SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Captopril Indofarma Tablet 25 mg  harga terbaik

Captopril 25 mg 10 Tablet Indofarma


Harga Produk
Mulai dari
Rp 3.900


Tersedia 13 Penjual

Urutkan
Apotek Taman Kedoya
Rp 3.334
Apotek Taman KedoyaKota Jakarta Barat
7.76 km
Apotek Hafizah Medika Farmasia
Rp 3.031
Apotek Hafizah Medika FarmasiaKota Jakarta Timur
13.69 km
Apotek K 24 Bintang Farma Bekasi
Rp 2.900
Apotek K 24 Bintang Farma BekasiKota Bekasi
15.6 km
Apotek Salva Medika
Rp 2.526
Apotek Salva MedikaKota Bekasi
16.02 km
logo-prescription
Obat ResepProduk ini hanya dapat dibeli melalui Chat Dokter berdasarkan gejala Anda.

Deskripsi

Captopril Tablet adalah obat untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) serta membantu mencegah stroke dan serangan jantung. Selain itu, obat ini juga mengobati gagal jantung, mengatasi masalah pada ginjal dan melindunginya dari efek penyakit diabetes, serta membantu meningkatkan kelangsungan hidup setelah mengalami serangan jantung.

Obat ini mengandung captopril sebagai zat aktifnya. Captopril termasuk dalam kelas obat yang disebut penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE). Captopril bekerja dengan membuka pembuluh darah sehingga memungkinkan darah mengalir lebih mudah dan mengurangi beban kerja jantung dalam memompa darah. 

Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter.

Obat yang Anda terima memiliki masa kedaluwarsa sekurang-kurangnya 4 bulan dengan kemasan yang masih tersegel.

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Captopril 25 mg 10 Tablet Indofarma
Golongan Obat
Obat Keras
Kandungan Utama

Captopril

Kelas Terapi

Antihipertensi

Klasifikasi

ACE Inhibitor

Kategori Kehamilan

Kategori D: Terbukti menimbulkan risiko terhadap janin manusia, tapi besarnya manfaat jika digunakan oleh wanita hamil dapat dipertimbangkan (misalnya bila obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius karena obat yang lebih aman tidak efektif atau tidak dapat diberikan).

Informasi Zat Aktif

Captopril bekerja dengan memblokir enzim pengubah angiotensin. Pemblokiran ini dapat memperlebar pembuluh darah dan membantu mengurangi jumlah air yang dimasukkan kembali ke dalam darah oleh ginjal.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, captopril diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap cepat dari saluran pencernaan, yaitu sekitar 60-75%. Konsentrasi serum dapat menurun dengan adanya makanan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 60-75%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma sekitar 1-2 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI dalam jumlah kecil.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat sekitar 2-3 jam.
  • Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Mencegah stroke dan serangan jantung
  • Mengobati penyakit gagal jantung kongestif

Captopril 25 mg

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.

Hipertensi

  • Dosis awal: 12,5 mg sebanyak 2 kali/hari
  • Dosis maksimal: 50 mg sebanyak 3 kali/hari

Gagal jantung

  • Dosis awal: 6,25-12,5 mg sebanyak 2-3 kali/hari
  • Dosis maksimal: 50 mg 3 sebanyak 3 kali/hari

Serangan jantung

  • Dosis awal: Dimulai 3-16 hari setelah serangan jantung dengan dosis 6,25 mg/hari, diikuti dengan 12,5 mg sebanyak 3 kali/hari selama 2 hari. Kemudian, dosis ditingkatkan menjadi 25 mg sebanyak 3 kali/hari.

Nefropati diabetik (komplikasi pada ginjal akibat diabetes)

  • Dosis awal: 75-100 mg/hari dikonsumsi dalam dosis terbagi (untuk diabetes mellitus tipe 1)
  • Dikonsumsi sebelum makan
  • Dikonsumsi 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan
Ya
  • Adanya protein dalam urin (proteinuria), peningkatan urea dan kreatinin darah.
  • Ruam kulit.
  • Penurunan kadar neutrofil/bagian sel darah putih (neutropenia) dan trombosit/keping darah (trombositopenia)
  • Terjadi penurunan tekanan darah (anemia).

Simpan pada suhu diantara 20-25ºC. Terlindung dari cahaya dan kelembaban.

