Bronchitin Sirup 60 ml | Beli Online Toko SehatQ, Gratis Ongkir
SehatQ
SehatQ Profile
Bronchitin sirup berguna untuk meredakan batuk berdahak yang disertai demam dan hidung tersumbat

Bronchitin Sirup 60 ml


Harga Produk
Rp 8.600

Jumlah Produk
1

Tersedia 44 Penjual

Urutkan

Deskripsi

Bronchitin sirup merupakan obat yang berfungsi untuk meredakan batuk berdahak yang disertai hidung tersumbat, demam, dan nyeri di tubuh.

Batuk akibat infeksi virus tidak jarang akan menimbulkan gangguan kesehatan lain, seperti pilek, radang tenggorokan, demam, nyeri sendi atau otot, sakit kepala, hingga hidung tersumbat.

Penyebab batuk berdahak biasanya terjadi akibat masuknya bakteri atau virus flu. Hal tersebut membuat tubuh memproduksi lebih banyak lendir untuk melawan virus tersebut dan meningkatkan suhu tubuh untuk memberi sinyal bahwa tubuh sedang mengalami infeksi.

Bronchitin sirup mengandung zat aktif paracetamol, guaiphenesin, dan phenylephrine. Perpaduan bahan aktif tersebut bekerja efektif untuk menurunkan demam, mengurangi frekuensi batuk, dan mengeluarkan lendir berlebih dari saluran pernapasan.

Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas terbatas yang tidak membutuhkan resep dokter.

Beli obat online di Toko SehatQ, pasti asli dan aman digunakan!

Nikmati promo GRATIS ongkir ke seluruh Indonesia. Temukan kode promonya di sini.

Bronchitin Sirup 60 ml
Golongan Obat
Obat Bebas Terbatas
Informasi Tambahan
-
Kandungan Utama
Paracetamol, guaiphenesin, phenylephrine
Kelas Terapi
Antipiretik, analgesik, dekongestan, ekspektoran
Klasifikasi
Analgesik non-opioid
Kemasan
1 box isi 1 botol @ 60 ml
Produsen
Nufarindo

Informasi Zat Aktif

Paracetamol termasuk dalam golongan obat pereda nyeri (analgesik) dan penurun suhu tubuh (antipiretik). Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, paracetamol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Dapat diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) sekitar 10-60 menit setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil dan didistribusikan ke sebagian besar jaringan tubuh
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Phenylephrine adalah obat golongan dekongestan yang dapat meredakan hidung tersumbat serta melegakan saluran pernapasan. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, phenylephrine diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Penyerapan tidak menentu dan tidak lengkap. Kadar obat yang masuk ke peredaran darah yakni sekitar 40%.
  • Distribusi: Disebarkan secara cepat ke jaringan perifer dengan penetrasi minimal ke otak.
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati melalui konjugasi sulfat.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Guaiphenesin bertindak sebagai ekspektoran, yaitu obat untuk mengeluarkan dahak di saluran pernapasan dan meredakan batuk berdahak. Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, guaiphenesin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat di saluran pencernaan. Waktu ketika obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) selama 15 menit.
  • Distribusi: Memasuki ASI dalam jumlah kecil.
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Dikeluarkan melalui urine.

Indikasi (manfaat)

  • Meredakan batuk berdahak
  • Mengatasi hidung tersumbat
  • Menurunkan demam yang disertai nyeri
  • Mempermudah pengeluaran dahak ketika batuk

Paracetamol bekerja dengan menghalangi jalur produksi senyawa prostaglandin penyebab nyeri dan mengurangi reaksi sistem saraf pusat (hipotalamus), sehingga demam akan turun.

Guaiphenesin bekerja dengan meningkatkan hidrasi pada kelenjar pernapasan untuk mengurangi iritasi dan pembentukan dahak di sistem pernapasan. Selain itu, guaiphenesin akan menekan pembengkakan di bronkial dan meningkatkan pengeluaran lendir melalui batuk.

