SehatQ
SehatQ Cart
SehatQ Profile

Captopril Hexpharm Tablet 12,5 mg (10 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Rp 10.007

Jumlah Produk
0

logo-prescription
Obat ResepKirimkan resep ke alamat email apotek@sehatq.comJumlah pembelian obat terbatas.SehatQ memiliki kewenangan untuk tidak memproses pesanan lebih lanjut jika resep tidak dapat diverifikasi.

Deskripsi

Captopril Hexpharm tablet adalah obat untuk mengatasi hipertensi dan gagal jantung. Hipertensi adalah kondisi ketika tekanan darah ke dinding arteri cukup tinggi, sehingga pada akhirnya menyebabkan masalah kesehatan, seperti penyakit jantung.

Zat aktif captopril adalah obat yang bekerja dengan membuka atau melebarkan pembuluh darah. Hal ini dapat mempermudah atau memperlancar aliran darah, sehingga mengurangi beban jantung dalam memompa darah.

Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Informasi zat aktif :

Captopril akan memperlebar pembuluh darah, sehingga tekanan darah menurun, serta kemampuan jantung memompa darah dan aliran darah di ginjal meningkat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, captopril diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap cepat dari saluran pencernaan, yaitu sekitar 60-75%. Konsentrasi obat dapat menurun dengan adanya makanan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah sekitar 60-75%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma sekitar 1-2 jam.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI dalam jumlah kecil.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat selama 2-3 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia. Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Diuretik tiazid atau loop, kecuali furosemid dan hidroklortiazid
    Penggunaan bersama obat di atas dapat mengakibatkan hipotensi atau tekanan darah rendah.
  • Amilorid, spironolakton, dan triamteren
    Obat di atas dapat meningkatkan kadar kalium dalam tubuh dan menyebabkan hiperkalemia.
  • Aliskiren
    Aliskiren dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal.
  • Lithium
    Captopril dapat meningkatkan kadar lithium dan risiko efek samping, seperti pandangan kabur.
  • Prokainamid dan obat penekan sistem imun (imunosupresan).
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan risiko penurunan jumlah sel darah putih dalam tubuh (leukopenia).
  • Agen penghambat adrenergik dan NSAID, seperti indometasin dan ibuprofen
    Obat di atas dapat menurunkan tekanan darah hingga di bawah batas normal (hipotensi).
  • Obat penyakit kencing manis (antidiabetik) oral, seperti sulfonilurea
    Captopril dapat meningkatkan efektivitas obat di atas dalam menurunkan kadar gula darah, sehingga dapat menyebabkan terjadinya penurunan kadar gula darah menjadi sangat rendah (hipoglikemia).
  • Probenesid
    Probenesid dapat menurunkan pembersihan ginjal.
  • Obat untuk gagal jantung (agen simpatomimetik)
    Agen simpatomimetik dapat menurunkan tekanan darah, sehingga menyebabkan risiko hipotensi.

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sesak napas meski beraktivitas ringan, pembengkakan, dan penambahan berat badan yang cepat
  • Peningkatan kadar kalium dalam darah dengan gejala, seperti mual, detak jantung lambat atau tidak biasa, kelemahan mendadak atau perasaan sakit, demam, menggigil, sakit tenggorokan, nyeri mulut atau nyeri saat menelan, luka kulit, serta gejala pilek atau flu
  • Perasaan pusing seperti akan pingsan
  • Penurunan frekuensi dan jumlah urine
  • Nyeri atau tekanan pada dada serta jantung berdebar-debar

Indikasi (manfaat)

  • Menurunkan tekanan darah tinggi
  • Mencegah stroke dan serangan jantung
  • Mengobati penyakit gagal jantung kongestif
  • Mengatasi masalah ginjal yang disebabkan diabetes melitus

Captopril adalah obat golongan penghambat enzim pengubah angiotensin atau angiotensin-converting enzyme (ACE). Obat ini akan menghambat enzim yang berperan dalam perubahan angiotensin I menjadi angiotensin II.

Angiotensin II merupakan hormon yang menyebabkan otot-otot di sekitar pembuluh darah berkontraksi, sehingga mempersempit pembuluh darah. Itu sebabnya, menghambat kerja enzim pengubah angiotensin dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Komposisi

Captopril 12,5 mg

Dosis

Dewasa:

  • Dosis awal: 12,5 mg sebanyak 2 kali/hari
  • Dosis pemeliharaan: 25 mg sebanyak 2 kali/hari, dapat ditingkatkan dengan selang 2-4 minggu hingga diperoleh respons yang memuaskan
  • Dosis maksimum: 50 mg sebanyak 2 kali/hari

Anak-anak:

    • Dosis awal: 0,3 mg/kgBB hingga maksimum 6 mg/kgBB/hari dalam 2-3 dosis terbagi, tergantung respons pasien

Aturan pakai

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau anjuran dokter.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Kesulitan buang air besar (konstipasi)
    Usahakan mengonsumsi makanan sehat dan minum beberapa gelas air setiap hari. Konsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayuran, buah segar, dan sereal.
  • Sakit perut
    Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan dengan rasa kuat, seperti pedas. Jika efek samping ini bertambah parah atau tidak kunjung hilang, segera hubungi dokter.
  • Sakit kepala
    Pastikan Anda istirahat dan minum banyak air. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Hubungi dokter jika efek samping ini berlangsung lebih dari seminggu atau bertambah parah.
  • Diare atau muntah
    Minumlah banyak air untuk mencegah dehidrasi yang ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
  • Mual
    Cobalah mengonsumsi obat ini dengan makanan atau setelah makan untuk mengurangi rasa mual.
  • Mulut kering
    Cobalah mengonsumsi permen karet atau manisan bebas gula.
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis)
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah (trombositopenia)
  • Penurunan tekanan darah (hipotensi)
  • Penurunan jumlah neutrofil dalam darah (neutropenia)
  • Terdapat protein pada urine (proteinuria)
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia)
  • Pembengkakan pada kulit akibat penumpukan cairan pada jaringan
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia)
  • Ruam pada kulit
  • Gangguan pengecapan
  • Lelah
  • Batuk

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan terlindung dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita sindrom Marfan, yaitu penyakit gangguan pada jaringan ikat yang terjadi akibat kelainan genetik
  • Pasien penderita sindrom Sjogre atau kelainan genetik dengan gejala mulut dan mata kering
  • Pasien penderita skleroderma, yaitu penyakit autoimun yang menyerang jaringan ikat, sehingga membuat jaringan tersebut menebal dan mengeras
  • Pasien penderita artritis reumatoid, yaitu peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri
  • Pasien penderita penyakit ginjal atau pasien yang sedang menjalani cuci darah
  • Pasien penderita penyakit hati
  • Pasien yang pernah menjalani tranplantasi organ
  • Pasien penderita penyakit autoimun atau lupus
  • Pasien penderita gangguan ginjal
  • Ibu menyusui

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi dengan captopril atau obat ACE inhibitor lainnya
  • Pasien penderita penyakit kencing manis atau diabetes yang mengonsumsi aliskiren
  • Wanita hamil
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Captopril Hexpharm Tablet 12,5 mg (10 Strip @ 10 Tablet)