  • Sakit kepala
    Pastikan Anda beristirahat. Minum banyak air dan hindari alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Hubungi dokter jika efek samping ini berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Diare atau muntah
    Minumlah banyak air untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi)
    Usahakan mengonsumsi makanan sehat dan minum beberapa gelas air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayuran, buah segar, dan sereal.
  • Sakit perut
    Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan dengan rasa yang kuat, seperti pedas. Jika efek samping ini bertambah parah atau tidak kunjung hilang, segera hubungi dokter.
  • Mual
    Cobalah mengonsumsi obat ini dengan makanan atau setelah makan untuk mengurangi rasa mual.
  • Mulut kering
    Cobalah mengonsumsi permen karet atau manisan bebas gula.
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia)
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)
  • Ruam pada kulit
  • Lelah
  • Penurunan tekanan darah (hipotensi)
  • Alergi terhadap captopril atau obat ACE inhibitor lainnya
  • Kehamilan
  • Menjalani terapi dengan obat aliskiren
  • Diabetes
  • Gangguan ginjal

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Obat penyakit kencing manis (antidiabetes) oral, seperti sulfonilurea
    Captopril dapat meningkatkan efektivitas obat di atas dalam menurunkan kadar gula darah, sehingga dapat menurunkan kadar gula darah menjadi sangat rendah (hipoglikemia).
  • Angiotensin II receptor blockers (ARB)
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko terjadinya efek samping, seperti mual, muntah, dan mulut kering.
  • Agen penghambat adrenergik dan obat golongan NSAID, seperti indometasin dan ibuprofen
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menurunkan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi).
  • Diuretik tiazid atau loop, kecuali furosemid dan hidroklortiazid
    Penggunaan bersama obat di atas dapat mengakibatkan hipotensi atau tekanan darah rendah.
  • Amilorid, spironolakton, dan triamteren
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan kadar kalium dalam tubuh hingga di atas normal (hiperkalemia).
  • Probenesid
    Penggunaan bersama probenesid dapat menurunkan pembersihan ginjal.
  • Obat untuk gagal jantung (agen simpatomimetik)
    Penggunaan bersama agen simpatomimetik dapat menurunkan tekanan darah, sehingga menyebabkan risiko hipotensi atau tekanan darah terlalu rendah.
  • Aliskiren
    Penggunaan bersama aliskiren dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal.
  • Lithium
    Captopril dapat meningkatkan kadar lithium dan risiko efek samping, seperti pandangan kabur.
  • Prokainamid dan obat penekan sistem imun (imunosupresan)
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko penurunan jumlah sel darah putih dalam tubuh (leukopenia).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi atau gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Perasaan pusing seperti akan pingsan
  • Penurunan frekuensi dan jumlah urine
  • Nyeri atau tekanan pada dada serta jantung berdebar-debar
  • Peningkatan kadar kalium dalam darah dengan gejala, seperti mual, detak jantung lambat atau tidak biasa, kelemahan mendadak atau perasaan sakit, demam, menggigil, sakit tenggorokan, nyeri mulut atau nyeri saat menelan, luka kulit, serta gejala pilek atau flu
  • Sesak napas meski beraktivitas ringan, pembengkakan, dan penambahan berat badan yang cepat
GKL9320916010A1

1 strip @ 10 tablet (25 mg)

Indofarma

https://www.sehatq.com/obat/captopril

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

FAQ

Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi)Mencegah stroke dan serangan jantungMengobati penyakit gagal jantung kongestif

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk dokter.HipertensiDosis awal: 12,5 mg sebanyak 2 kali/hariDosis maksimal: 50 mg sebanyak 3 kali/hariGagal jantungDosis awal: 6,25-12,5 mg sebanyak 2-3 kali/hariDosis maksimal: 50 mg 3 sebanyak 3 kali/hariSerangan jantungDosis awal: Dimulai 3-16 hari setelah serangan jantung dengan dosis 6,25 mg/hari, diikuti dengan 12,5 mg sebanyak 3 kali/hari selama 2 hari. Kemudian, dosis ditingkatkan menjadi 25 mg sebanyak 3 kali/hari.Nefropati diabetik (komplikasi pada ginjal akibat diabetes)Dosis awal: 75-100 mg/hari dikonsumsi dalam dosis terbagi (untuk diabetes mellitus tipe 1)

Dikonsumsi sebelum makanDikonsumsi 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan

Adanya protein dalam urin (proteinuria), peningkatan urea dan kreatinin darah.Ruam kulit.Penurunan kadar neutrofil/bagian sel darah putih (neutropenia) dan trombosit/keping darah (trombositopenia)Terjadi penurunan tekanan darah (anemia).

Nama Produk

Captopril 25 mg 10 Tablet Indofarma

Total

Rp 3.334