Phenylephrine bekerja langsung pada reseptor adrenergik dan memberikan efek tidak langsung pada pelepasan norepinefrin. Selain itu, phenylephrine juga dapat menyempitkan pembuluh mukosa hidung untuk mengatasi pembengkakan dan hidung tersumbat.

Komposisi

Tiap 5 ml mengandung:

  • Paracetamol 120 mg
  • Guaiphenesin 100 mg
  • Phenylephrine 2,5 mg

Dosis

Anak usia 6-12 tahun: 5 ml setiap 6-8 jam/hari

Aturan pakai

  • Dikocok terlebih dahulu.
  • Dikonsumsi setelah makan.

Perlu Resep

Tidak

Efek Samping

  • Merasa mual
    Konsumsi makanan ringan, tidak berminyak, atau pedas agar perut terasa nyaman kembali. Seimbangkan dengan minum enam gelas air putih per hari dan jangan berbaring setelah makan.
  • Pusing
    Jika mulai merasa pusing, sebaiknya hentikan aktivitas Anda dan segera duduk atau berbaring agar tidak pingsan. Sebaiknya, hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin jika Anda mengalami efek samping ini.
  • Sakit kepala
    Jika kepala mulai terasa berdenyut, sebaiknya segera duduk atau berbaring untuk merelaksasikan saraf di kepala. Sebaiknya tidak menatap layar handphone sementara waktu dan biarkan diri Anda istirahat.
  • Muntah
    Perbanyak minum air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah dehidrasi. Dehidrasi yang dibiarkan berlanjut, akan menyebabkan penurunan frekuensi buang air kecil serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat.
  • Tidak bisa tidur
  • Timbul reaksi alergi
  • Gangguan irama jantung
  • Tubuh terasa lemah
  • Perut terasa tidak nyaman
  • Timbul rasa gelisah
  • Mudah gugup atau cemas
  • Tubuh gemetaran atau tremor
  • Mulut dan lidah terasa kering

Cara Penyimpanan

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penyakit jantung
  • Ibu hamil dan menyusui
  • Pasien yang mengalami kerusakan pembuluh darah (penyakit arteri koroner)
  • Pasien yang mengalami tekanan darah tinggi
  • Pasien dengan kondisi denyut jantung yang berdetak sangat lambat (bradikardia)
  • Pasien yang memiliki riwayat preeklampsia
  • Pasien yang menderita kencing manis (diabetes)
  • Pasien dengan gangguan kelenjar tiroid
  • Pasien yang mengalami pembengkakan di kelenjar prostat
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal

Kategori Kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Bronchitin sirup pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.

Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang menderita asma
  • Pasien yang sedang menggunakan obat antidepresan
  • Pasien dengan tekanan darah tinggi yang berat
  • Pasien yang mengalami tekanan saraf di mata (glaukoma)
  • Pasien yang mengalami napas pendek akibat kerusakan di kantong paru-paru (emfisema)
  • Pasien yang mengalami kondisi bilik jantung berdebar dengan cepat (ventrikel takikardi)
  • Pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal yang akut
  • Penderita alergi berat terhadap salah satu kandungan obat ini
  • Anak-anak berusia di bawah 2 tahun
  • Pasien yang batuk karena merokok atau batuk panjang karena bronkitis kronis

Interaksi (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Albuterol
    Obat ini biasa digunakan untuk mengatasi sesak napas karena penyempitan paru-paru. Jika obat tersebut digunakan dengan guaiphenesin dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.
  • Warfarin dan kumarin
    Pemberian dua jenis obat tersebut dengan paracetamol dapat meningkatkan efek antikoagulan atau menghambat pembekuan darah dan menyebabkan pendarahan.
  • Phenothiazine
    Obat ini biasa digunakan pada pasien dengan ganggguan mental. Apabila diberikan bersama paracetamol akan menyebabkan tubuh tidak mampu mengatasi suhu dingin (hipotermia berat).
  • Quinidine
    Obat ini digunakan untuk mengobati gangguan irama pada jantung dan apabila dikombinasikan dengan phenylephrine dapat meningkatkan risiko gangguan pada jantung.
  • Obat golongan penghambat monoamine oxidase (MAO inhibitor)
    MAO inhibitor merupakan obat untuk mengatasi depresi. Apabila obat ini dikombinasikan dengan phenylephrine dapat menyebabkan sindrom serotonin yang ditandai dengan demam tinggi (hiperpireksia), tekanan darah tinggi, dan detak jantung tidak teratur (aritmia).
  • Phentolamine
    Obat tersebut adalah jenis penghambat tekanan darah tinggi (adregenik) yang apabila dipadukan dengan phenylephrine dapat menyebabkan menghilangnya efektivitas obat (efek antagonis).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya
    Jika masih dekat dengan jadwal sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan mengonsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat
    Jangan mengonsumsi total dosis yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali atas anjuran dokter.
  • Sering lupa mengonsumsi obat
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan obat ini dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius, seperti:

