SehatQ
SehatQ Profile
Canderin tablet adalah obat untuk mengatasi hipertensi dan gagal jantung

Canderin Tablet 8 mg (3 Strip @ 10 Tablet)


Harga Produk
Mulai dari
Rp 246.400

Jumlah Produk
1

Tersedia 41 Penjual

Apotek Garuda
Rp 246.400
Apotek Garuda
Kota Jakarta Barat3.25 km
Apotek Sari Suci
Rp 306.334
Apotek Sari Suci
Kota Jakarta Pusat3.29 km
Apotek Plaza Medika Grogol
Rp 269.500
Apotek Plaza Medika Grogol
Kota Jakarta Barat3.59 km
Apotek Putih
Rp 305.400
Apotek Putih
Kota Jakarta Selatan6.45 km
logo-prescription
Obat ResepPembelian, dosis, dan penggunaan obat ini harus sesuai petunjuk dokter. Kami segera menghubungi Anda untuk membantu proses transaksi.

Deskripsi

Canderin tablet adalah obat untuk mengatasi hipertensi dan gagal jantung. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Canderin tablet mengandung zat aktif candesartan cilexetil.

Candesartan cilexetil adalah obat untuk menurunkan tekanan darah, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya stroke, serangan jantung, atau komplikasi jantung lainnya. Obat ini bekerja dengan menghambat reseptor angiotensin II (ARB). Candesartan memblokir reseptor dan mencegah aksi angiotensin. Akibatnya, pembuluh darah membesar dan tekanan darah berkurang.

Candesartan dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat lain untuk mengobati tekanan darah tinggi. Selain itu, obat ini juga dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat lain untuk mengobati gagal jantung kongestif, yaitu suatu kondisi ketika jantung tidak dapat memompa cukup darah ke bagian tubuh lainnya.

Informasi zat aktif :

Candesartan adalah penghambat reseptor angiotensin II (ARB). Obat bekerja dengan cara memblokir aksi zat dalam tubuh yang menyebabkan pembuluh darah mengencang.

Aksi pemblokiran ini akan melemaskan pembuluh darah, sehingga menurunkan tekanan darah serta meningkatkan suplai darah dan oksigen ke jantung.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, candesartan diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dari saluran pencernaan. Penyerapan sedikit berkurang dengan makanan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) kira-kira 15%. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu konsentrasi plasma puncak) sekitar 3-4 jam.
  • Distribusi: Volume distribusi sebanyak 0,13 L/kg. Ikatan protein plasma lebih dari 99%.
  • Metabolisme: Candesartan mengalami penguraian reaksi kimia oleh air (hidrolisis) di saluran pencernaan menjadi candesartan aktif.
  • Ekskresi: Melalui urine dan empedu (sebagai obat yang tidak berubah dan metabolit tidak aktif). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 9 jam.

Kategori kehamilan dan menyusui :

Kategori D: Hasil penelitian menunjukkan bahwa obat ini menimbulkan risiko pada janin manusia.
Penggunaan pada ibu hamil dapat dipertimbangkan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Misalnya, bila obat dibutuhkan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau penyakit serius, di saat obat lain tidak efektif atau tidak bisa diberikan.

Interaksi obat :

  • Lithium.
    Kandesartan dapat meningkatkan kadar lithium, sehingga dapat menyebabkan toksisitas atau keracunan.
  • NSAID, seperti ibuprofen dan asam mefenamat.
    Obat di atas dapat mengurangi efek antihipertensi dan menyebabkan kerusakan fungsi ginjal, termasuk kemungkinan terjadinya gagal ginjal akut.
  • Obat peluruh urine (diuretik).
    Penggunaan kandesartan dengan obat di atas dapat meningkatkan risiko kadar kalium tinggi dalam darah (hiperkalemia).
  • Aliskiren.
    Penggunaan bersama aliskiren pada pasien diabetes dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal, penurunan tekanan darah (hipotensi), dan peningkatan kadar kalium dalam darah (hiperkalemia).

Apa yang harus dilakukan jika dosis terlewat :

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter :

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Kulit atau bagian putih mata Anda menguning. Gejala ini bisa menjadi tanda masalah hati.
  • Kulit pucat, merasa lelah, pingsan atau pusing, dan bintik-bintik ungu.
  • Sakit tenggorokan dan demam.
  • Kelemahan, detak jantung tidak teratur, kesemutan, dan kram otot. Gejala ini bisa menjadi tanda perubahan kadar natrium dan kalium dalam darah Anda.

