SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Carbidu Tablet adalah obat untuk mengobati peradangan

Carbidu Tablet 0,75 mg (20 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 37.950


Tersedia 3 Penjual

Urutkan
Apotek Mose Nusa Jaya
Rp 37.950
Apotek Mose Nusa JayaKota Tangerang Selatan
14.45 km
Apotek Mose Sawah Baru
Rp 37.950
Apotek Mose Sawah BaruKota Tangerang Selatan
18 km
Apotek Asyifa Cilangkap
Rp 63.000
Apotek Asyifa CilangkapKota Depok
30.25 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Carbidu tablet adalah obat untuk mengobati alergi serta mengatasi peradangan. Carbidu tablet mengandung zak aktif deksametason.

Deksametason adalah kortikosteroid yang mencegah pelepasan zat dalam tubuh yang menyebabkan terjadinya peradangan, deksametason bekerja pada sistem kekebalan tubuh untuk membantu meringankan pembengkakan, kemerahan, gatal, dan reaksi alergi yang terjadi.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ - Pasti asli!

Nikmati promo GRATIS Ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di https://toko.sehatq.com/voucher

Carbidu Tablet 0,75 mg (20 Strip @ 10 Tablet)
Golongan Obat
Obat Keras
Informasi Tambahan
obat resep
Kandungan Utama
Dexamethasone
Kelas Terapi

Sistem Endokrin

Klasifikasi

Kortikosteroid

Kemasan

1 box isi 20 strip @ 10 tablet (0,75 mg)

Produsen
Sampharindo Perdana

Informasi Zat Aktif

Dexamethasone adalah obat golongan kortikosteroid. Obat ini merupakan agen antiinflamasi atau anti-peradangan yang bekerja dengan mencegah pelepasan atau produksi senyawa alami di tubuh yang menyebabkan gejala peradangan, misalnya pembengkakan dan nyeri.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, dexamethasone diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran pencernaan.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine hingga 65%. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 4 ± 0,9 jam.

Indikasi (manfaat)

  • Mengobati peradangan.
  • Membantu mengatasi penyakit (rheumatoid arthritis), lupus, dan trombositopenia idiopatik, yaitu kondisi yang membuat tubuh mudah memar dan berdarah karena penurunan jumlah keping darah atau trombosit.
  • Meringankan alergi.
  • Mengatasi peradangan sendi (arthritis).
  • Mengobati pembesaran otak akibat penumpukan cairan dalam otak (edema serebral).

Peradangan merupakan respons sistem kekebalan tubuh terhadap zat berbahaya. Sebenarnya, peradangan merupakan proses penyembuhan. Akan tetapi, saat tubuh tidak berfungsi normal, peradangan akan terus berlanjut dan merusak jaringan lain. Peradangan berlanjut tersebut dapat diredakan dengan obat golongan kortikosteroid, seperti dexamethasone.

Komposisi

Dexamethasone 0,75 mg.

Dosis

Dewasa:

  • Dosis awal: 0,5-9 mg/hari dalam dosis terbagi.

Anak-anak:

  • Dosis awal: 0,02-0,3 mg/kg BB/hari dalam 3-4 dosis terbagi.
    Dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Aturan pakai

Dikonsumsi bersama makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Gangguan pencernaan.
    Minumlah dexamethasone dengan makanan atau camilan untuk mencegah efek samping ini. Hindari mengonsumsi makanan pedas. Jika efek samping ini berlanjut, hubungi dokter Anda.
  • Kesulitan tidur (insomnia).
    Minumlah dexamethasone di pagi hari, sehingga kadar dexamethasone dalam tubuh Anda akan rendah pada waktu tidur. Jika Anda menggunakan dexamethasone lebih dari sekali sehari, minumlah dosis terakhir sebelum jam 6 sore.
  • Perubahan suasana hati yang ringan.
    Dexamethasone dapat memengaruhi suasana hati Anda dengan berbagai cara. Berkonsultasilah dengan dokter Anda jika Anda kesulitan mengatasinya.
  • Peningkatan berat badan.
    Cobalah menjaga porsi makan Anda untuk mengontrol penambahan berat badan. Olahraga teratur juga akan membantu menjaga berat badan agar tetap stabil.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Sakit perut.
  • Terjadinya pembengkakan pada organ akibat penumpukan jaringan (edema).
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Kegelisahan.
  • Penurunan kadar kalium dalam darah.
  • Peningkatan kadar glukosa dalam darah.
  • Peningkatan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Kelelahan.
  • Penglihatan kabur.
  • Penurunan jumlah urine.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering dan sejuk pada suhu di bawah 30 °C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita malaria.
  • Pasien penderita gangguan pencernaan, seperti luka pada dinding lambung (tukak lambung), serta peradangan pada usus besar (kolon) dan rektum, yaitu bagian ujung usus besar yang tersambung ke anus (kolitis ulseratif).
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien yang memiliki gangguan tiroid.
  • Pasien penderita kelemahan otot (myasthenia gravis).
  • Dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh, sehingga menyebabkan pasien lebih rentan terkena cacar atau campak.
  • Hentikan penggunaan obat ini secara bertahap.
  • Pasien penderita diabetes.
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan bola mata (glaukoma).
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien yang mengalami kegagalan jantung dalam memompa pasokan darah yang dibutuhkan tubuh (gagal jantung kongestif).
  • Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan gangguan pada otot.

