ketika beranjak dari duduk atau berbaring yang disebabkan penurunan tekanan darah (hipotensi ortostatik).
  • Siklosporin dan NSAID
    Siklosporin dan NSAID dapat meningkatkan kerusakan pada ginjal.
  • Lithium
    Lithum dapat menyebabkan risiko toksisitas atau keracunan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika efek samping tidak kunjung hilang atau bertambah buruk, segera hubungi dokter Anda.
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Carpiaton Tablet 100 mg (1 Strip @ 10 Tablet)