Cardiover Tablet 80 mg (1 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 0

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Cardiover Tablet adalah obat keras atau obat resep yang mengandung verapamil hcl 80 mg. Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Cardiover Tablet 80 mg (1 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Verapamil
Kelas Terapi
-
Klasifikasi Obat
-
Kemasan
1 Strip @ 10 Tablet (80 mg)
Produsen
Landson - PT Pertiwi Agung

Informasi Zat Aktif

Verapamil merupakan penghambat saluran kalsium. Obat ini bekerja dengan mengendurkan otot-otot jantung dan pembuluh darah.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, verapamil diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Diserap dari saluran pencernaan sekitar 90%. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah adalah 20-35%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma sekitar 1-2 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Volume distribusi sekitar 3,89 L/kg. 
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara luas di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine dan feses. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 2-8 jam dan meningkat menjadi 4,5-12 jam setelah dosis berulang dengan pemberian oral.

Indikasi (manfaat) Obat

  • Membantu menurunkan tekanan darah tinggi
  • Mengatasi angina pektoris atau nyeri dada akibat penyumbatan oksigen pada pembuluh darah jantung
  • Membantu mencegah terjadinya stroke, serangan jantung, dan gangguan pada ginjal
  • Mengatasi gangguan irama jantung

Komposisi Obat

Verapamil HCl 80 mg

Dosis Obat

Aritmia supraventikular

  • Dewasa: 120-480 mg dikonsumsi dalam 3 dosis terbagi
  • Anak-anak 2 tahun ke atas: 40-120 mg dikonsumsi dalam 3 dosis terbagi

Angina perctoris

  • Dewasa: 120 mg dikonsumsi dalam 3 dosis terbagi

Hipertensi

  • Dewasa: 240 mg dikonsumsi dalam 3 dosis terbagi
  • Anak-anak 2 tahun ke atas: 40-120 mg dikonsumsi dalam 3 dosis terbagi

Profilaksisis infark miokard:

  • Dewasa: 360 mg sebagai dosis awal

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan

Perlu Resep

Ya

Efek Samping Obat

  • Mual.
    Cobalah mengonsumsi makanan ringan dan hindari makanan berat atau pedas. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau bertambah buruk.
  • Muntah
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Gejala dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan dengan rasa kuat, seperti pedas.
  • Sakit kepala
    Istirahat dan tidur yang cukup akan membantu Anda lebih rileks. Jika Anda duduk dalam waktu lama, bangun dan sering-seringlah bergerak. Lemaskan otot rahang, leher, dan bahu Anda.
  • Kelelahan
  • Pusing
  • Penurunan tekanan darah
  • Sembelit (konstipasi)

Cara Penyimpanan Obat

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan gangguan fungsi hati
  • Pasien dengan gangguan fungsi ginjal
  • Pasien dengan riwayat bradikardi atau denyut jantung lambat
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Anak-anak dan lansia

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Cardiover tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki sindrom Parkinson atau gangguan saraf yang menyebabkan gangguan gerakan gemetar yang tidak dapat dikendalikan
  • Pasien penderita denyut jantung tidak beraturan (atrial fibrilasi)
  • Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap verapamil
  • Pasien penderita syok kardiogenik
  • Hipotensi
  • Penderita bradikardia nyata
  • Pasien disfungsi ventrikel

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Penghambat CYP3A4 (misalnya eritromisin dan ritonavir) dan cimetidine
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan kadar verapamil dalam plasma.
  • Rifampisin, fenobarbital, dan sulfinpyrazone
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menurunkan kadar verapamil dalam plasma, sehingga turut menurunkan efektivitas obat.
  • Klonidin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan efek blok atrioventrikular (AV), yaitu gangguan yang terjadi akibat tersumbatnya aliran listrik yang menyuplai jantung.
  • Telitromisin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan efek bradikardi, yaitu detak jantung di bawah normal, dan hipotensi, yaitu tekanan darah rendah.
  • Aspirin
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko perdarahan.
  • Glikosida kardiak (misalnya digoxin dan digitoxin), penghambat reseptor beta (misalnya propanolol dan metoprolol), penghambat reseptor alfa (misalnya terazosin dan prazosin), imunosupresan (misalnya sirolimus, siklosporin, tacrolimus, dan everolimus), penurun lipid (misalnya lovastatin, simvastatin, dan atorvastatin), kolkisin, kuinidin, karbamazepin, imipramine, glibenklamid, doksorubisin, midazolam, buspirone, almotriptan, dan teofilin
    Penggunaan bersama dapat meningkatkan kadar obat-obatan di atas.
  • Obat diuretik, antihipertensi lain, vasodilator
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menurunkan tekanan darah hingga di bawah normal.
  • Neurotoksik litium
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan efek neurotoksik litium.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain untuk mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri dada dan detak jantung cepat atau lambat
  • Perasaan pusing seperti akan pingsan
  • Demam, sakit perut bagian atas, dan tidak enak badan
  • Masalah paru-paru, seperti gelisah, berkeringat, kulit pucat, mengi, terengah-engah, dan batuk dengan lendir berbusa
  • Sesak napas bahkan dengan aktivitas ringan, pembengkakan, dan penambahan berat badan yang cepat
-
SehatQ
Produk ini belum diulasJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Cardiover Tablet 80 mg (1 Strip @ 10 Tablet)