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Carbidu tablet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang mengalami kesulitan membedakan kenyataan dan imajinasi (psikosis) atau gangguan kecemasan (psikoneurotik).
  • Pasien penderita infeksi jamur sistemik.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien yang mengalami herpes pada mata (herpes simpleks okular).
  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung atau usus 12 jari (ulkus peptikum).
  • Pasien penderita pengeroposan tulang (osteoporosis).
  • Pasien yang menerima vaksinasi.

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Furosemide.
    Mengonsumsi dexamethasone bersama furosemide menyebabkan nyeri atau kram otot, kehilangan nafsu makan, kelemahan, dan pusing.
  • Ciprofloxacin.
    Mengonsumsi dexamethasone dengan ciprofloxacin dapat menyebabkan peradangan pada tendon (tendinitis).
  • Aspirin.
    Mengonsumsi aspirin dengan dexamethasone dapat meningkatkan efek samping di saluran pencernaan, seperti peradangan dan pendarahan.
  • Hydrocodone dan oxycodone.
    Dexamethasone dapat menurunkan kadar hydrocodone dalam darah, sehingga mengurangi kemampuan obat dalam meringankan rasa sakit.
  • Ibuprofen dan naproxen.
    Mengonsumsi dexamethasone bersama ibu profen dapat meningkatkan risiko efek samping di saluran pencernaan, seperti peradangan dan pendarahan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Konsultasikan dengan dokter jika Anda mengalami:

  • Kram perut.
  • Kotoran berdarah atau berwarna hitam.
  • Sakit punggung.
  • Penurunan penglihatan.
  • Mulut kering.
  • Sakit mata.
  • Sesak napas.
  • Pingsan.
  • Kelelahan.
  • Penurunan buang air kecil.
  • Menstruasi tidak teratur.
  • Nyeri otot.

Nomor Izin Edar

DKL9523403910B1
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Mengobati peradangan.Membantu mengatasi penyakit (rheumatoid arthritis), lupus, dan trombositopenia idiopatik, yaitu kondisi yang membuat tubuh mudah memar dan berdarah karena penurunan jumlah keping darah atau trombosit.Meringankan alergi.Mengatasi peradangan sendi (arthritis).Mengobati pembesaran otak akibat penumpukan cairan dalam otak (edema serebral).Peradangan merupakan respons sistem kekebalan tubuh terhadap zat berbahaya. Sebenarnya, peradangan merupakan proses penyembuhan. Akan tetapi, saat tubuh tidak berfungsi normal, peradangan akan terus berlanjut dan merusak jaringan lain. Peradangan berlanjut tersebut dapat diredakan dengan obat golongan kortikosteroid, seperti dexamethasone.

Dewasa: Dosis awal: 0,5-9 mg/hari dalam dosis terbagi.Anak-anak:Dosis awal: 0,02-0,3 mg/kg BB/hari dalam 3-4 dosis terbagi.Dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Dikonsumsi bersama makanan.

Gangguan pencernaan.Minumlah dexamethasone dengan makanan atau camilan untuk mencegah efek samping ini. Hindari mengonsumsi makanan pedas. Jika efek samping ini berlanjut, hubungi dokter Anda.Kesulitan tidur (insomnia).Minumlah dexamethasone di pagi hari, sehingga kadar dexamethasone dalam tubuh Anda akan rendah pada waktu tidur. Jika Anda menggunakan dexamethasone lebih dari sekali sehari, minumlah dosis terakhir sebelum jam 6 sore.Perubahan suasana hati yang ringan.Dexamethasone dapat memengaruhi suasana hati Anda dengan berbagai cara. Berkonsultasilah dengan dokter Anda jika Anda kesulitan mengatasinya.Peningkatan berat badan.Cobalah menjaga porsi makan Anda untuk mengontrol penambahan berat badan. Olahraga teratur juga akan membantu menjaga berat badan agar tetap stabil.Mual.Muntah.Sakit perut.Terjadinya pembengkakan pada organ akibat penumpukan jaringan (edema).Sakit kepala.Pusing.Kegelisahan.Penurunan kadar kalium dalam darah.Peningkatan kadar glukosa dalam darah.Peningkatan tekanan darah tinggi (hipertensi).Kelelahan.Penglihatan kabur.Penurunan jumlah urine.

Nama Produk

Carbidu Tablet 0,75 mg (20 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 37.950