Indikasi (manfaat)

  • Membantu menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Mengobati gagal jantung dengan membantu jantung memompa darah, sehingga dapat meringankan gejala, seperti sesak napas dan pembengkakan pada kaki, serta mengatasi gangguan fungsi sistolik ventrikel kiri apabila obat penghambat ACE tidak ditolerir.
  • Mengatasi penyakit ginjal diabetik (nefropati diabetik) untuk melindungi ginjal dan membantunya berfungsi.

Candesartan berada dalam kelas obat antagonis reseptor angiotensin II. Angiotensin, yang dibentuk di dalam darah oleh enzim pengubah angiotensin (ACE), merupakan bahan kimia kuat yang menempel pada reseptor angiotensin. Bahan kimia ini ditemukan di banyak jaringan, terutama pada sel-sel otot polos di sekitar pembuluh darah.

Keterikatan angiotensin pada reseptor menyebabkan sel otot berkontraksi dan pembuluh darah menyempit (vasokonstriksi), sehingga meningkatkan tekanan darah. Candesartan memblokir reseptor angiotensin tersebut untuk melebarkan pembuluh darah dan mengurangi tekanan darah.

Komposisi

Candesartan cilexetil 8 mg.

Dosis

Pasien penderita hipertensi:

  • Dosis awal: 4 mg/hari. Dosis dapat ditingkatkan hingga 16 mg/hari.

Pasien penderita gagal jantung:

  • Dosis awal: 4 mg/hari.

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Ya

Efek Samping

  • Mual.
    Minumlah obat ini dengan makanan atau setelah makan. Hindari makan terlalu banyak atau makanan pedas.
  • Sakit kepala.
    Istirahat dan minumlah banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah minggu pertama mengonsumsi kandesartan. Bicaralah dengan dokter jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau semakin parah.
  • Nyeri sendi atau nyeri otot.
    Jika mengalami nyeri otot yang tidak biasa, kelemahan, atau kelelahan yang bukan karena olahraga atau kerja keras, konsultasikan dengan dokter Anda. Anda mungkin memerlukan tes darah untuk mengetahui penyebabnya.
  • Muntah atau diare.
    Minum banyak air untuk mencegah dehidrasi. Jika merasa sakit, cobalah minum sedikit demi sedikit. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jika Anda mengalami muntah atau diare parah karena sakit perutt, beri tahu dokter Anda. Anda mungkin perlu berhenti minum kandesartan sementara waktu sampai merasa lebih baik.
  • Pusing.
    Apabila kandesartan membuat Anda merasa pusing saat berdiri, cobalah bangun dengan sangat lambat atau tetap duduk hingga merasa lebih baik. Jika Anda mulai merasa pusing, berbaringlah agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai merasa lebih baik. Jangan mengemudi kendaraan atau menggunakan mesin jika merasa pusing.

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C dan terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita tekanan darah rendah (hipotensi).
  • Pasien dengan riwayat pembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema).
  • Pasien yang menjalani diet rendah garam.
  • Pasien yang baru saja menjalani transplantasi ginjal.
  • Pasien penderita penyakit hati parah atau masalah kandung empedu (obstruksi bilier).
  • Pasien penderita penyakit kencing manis (diabetes).
  • Pasien penderita masalah jantung, hati, atau ginjal.
  • Pasien dengan kondisi tubuh kelebihan kalium (hiperkalemia).
  • Pasien penderita hipertensi dengan gangguan ginjal disarankan melakukan pemantauan kadar kalium dan kadar kreatinin dalam serum secara berkala.
  • Pasien yang mengalami penyempitan salah satu atau lebih dari satu arteri yang mengangkut darah menuju ginjal (stenosis arteri renalis).
  • Pasien yang mengalami pengurangan volume intravaskular (intravaskular volume depletion).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita tekanan darah rendah.
  • Pasien penderita masalah hati.
  • Pasien penderita penurunan fungsi ginjal.
  • Pasien yang baru menjalani operasi.
  • Wanita hamil.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita gangguan hati berat dengan atau tanpa komplikasi akut diabetes melitus yang disebabkan kadar glukosa pada darah sangat tinggi (ketoasidosis).
  • Pada pasien diabetes, jangan mengonsumsi obat ini dengan obat aliskiren.
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.
Nama Produk

Canderin Tablet 8 mg (3 Strip @ 10 Tablet)

Total

Rp 246.400