SehatQ
SehatQ Profile
|
|
|
Calorex Sirup 60 mL harga terbaik 16974

Calorex Sirup 60 ml


Harga Produk
Rp 18.000

Jumlah Produk
1

Apotek Legok Sehat
Rp 18.000
Apotek Legok SehatKabupaten Tangerang
28.7 km

Deskripsi

Calorex adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala flu, misalnya hidung tersumbat, demam, sakit kepala, batuk, dan bersin-bersin.

Obat ini mengandung zat aktif paracetamol, chlorpheniramine maleate, phenylpropanolamine HCl, dan guaifenesin.

Paracetamol sendiri juga memiliki sifat analgesik dan antipiretik, yaitu menurunkan demam. Sementara, phenylpropanolamine HCl berfungsi sebagai dekongestan yang akan melegakan pernapasan, sehingga akan meringankan hidung tersumbat. 

Chlorpheniramine maleate, atau yang sering dikenal dengan CTM, merupakan golongan antihistamin generasi pertama. Obat ini berfungsi untuk meringankan gejala alergi, seperti hidung tersumbat, bersin-bersin. Phennylpropanolamine HCl juga memiliki fungsi yang sama.

Guaiphenesin merupakan ekspektoran, yaitu obat yang dapat mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan.

Obat ini merupakan obat bebas terbatas yang tidak memerlukan resep dokter. Perhatikan petunjuk dan aturan pakai pada kemasan untuk mencegah penyalahgunaan dan efek samping obat yang tidak diharapkan.

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Calorex Sirup 60 ml
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama

Paracetamol, pseudoephedrine HCl, chlorpheniramine maleate, guaifenesin

Kelas Terapi

Sistem Pernapasan

Klasifikasi

Analgesik, antipiretik, dekongestan

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Paratusin sirup pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Informasi Zat Aktif

Paracetamol bekerja dengan cara mengurangi produksi bahan kimia yang menyebabkan terjadinya peradangan dan pembengkakan di otak. Bahan kimia ini disebut prostaglandin.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik setelah pemberian oral atau melalui mulut. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 10-60 menit (oral).
  • Distribusi: Didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Ikatan protein plasma sekitar 10-25%.
  • Metabolisme: Terutama dimetabolisme di hati melalui konjugasi asam glukoronat dan sulfat, selanjutnya dimetabolisme melalui konjugasi dengan glutation di hati dan ginjal.
  • Ekskresi: Dikeluarkan terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 1-3 jam.

Chlorpheniramine maleate bekerja dengan cara membantu mengurangi gejala alergi dengan menghambat histamin, yaitu zat yang dapat menyebabkan reaksi alergi.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, chlorpheniramine maleate diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Makanan di perut menunda penyerapan, tetapi tidak memengaruhi kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah.
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas ke dalam tubuh.
  • Metabolisme: Metabolisme sebagian besar di sel mukosa saluran pencernaan dan hati (efek lintasan pertama).
  • Ekskresi: Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 12 hingga 43 jam pada orang dewasa dan 10 hingga 13 jam pada anak-anak. Obat dan metabolit dikeluarkan dalam urine.

Guaiphenesin bekerja dengan cara mengurangi kekentalan dahak, sehingga mudah dikeluarkan melalui batuk.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, Guaiphenesin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran gastrointestinal atau pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma kira-kira 15 menit.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan terutama melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) Kira-kira 1 jam.

Phenylpropanolamine sering digunakan secara oral sebagai garam HCl untuk mengatasi hidung tersumbat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, phenylpropanolamine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan mudah dan sempurna dari saluran pencernaan. Waktu saat obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) 1-2 jam.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme hati parsial.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh) sekitar 3-5 jam.

Indikasi (manfaat)

Meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin.

Komposisi

Tiap sendok takar (5 mL) mengandung :

  • Paracetamol 120 mg
  • Chlorpheniramine maleate 1 mg
  • Phenylpropanolamine HCl 3,5 mg
  • Guaifenesin 15 mg

Dosis

  1. Anak 6-12 tahun : 2 sendok takar sebanyak 3 kali sehari
  2. Anak > 12 tahun : 3-4 sendok takar sebanyak 3 kali sehari

Aturan pakai

Dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makanan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Mengantuk
  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan psikomotor
  • Takikardi
  • Aritmia
  • Mulut kering
  • Palpitasi
  • Retensi urin
  • Penggunaan dosis besar dan jangka panjang menyebabkan kerusakan hati

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat sejuk dan kering

Perhatian Khusus

  • Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (missal, efedrin, pseudoefedrin, fenilefrin)
  • Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi
  • Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glakuoma. Hipertrofi prostat, hipertiroid, dan retensi urin

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Penderita hipersensitif terhadap komponen obat ini, penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat, penderita dengan gangguan jantung dan diabetes mellitus

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

Antidepresan tipe penghambat MAO

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Sesak napas, mengi, dan penyempitan saluran napas atau bronkospasme karena bisa menjadi tanda terjadinya gangguan pada paru-paru.
  • Sesak napas disertai batuk yang memburuk ketika berolahraga, seperti jalan kaki dan menaiki tangga.
  • Pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki, sakit dada, dan detak jantung tidak teratur karena bisa menjadi tanda masalah jantung.
  • Perubahan warna kulit dan sklera mata menjadi kuning karena bisa menjadi tanda gangguan pada hati.

Nomor Izin Edar

DTL7813020337A1

Kemasan

1 botol isi 60 mL

Produsen

Konimex
SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Produk Terkait

Jual dan Beli Calorex Sirup 60 mL dari Apotek Online Toko SehatQ

Meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin.
Merek: Calorex
Bentuk sediaan: Sirup
Principal/Distributor obat: Konimex
Manufacture: Konimex
Kemasan obat: 1 botol isi 60 mL

Indikasi/Manfaat Calorex Sirup 60 mL

Meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin.

Dosis Calorex Sirup 60 mL


  1. Anak 6-12 tahun : 2 sendok takar sebanyak 3 kali sehari
  2. Anak > 12 tahun : 3-4 sendok takar sebanyak 3 kali sehari


Cara Penggunaan Calorex Sirup 60 mL


Dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makanan.


Cara Menyimpan Calorex Sirup 60 mL


Simpan di tempat sejuk dan kering

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Calorex Sirup 60 mL Jika:


Penderita hipersensitif terhadap komponen obat ini, penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat, penderita dengan gangguan jantung dan diabetes mellitus

Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Calorex Sirup 60 mL


  • Tidak boleh diberikan pada penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik lain (missal, efedrin, pseudoefedrin, fenilefrin)
  • Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang mempunyai potensi tekanan darah tinggi
  • Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, glakuoma. Hipertrofi prostat, hipertiroid, dan retensi urin


Efek Samping Obat Calorex Sirup 60 mL


  • Mengantuk
  • Gangguan pencernaan
  • Gangguan psikomotor
  • Takikardi
  • Aritmia
  • Mulut kering
  • Palpitasi
  • Retensi urin
  • Penggunaan dosis besar dan jangka panjang menyebabkan kerusakan hati

FAQ

Meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin.

Anak 6-12 tahun : 2 sendok takar sebanyak 3 kali sehariAnak > 12 tahun : 3-4 sendok takar sebanyak 3 kali sehari

Dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makanan.

MengantukGangguan pencernaanGangguan psikomotorTakikardiAritmiaMulut keringPalpitasiRetensi urinPenggunaan dosis besar dan jangka panjang menyebabkan kerusakan hati

Nama Produk

Calorex Sirup 60 ml

Total

Rp 18.000