  • Tekanan darah meningkat
  • Tubuh mengalami pembengkakan
  • Sesak napas
  • Asma yang tiba-tiba kambuh
  • Detak jantung berdebar dengan cepat atau tidak teratur
  • Gemetar yang tidak terkendali (tremor)
  • Reaksi alergi berat (anafilaksis)
  • Gejala flu tidak kunjung reda dalam tiga hari

Sesuai kemasan per Oktober 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol?mtype=generic
Diakses pada tanggal 26 Oktober 2021

Drugbank. https://go.drugbank.com/drugs/DB00388
Diakses 26 Oktober 2021

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-3350-118/guaifenesin-oral/guaifenesin-oral/details
Diakses 26 Oktober 2021

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/phenylephrine?mtype=generic
Diakses pada 26 Oktober 2021

SehatQ
Belum Ada UlasanJadilah yang pertama untuk mengulas produk ini.

Jual dan Beli Bronchitin Sirup 60 mL dari Apotek Online Toko SehatQ

Bronchitin Sirup bermanfaat dalam meredakan gejala demam, hidung tersumbat, dan batuk berdahak. Kandungan yang terdapat dalam Bronchitin Sirup seperti paracetamol sebagai antipiretik yang diketahui memiliki manfaat dalam meredakan demam. Kandungan guaifenesin diketahui dapat mengatasi batuk berdahak dengan cara mengencerkan lendir (dahak) di saluran pernapasan sehingga dapat mempermudah pernapasan dan kandungan phenylephrine HCl diketahui bermanfaat dalam mengatasi hidung tersumbat akibat flu atau alergi sehingga mempermudah dalam bernapas. Beli online Bronchitin Sirup dengan harga terbaik hanya di Toko SehatQ, pasti asli!
Merek: Bronchitin
Bentuk sediaan: Sirup
Principal/Distributor obat: Nufarindo
Manufacture: Nufarindo
Kemasan obat: 1 botol @ 60 ml

Indikasi/Manfaat Bronchitin Sirup 60 mL

Meredakan gejala demam, hidung tersumbat dan batuk berdahak.

Dosis Bronchitin Sirup 60 mL


Anak-anak:

  • 6-12 tahun: 5 ml/6-8 jam
  • 15-30 kgBB: 5 ml/6-8 jam


Cara Penggunaan Bronchitin Sirup 60 mL


Dikonsum sesudah makan.

Cara Menyimpan Bronchitin Sirup 60 mL


Simpan di tempat kering dan sejuk, serta terhindar dari panas sinar matahari langsung

Kontraindikasi/Jangan Menggunakan Bronchitin Sirup 60 mL Jika:


  • Penderita yang terlalu sensitif terhadap komponen obat
  • Pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan penyakit hati yang aktif


Yang Perlu Diperhatikan Saat/Sebelum Menggunakan Bronchitin Sirup 60 mL


  1. Bila menjadi gelisah atau susah tidur hentikan pengobatan.
  2. onsultasikan ke dokter bila nyeri atau demam bertambah atau tidak membaik dalam 3 hari.


Efek Samping Obat Bronchitin Sirup 60 mL


  • Mengantuk.
  • Jantung berdebar.
  • Mulut kering.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Nyeri kepala.
  • Gatal-gatal.
Nama Produk

Bronchitin Sirup 60 ml

Total

Rp 8.600